Ketua DPC Gerindra Kota Sukabumi Nyatakan Ingin Undur Diri

Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Dadun Koharwangsa (kiri) dan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Kamal Suherman saat berada di Kantor DPD Partai Gerindra Jawa Barat di Kota Bandung (Ridwan Ewako/PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Kabar Ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi Kamal Suherman mengundurkan diri tiba-tiba ramai dibicarakan kalangan parpol.

Informasi ini cukup mengagetkan para politikus di Kota Sukabumi, Jawa Barat, karena mencuat ketika parpol tengah sibuk menghadapi verifikasi untuk menghadapi Pemilu 2019 dan penggodokan calon kepala daerah pada Pilkada 2018–meskipun hingar-bingar memang menerpa DPC ini beberapa pekan lalu.

Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi tersebut mengisyaratkan akan meletakkan jabatannya sebagai nakhoda DPC. Kamal menyebutnya bukan rencana mengundurkan diri namun dirinya memberikan kesempatan kepada pengurus dan kader yang ingin berkiprah di posisi yang lebih tinggi.

Sikap Kamal itu diduga muncul akibat desakan jajaran pengurus dan kader internal beberapa waktu lalu. Sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra dan kadernya memang mendesak DPD dan DPP agar melakukan pergantian pucuk pimpinan di Kota Sukabumi.

Alasannya yakni Kamal dinilai sudah tidak maksimal menjalankan roda partai. Namun, dikabarkan, konflik memuncak setelah ia memutuskan untuk mengusung Dedi R. Wijaya, wakil ketua DPP Partai Gerindra, sebagai kandidat wali kota atau wakil wali kota Sukabumi pada Pilkada 2018.

[Baca juga: Karena Usung Dedy Wijaya, Koalisi Masagi Jual Mahal ke Gerindra dan Hanura]

“Bukan karena masalah di internal. Itu dinamika politik, dan biasa saja. Sekarang juga sudah berbaikan semuanya,” bantah Kamal ketika GOOD INDONESIA meminta konfirmasinya di Kota Sukabumi, Rabu malam, 4 September 2017.

Kamal menegaskan dirinya tidak bermaksud meletakkan jabatannya sebagai ketua DPC. Melainkan, akunya, ia hendak memberikan jabatan kursi ketua kepada kader lain. Selain itu, ia merasa masa jabatannya cukup lima tahun saja.

“Bukan mengundurkan diri. Saya ingin memberikan kesempatan kepada yang lain. Mungkin ia lebih bagus daripada saya,” katanya.

Meski belum secara resmi melayangkan surat ke DPP dan DPD, Kamal menegaskan sudah menyampaikan perihal niatnya tersebut kepada elite partai besutan Prabowo Subianto di Kota Bandung dan Jakarta, secara lisan di berbagai kesempatan.

“Saya hanya ngomong-gomong gitu saja dan belum ada surat resmi. Kepada ketua sudah saya sampaikan. Terserah DPD dan DPD (Partai Gerindra), apakah diterima atau tidak,” tutur Kamal lagi.

Ditambahkan, jika dirinya tetap diinstruksikan meneruskan tugas dan tanggung jawabnya sebagai ketua partai di Kota Sukabumi, ia menyatakan siap menjalankannya. Begitu pula sebaliknya. “Kalau DPD dan DPP memerintahkan meneruskan, saya harus siap,” tandasnya.

Apakah rencananya dimaksud, jika akhirnya benar-benar tak lagi menjabat ketua DPC, sekaligus masa akhir kariernya di kancah politik, Kamal mengatakan tergantung kesepakatan keluarganya. Jika keluarga memintanya meninggalkan panggung politik maka ia mengikutinya.

“Saya gimana keluarga, misalkan mendukung (tetap berkiprah di politik) maka tetap di partai. Saya tentu tidak bisa berjalan sendiri tanpa keluarga,” urainya.

[Baca juga: PAC PDIP Kota Sukabumi Jajaki Kandidat Baru]

Terkait masa jabatannya sebagai ketua DPC Partai Gerindra Kota Sukabumi, Kamal mengungkapkan tidak ada batasan sama sekali.

“Periode tidak terbatas, jadi silakan saja. Apalagi sekarang Gerindra sudah di atas angin. Coba yang lain, mungkin akan lebih bagus daripada saya. Saya merasa sudah cukup,” ungkap Kamal.

Sementara itu, sebagian kelompok pengurus DPC Partai Gerindra Sukabumi dan kader yang berseteru dengan Kamal pada saat yang sama berkumpul di Kota Bandung. Salah seorang yang dihubungi PemiluUpdate.com enggan memberi pernyataan atas perkembangan terbaru konflik yang terjadi. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

2 KOMENTAR

  1. Yakin, ini gegara Pak Kamal ngotot usung Dedi Wijaya sebagai calon wali kota. Ada apa? Tanya rumbut yg bergoyang

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here