KPU Minta Parpol Calon Peserta Pemilu Segera Mendaftar

Ketua KPU Arief Budiman (Istimewa/kpu-tangerang.go.id)

Jakarta – Ketua KPU RI Arief Budiman meminta kepada pengurus parpol yang hendak menjadi kontestan Pemilu 2019 agar segera mendaftar ke KPU karena waktunya pendek. Sesuai amanat Undang-Undang Pemilu dan Peraturan KPU (PKPU), parpol peserta pemilu harus melalui tahapan pendaftaran.

Tahapan pendaftaran telah dibuka oleh KPU RI sejak 3 Oktober 2017. Ditutup pada 16 Oktober 2017. Parpol yang terlambat mendaftar terancam tidak bisa ikut Pemilu 2019. 

“Kami berharap kepada partai politik sebaiknya waktu 14 hari ini dimanfaatkan betul. Jangan datang pada hari terakhir. Dikhawatirkan pada hari terakhir ternyata ditemukan masih ada masalah,” tegas Arief di Gedung KPU, Jakarta, Rabu, 4 Oktober 2017.

Untuk membantu parpol, sambungnya, KPU membuka layanan konsultasi. Hal ini untuk membantu pengurus parpol sekaligus meringankan beban KPU saat melakukan pengecekan persyaratan administrasi. 

[Baca juga: Yusril: Peraturan Verifikasi Parpol Aneh, PBB Pasrah saja]

“Saya menyerukan kepada seluruh partai politik memanfaatkan dua minggu ini untuk terus berkomunikasi dengan KPU. Jadi pada saat Anda tentukan kapan harus datang, seluruh dokumen sudah lengkap,” katanya.


Belum Ada Pendaftar

Hingga hari kedua pembukaan pendaftaran calon peserta Pemilu 2019 (Rabu, 4 Oktober 2017), belum satupun parpol yang resmi mengikuti tahapan ini. “Sampai hari ini belum ada partai yang melakukan pendaftaran,” kata Arief.

Hanya, ungkapnya, terdapat petugas tiga parpol yang melakukan konsultasi ke KPU untuk persiapan pendaftaran. Petugas parpol dimaksud yakni Partai Pemersatu Bangsa (PBB), Partai Golkar, dan PPP. []Madi Cakra


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here