Jelang Pemilu 2019, Setya Novanto Depak Yorrys dari Jajaran Pengurus Pusat

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (ke-1 kiri) berbincang dengan Ketua DPP Partai Golkar Yorrys Raweyai (ke-1 kanan) (Istimewa/nasionalisme.net)

Jakarta – Ancang-ancang Partai Golkar menghadapi Pemilu 2019 “memakan korban”. Yorrys Raweyai, salah seorang ketua –koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), didepak dari kepengurusan, yang dilakukan dalam rangka revitalisasi DPP.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar Idrus Marham mengonfirmasi terdepaknya Yorrys. Idrus belum bersedia mengungkapkan alasan pencopotan jabatan Yorrys.

“Saya belum bisa menjelaskan siapa-siapa dulu, sebelum diumumkan secara resmi. Pada gilirannya ada pengumuman secara resmi, nanti akan dijelaskan alasan-alasan yang menjadi dasar pertimbangan revitalisasi itu dilakukan,” kata Idrus kepada pers di Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta, Minggu, 8 Oktober 2017.

Dijelaskan, revitalisasi kepengurusan DPP dilaksanakan hanya satu setengah tahun menjelang Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif 2019. Waktu persiapan yang cukup pendek. Revitalisasi ini, ungkap Idrus, merupakan mandat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) kepada Ketua Umum DPP Partai Golkar. Revitalisasi untuk soliditas partai.

[Baca juga: Elektabilitas Terus Jatuh, Golkar Bentuk Tim Pengkaji di Bawah Yorrys]

Susunan kabinet baru, aku Idrus, sudah di tangan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto. Formasi terbaru kepengurusan akan segera diumumkan dalam rapat pleno yang rencananya dipimpin langsung oleh Ketua Umum.

“Langkah untuk revitalisasi sudah dilakukan. Tinggal momentum untuk mengumumkan. Kita akan melihat waktu yang tepat. Saya kira minggu depan,” ungkap Idrus.

Mengenai eksekusi revitalisasi dimaksud, Idrus menolak bila terlambat akibat tarik-menarik kepentingan di internal Golkar pusat. Namun, dia tak menjelaskan penyebab pastinya. []Madi Cakra


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here