Tersisa 8 Hari, PPP Kerepotan Rampungkan Persyaratan Pendaftaran Parpol

Ilustrasi: Logo Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (Istimewa/rappler.com)

Jakarta – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini lebih fokus menyelesaikan proses pendaftaran sebagai peserta Pemilu 2019. Urusan tahapan Pilkada 2018 sementara dikesampingkan.

Hal tersebut dilakukan karena batas waktu (deadline) pendaftaran parpol peserta pemilu mendatang hanya sampai 16 Oktober 2017.

“PPP untuk sementara waktu menunda proses pilkada karena fokus pada pendaftaran peserta Pemilu 2019,” kata Wakil Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu DPP PPP M. Qoyum Abdul Jabbar melalui rilis pers yang diterima PemiluUpdate.com, Minggu, 8 Oktober 2017.

Qoyum menjelaskan DPP PPP kini tengah mengevaluasi kinerja DPW dan DPC-nya selama proses pendaftaran parpol peserta pemilu. Bagi daerah yang menyelenggarakan pilkada, kelengkapan administrasinya dilengkapi bersamaan dengan buat kebutuhan Pemilu 2019.

“Bagi DPC dan DPW yang ikut pilkada disyaratkan menyelesaikan kelengkapan persyaratan pendaftaran parpol untuk pemilu. Jika tidak bisa melengkapi maka SK (surat keputusan) calon kepala daerah pada Pilkada 2018 tidak diberikan,” Qoyum mengancam.

Menurutnya, hingga saat ini beberapa DPW dan DPC PPP belum melengkapi seluruh dokumen persyaratan pendaftaran parpol. Hal ini memaksa DPP PPP menyiapkan skala prioritas dengan segera mendaftar ke KPU.

Hal ini penting, sela Qoyum, karena bila PPP belum juga menyelesaikan proses pendaftaran di KPU RI hingga limit waktu maka partai berlambang kabah ini tidak bisa ikut Pemilu 2019.

“Waktu yang tersisa delapan hari akan dimaksimalkan untuk memenuhi kelengkapan dokumen persyaratan,” katanya. []Madi Cakra


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here