Disorot Langgar Prosedur, PKS Kota Sukabumi Beralasan Minim Kader

Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (tengah), yang juga calon wakil wali kota Sukabumi, mengikuti gerak jalan sehat siap memecahkan mitos Wali Kota Sukabumi harus dari Sekretaris Daerah (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Minim kader internal yang mumpuni menjadi alasan DPD PKS Kota Sukabumi mengusulkan hanya satu nama yakni Achmad Fahmi sebagai calon wali kota pada Pilkada 2018, ke DPW PKS Jawa Barat. 

Meski demikian, Sekretaris Umum DPD PKS Kota Sukabumi Abdul Fatah Firman Fauzi mengaku prosedur penjaringan telah dilaksanakan sesuai prosedur internal.

Penegasan tersebut disampaikan sehubungan sorotan yang dialamatkan ke DPD PKS Kota Sukabumi. DPW PKS Jawa Barat mengatur bahwa seluruh DPD harus mengajukan minimal dua calon bupati/wakil bupati atau wali kota/wakil wali kota pada Pilkada 2018.

Fatah merinci sosok Achmad Fahmi, yang wakil wali Kota Sukabumi sekarang, dinilai memiliki elektabilitas dan popularitas yang cukup bagus untuk bersaing pada Pemilu Wali Kota (Pilwalkot) Sukabumi 2018. Dengan begitu, yang bersangkutan dapat bersaing dengan kandidat lain, bahkan memenangi pilkada.

“Kami realistis saja karena kader susah. Karena sudah ada yang manggung yaitu Kang Fahmi maka kami usulkan saja calon wali kota ke DPW PKS Jawa Barat,” Fatah menjelaskan kepada GOOD INDONESIA, Selasa, 10 Oktober 2017.

Ditemui di Sekretariat DPD PKS Kota Sukabumi, Fatah menegaskan jika usulan Fahmi menjadi calon wali kota sudah melalui tahapan dan mekanisme secara administrasi yang berlaku di partai. 

“Dari awal kita sudah memplot satu nama yaitu Kang Fahmi sebagai incumbent. Sebelumnya ada dua nama lain yang disiapkan menjadi alternatif yakni Asep Tajul Muttaqien (Ketua DPD PKS Kota Sukabumi) serta Deden Muhlisin,” tegasnya.

Selain tiga nama tersebut, PKS juga menggelar pemilu raya khusus kader internal dan hasilnya memunculkan nama Alit Gunawan (anggota DPRD Kota Sukabumi) sebagai kandidat alternatif menjaga jika Fahmi gagal maju di Pilkada Kota Sukabumi. 

Sedangkan calon eksternal, muncul nama Desy Ratnasari, politisi PAN di DPR RI dan Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz.

“Sekarang posisi Kang Fahmi tinggal menunggu surat keputusan dari DPP. Informasi yang saya terima, dua pekan lagi SK akan turun setelah proses verifikasi partai selesai,” ungkap Fatah.

[Baca juga: Jaring Ulang, PDIP Kota Sukabumi Usulkan Lima Nama ke DPP]

Terkait ketidaktahuan Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu soal proses penjaringan yang dilakukan DPD PKS Kota Sukabumi, Fatah mengatakan, proses penentuan calon kepala daerah yang diusulkan DPD sejak awal secara teknis tidak langsung melalui Ketua DPW. 

“Urusan Pilkada sudah diserahkan langsung ke Sekretaris Umum DPW PKS Jawa Barat Abdul Hadi karena Pak Syaikhu sendiri sedang disibukkan melakukan kunjungan ke kota dan kabupaten sebagai kandidat di Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat,” papar Sekretaris Umum PKS Kota Sukabumi Fatah. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here