Tancap Gas hingga Atraksi Silat Parpol Kota Sukabumi

Pengurus DPD PPP Kota Sukabumi saat mendaftar peserta pemilu 2019 ke KPU Kota Sukabumi (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Tiga partai politik (parpol) yakni PPP, Hanura dan PKS bergantian mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sukabumi untuk mendaftarkan diri sebagai peserta Pemilu 2019, Minggu, 15 Oktober 2017. Meski dari hasil verifikasi faktual masih ditemukan beberapa kekurangan, namun ketiga parpol tersebut langsung melakukan perbaikan data khususnya menyangkut soal Kartu Tanda Penduduk dan Kartu Tanda Anggota.

“Secara keseluruhan bagus, hanya saja ada kelebihan dua lembar KTP dan tiga lembar KTA. Namun kita segera perbaiki dengan melakukan pencocokan sebelum dicabut,” ujar Ketua DPD PPP Kota Sukabumi Ima Slamet kepada GOOD INDONESIA.

Sejak sepekan yang lalu, jelas Ima, pihaknya sudah menyelesaikan soal persyaratan administrasi. Hanya saja jadwal pendaftaran dilakukan serentak dengan daerah lain di Jawa Barat.

“Kalau DPP sudah hari kemarin, sekarang di Jawa Barat ada 12 kota dan kabupaten yang serentak mendaftar ke KPU, termasuk kita di Kota Sukabumi,” katanya.

Ima mengaku tidak mau terpengaruh dengan masalah dualisme kepemimpinan PPP yang terjadi di tingkat pusat, yakni antara kubu Djan Fariz versi muktamar di Jakarta dengan Muhammad Romahurmuziy versi muktamar di Surabaya.

Namun akhirnya, Muhammad Romahurmuziy berhak memimpin partai berlambang ka’bah tersebut setelah Mahkamah Agung mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan pihaknya.

“Boleh di cek (SK), biarlah KPU dalam hal ini berhak memverifikasi itu,” tandas Ima.

Sekretaris DPD PKS Kota Sukabumi Abdul Fatah Firman Fauzi mendatangi KPU Kota Sukabumi mendaftar peserta pemilu 2019. (Foto: Herry Febrianto – GOOD INDONESIA)


Hidupkan Mesin Partai

Usai melakukan proses verifikasi parpol, DPD PKS Kota Sukabumi akan kembali menghidupkan mesin partai untuk lebih fokus memenangkan Pilkada 2018.

Menang menjadi target mutlak partai yang dinakhodai Sohibul Iman di perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat, Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi 2018 serta Pemilihan Legislatif 2019. Pertama, melanjutkan suksesi di Jawa Barat dengan mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu.

Kedua, memenangkan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami. Ketiga, meraih tujuh kursi di pileg untuk menduduki posisi pimpinan DPRD Kota Sukabumi dengan target minimal satu kursi di tujuh kecamatan.

“Sebelumnya sudah kita hidupkan, karena verifikasi parpol selesai kita stater kembali mesin partai. Target menang telak untuk Pilgub, Pilkada Kota Sukabumi dan Pileg,” tegas Sekretaris DPD PKS Kota Sukabumi Abdul Fatah Firman Fauzi.

Cara berbeda dilakukan DPC Partai Hanura Kota Sukabumi saat mendaftarkan sebagai peserta pemilu 2019 ke KPU Kota Sukabumi dengan menampilkan atraksi silat dari perguruan Dangiang Wargi Siliwangi. (Foto: Herry Febrianto – GOOD INDONESIA)


Atraksi Silat

Selain PPP dan PKS, Partai Hanura juga ikut mendaftar ke KPU Kota Sukabumi. Uniknya, pengurus partai besutan Oesman Sapta Odang tersebut datang dengan membawa serta para ibu-ibu dan diiringi atraksi gendang pencak oleh delapan orang pesilat dari perguruan Dangiang Wargi Siliwangi asuhan Pak Yaya.

Pertunjukan seni bela diri tradisional dan alunan musik tradisional sore hari itu, sontak menjadi tontonan warga dan pegawai KPU Kota Sukabumi.

“Silat merupakan budaya Padjajaran dan sunda, artinya Hanura ingin menjadi wadah bagi generasi muda serta mempertahankan budaya sekaligus kesenian tradisional yang ada,” tukas Ketua DPC Partai Hanura Kota Sukabumi Bayu Waluya.

Bayu ingin mempertegas, jika dirinya tidak akan mengubah gaya dan tetap merakyat. Karena hadirnya Partai Hanura tidak melihat status seseorang, sehingga sudah tidak musim lagi soal gengsi.

“Semua persyaratan administrasi sudah selesai dan kita dinyatakan lolos verifikasi tanpa ada kekurangan apapun,” katanya.
Selanjutnya, Bayu yang akan mencalonkan wakil wali kota Sukabumi terus melakukan persiapan untuk bertempur di Pilkada Kota Sukabumi 2018. Selain intens melakukan komunikasi lintas parpol, dirinya juga sedang menunggu rekomendasi keputusan DPP.

“Harga mati bagi Hanura untuk menang di Pilkada dan Pileg Kota Sukabumi, jadi haram hukumnya kalah bagi kami. Pilkada kali ini jadi ujung tombak pemenangan, sedangkan di Pileg kami menargetkan meraih kursi ketua DPRD,” pungkasnya optimis. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here