Demokrat Rombak Internal, Upaya Raih Massa Golkar-PDIP di Pilwalkot Sukabumi

Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz (kiri), mantan Ketua DPD Partai Golkar Andri Setiawan Hamami (tengah), dan Ketua DPD Partai Demokrat Iwan R. Sulandjana saat mengikuti kegiatan jalan santai di Kota Sukabumi, Minggu, 1 Oktober 2017 (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Sukabumi, melakukan manuver kejutan dengan mengubah susunan kepengurusan internal jelang Pilkada 2018.Menariknya, beberapa nama yang masuk dalam kepengurusan baru sesuai SK DPP Partai Demokrat Nomor: 431/SK/DPP.PD/DPC/x/2017 merupakan mantan kader Golkar dan PDI Perjuangan.

Yakni, Ade Munhiyar dan Maming Surita menempati posisi Wakil Koordinator 1 dan Wakil Koordinator II Komisi Pemenangan Pemilihan Umum Cabang DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi. Keduanya mengikuti jejak Mantan Ketua DPD Golkar Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami yang sekarang menjadi kandidat calon wakil wali kota berpasangan dengan Achmad Fahmi calon wali kota usungan Partai Keadilan Sejahtera.

Sedangkan satu nama lain yang berpindah haluan ke Partai Demokrat yaitu Ujang Dani Ramdani mantan Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Cibeureum dan menempati posisi Koordinator Bagian Kesbangpol.

Masuknya nama-nama baru tersebut, semakin memperjelas upaya Partai Demokrat untuk meraih suara dari kalangan simpatisan Golkar dan PDIP dalam pemenangan Pilkada Kota Sukabumi 2018 mendatang. “Iya, salah satunya itu,” jelas Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Henry Slamet singkat menjawab pertanyaan PemiluUpdate.com melalui sambungan telepon, Selasa, 17 Oktober 2017.

Alasan lain perubahan susunan kepengurusan, ungkap Henry, bagian dari upaya untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan kader sebelumnya. “Selain mengisi kekosongan, perubahan ini juga langkah memenangkan Pilkada Kota Sukabumi mendatang,” tandasnya.


Pindah Haluan

Terpisah, calon wakil wali kota Andri Setiawan Hamami meyakini akan semakin banyak mantan pengurus dan kader Golkar yang mengikuti jejaknya bergabung ke Partai Demokrat untuk mengabdi serta memenangkan dirinya di Pilkada 2018.

“Kepengurusan yang ada sekarang sudah kesepakatan dari awal dengan Demokrat, semua partai saya pikir baik dan yang tidak baik itu personalnya,” ujar Andri yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua I DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi kepada PemiluUpdate.com.

Andri menilai, Partai Demokrat sangat memahami pemikirannya bagaimana bersama-sama membangun Kota Sukabumi ke depan. “Target kita kan ke politik untuk rakyat,” katanya.

Dirinya mengaku sangat optimis bisa mendapat Surat Keputusan (SK) pencalonan dari Partai Demokrat. Toh, kalaupun tidak Andri berpikiran positif ternyata ada yang terbaik di Demokrat.

“Soal SK, saya kalau tidak dapat silakan saja berarti ada yang terbaik di Demokrat. Tetapi sementara ini dengan tidak majunya Pak Muraz, sepakat untuk mengusung saya,” katanya.

Sebagai kader, Andri menegaskan siap untuk membesarkan Partai Demokrat dengan tujuan aspirasi serta pemikiran bisa tersalurkan oleh partai. “Saya rasa untuk posisi Ketua DPC tidak, karena saya ada kesibukan lain. Lebih baik tetap Pak Muraz sebagai kader terbaik yang menempati posisi Ketua DPC,” pungkasnya. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here