Pemimpin Kota Sukabumi Harus Peduli dan Paham Kondisi Masyarakat

Tokoh Pemuda Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi Asep Budi Kurniawan. (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Sukabumi 2018 tinggal menghitung bulan, beragam harapan diutarakan elemen masyarakat agar pemimpin lima tahun ke depan bisa membawa perubahan dan kemajuan yang lebih baik lagi. Seperti yang diutarakan Tokoh Pemuda Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi Asep Budi Kurniawan. Siapapun wali kota dan wakil wali kota yang terpilih, harus memiliki kepedulian serta paham akan kondisi masyarakatnya.

“Jangan sampai, ketika sudah memimpin mengeluarkan kebijakan yang berdampak merugikan kepada masyarakat,” ujarnya pria yang akrab disapa Asep BK kepada PemiluUpdate.com di Balai Kota Sukabumi, Selasa, 24 Oktober 2017.

Asep yang aktif di salah satu anggota Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kota Sukabumi, mengingatkan masyarakat harus bisa lebih bijak dan tidak sembarangan dalam menentukan pilihan. Pasalnya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi oleh kepala daerah selanjutnya.

Di antaranya, pelayanan di sektor kesehatan maupun pendidikan yang perlu ditingkatkan kembali. Belum lagi, masalah kesejahteraan masyarakat dengan membuat solusi bagaimana mendongkrak sektor perekonomian Kota Sukabumi yang terkenal sebagai kota jasa.

“Memang mencoblos hanya beberapa menit, tetapi masyarakat yang akan merasakan dampaknya selama lima tahun kalau memilih pemimpin asal-asalan,” katanya.

Dirinya melihat, berbagai kandidat calon wali kota dan wakil wali kota yang bermunculan sekarang masih dalam tanda tanya besar serta dinamis karena belum mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum. Namun melihat kriteria pemimpin seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, tentunya lebih bagus jika Kota Sukabumi dipimpin dari kalangan politisi berpasangan dengan birokrat.

“Intinya, masyarakat masih membutuhkan pemimpin yang paham bagaimana menata dan mengelola pemerintahan dengan baik. Jangan sampai, jadi pemimpin tidak mengerti apa-apa dan ini yang salah,” tandas Asep.

Menurutnya, masyarakat sekarang lebih cerdas dalam menentukan sikap dan bisa melihat karakter pemimpin seperti apa yang harus dipilih. “Harapan saya alangkah bagusnya jika pemimpin ke depan gabungan politisi dengan birokrat,” pungkas Asep. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here