Humas Demokrat Mundur, Muraz: Strategi Politik Aldo

Ketua Bidang Publikasi dan Humas DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Aldo Andreas Darmawan, ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrat Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Jawa Barat (Istimewa/pemiluupdate.com)

Kota Sukabumi – Internal DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi kembali bergejolak jelang Pilkada 2018. Ketua Bidang Humas dan Publikasi Aldo Andreas Darmawan mengundurkan di sebagai Tim Penghubung (LO) DPC Partai Demokrat ke DPP.

Aldo sendiri diinstruksikan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Mohamad Muraz, sebagai Tim Penghubung yang mengurus perihal surat menyurat terkait proses Pilkada dan melaporkannya ke kantor pusat partai berlambang mercys.

Melalui sambungan telepon kepada GOOD INDONESIA, Kamis, 26 Oktober 2017. Aldo mengaku alasannya mundur dari tim penghubung karena sibuk dengan pekerjaannya sekarang sebagai wiraswasta.

“Saya sibuk, toko saya selalu sering ditinggal sejak ditugaskan sebagai tim penghubung oleh partai. Saya juga sudah lapor ke Pak Muraz,” katanya.

Dirinya membantah secara tegas, keputusan mundur karena kecewa dengan salah satu calon kepala daerah yang diusung Partai Demokrat di Pilkada Kota Sukabumi. Namun sebagai kader partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono, Aldo tetap ingin Mohamad Muraz mencalonkan kembali sebagai wali kota lima tahun kedepan.

“Soal pilkada Kota Sukabumi saya netral, tidak mau ikut campur. Lebih baik saya fokus memenangkan calon yang diusung Demokrat di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat,” tegas Aldo.

Mundurnya Aldo sebagai tim penghubung memunculkan pertanyaan besar terkait solid tidaknya internal serta kader Demokrat untuk memenangkan pasangan calon wali kota-wakil wali kota Achmad Fahmi dan Andri Setiawan Hamami (Faham) di Pilkada 2018.

Pasalnya, Koordinator Lapangan Tim Relawan Kemenangan Muraz (Terkam) Usman Latief lebih awal mundur dari posisi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat Kecamatan Lembursitu. Lepas dari posisi tersebut, Usman kini mengalihkan dukungan ke Calon Wali Kota Hanafie Zain usungan PDI Perjuangan.


Strategi Politik

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Mohamad Muraz mengaku belum mengetahui perihal mundurnya Aldo dari tim penghubung.

“Belum ngobrol, nanti saya bicarakan lagi di internal,” ujar Muraz disela-sela memantau lokasi pembangunan Pasar Pelita.

Muraz menegaskan jika dirinya memang menugaskan sementara Aldo sebagai tim penghubung ke DPP. Terlebih posisinya di struktural partai menjabat Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi.

“Sebagai kader inginnya memang saya yang maju dan itu wajar. Namanya juga politisi, itu strategi (politik) Aldo untuk meramaikan dan sudah biasa,” tandas Muraz menjawab perihal kekecewaan Aldo karena dirinya tidak mencalonkan kembali di perhelatan Pilkada 2018.


Tidak Masalah

Perihal mundurnya Aldo dari posisi tim penghubung ditanggapi santai Wakil Ketua l DPC Partai Demokrat Kota Sukabumi Andri Setiawan Hamami.

“Enggak ada yang jadi penghubung, tidak jadi masalah. Kalau kemarin kita jadi belum pengurus, sekarang sudah dan tidak ada masalah,” tegas calon wakil wali kota Sukabumi usungan Partai Demokrat kepada PemiluUpdate.com di kediamannya.

Andri menilai wajar ketika ada dinamika dan ketidaksepahaman. “Iya gak jadi masalah, kembali lagi kita menghargai keputusan pribadinya Pak Aldo,” ungkapnya. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here