Jalan Sehat Pilkada 2018 di Kota Sukabumi Minus Parpol

Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti Jalan Sehat Pemilu dan Pilkada Serentak 2018 yang digelar KPU Kota Sukabumi. (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Gerak jalan sehat pemilu dan pilkada serentak 2018 yang di gelar Komisi Pemilihan Umum Kota Sukabumi, tidak dihadiri satupun ketua ataupun pengurus partai politik.

Pantauan PemiluUpdate.com, hanya tampak Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz, Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, Sekretaris Daerah Kota Sukabumi Hanafie Zain, Ketua DPRD Kota Sukabumi Yunus Suhandi dan Ketua KPU Kota Sukabumi Hamzah yang duduk di deretan kursi undangan.

Sedangkan kursi yang sedianya diperuntukkan bagi ketua parpol, tidak satupun terisi dan kosong melompong.

“Semua parpol kita undang, apakah tidak sampai atau entah arena ada kesibukan lain yang penting KPU sudah mengundang,” jelas Ketua KPU Kota Sukabumi Hamzah, Minggu, 29 Oktober 2017.

Hamzah sebenarnya sangat berharap ketua pengurus 15 parpol di Kota Sukabuni yang sudah terverifikasi bisa hadir dalam kegiatan gerak jalan sehat. “Harapan kita memang seluruhnya hadir, mungkin mereka sibuk,” katanya.

Gerak jalan santai yang di gelar KPU dilakukan serentak secara nasional. Pesertanya meliputi unsur KPU, Panwaslu, partai politik, pemilih pemula, perguruan tinggi, disabilitas, marginal dan instansi pemerintah.

Nantinya, peserta yang ikut kegiatan bisa menjadi agen sosialisi bagi KPU. Tujuannya untuk menyampaikan kepada warga lainnya bahwa agenda pemungutan suara Pemilihan Gubernur Jawa Barat dan Pilkada serentak dilakukan pada 27 Juni 2018. Sementara pemungutan suara Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif dijadwalkan 17 April 2019.

“Kami ingin seluruh elemen masyarakat bisa giat melihat dan memantau sekaligus mendaftarkan diri sebagai pemilih, jangan sampai tidak tercatat di dalam daftar pemilih baik di Pilkada atau Pemilu. Karena suara kita sangat penting sekali menentukan nasib ke depan,” tandas Hamzah.

Khusus Pilkada Kota Sukabumi ungkap Hamzah memiliki moto Mandiri, Akuntabel, Selamat, Lancar, Aman, Hasil, Akurat dan Terpercaya (Maslahat).

“Supaya moto itu terwujud, perlu dukungan dan sinergitas semua pihak dari KPU sebagai penyelenggara, peserta pemilu bakal calon wali kota dan wakil wali kota serta masyarakat dan aparat keamanan,” ungkapnya.

Tetap Tenang

Masyarakat selama dua tahun berturut-turut menghadapi dua event pemilu yang berbeda. Pertama Pilgub Jawa Barat dan Pilkada serentak 2018 yang digelar di 171 kota dan kabupaten serta 17 provinsi. Kedua, pemilihan presiden dan legislatif di tahun 2019.

“Saya ingatkan, bahwa kita semua selaku warga negara pada saat pemungutan suara pilih pemimpin dan wakil rakyat yang lebih baik,” himbau Wali Kota Sukabumi Mohamad Muraz.

Muraz meminta masyarakat agar momen tahun politik yang semakin menghangat di Kota Sukabumi, tetap dihadapi dengan kepala tenang dan santai.

“Silakan tentukan pilihan, jangan sampai sesama keluarga jadi masalah. Pilih dan tentukan oleh diri sendiri, apalagi nanti waktu pilpres tidak boleh ada kalimat SARA atau menghina,” pinta Muraz. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here