Besok, Bawaslu Gelar Sidang Awal Tujuh Parpol Pengugat KPU

Ilustrasi: Logo Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia (Istimewa/liputan6.com)

Jakarta – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mulai menggelar persidangan atas gugatan beberapa parpol kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Parpol mengajukan gugatan karena menilai tidak diperlakukan secara adil oleh KPU sebagai penyelenggara pemilu, terutama terkait administrasi pengisian Sistem Informai Partai Politik (Sipol).

“Bawaslu akan menggelar sidang pendahuluan penanganan pelanggaran administrasi tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik Pemilu 2019, pada Rabu, 1 November, besok,” ungkap Komisioner Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo saat dihubungi pers, Selasa, 31 Oktober 2017.

Ratna menjelaskan agenda sidang pertama berupa pembacaan putusan pendahuluan terhadap tujuh laporan parpol yang telah diterima oleh Bawaslu, pekan lalu.

Ketujuh pelapor yang akan menjalani sidang: PKPI Hendropriyono (pelapor Hendrawarman), Partai Idaman (pelapor Ramdansyah), PBB (pelapor Yusril Ihza Mahendra), Partai Bhinneka Indonesia (pelapor Harinder Singh), PKPI Haris Sudarno (pelapor Abdul Lukman Hakim), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (pelapor Bakhtiar) dan Partai Republik (pelapor Warsono).

[Baca juga: Yusril: Peraturan Verifikasi Parpol Aneh, PBB Pasrah saja]

Ratna menambahkan setelah sidang terhadap tujuh partai tersebut, Bawaslu akan melakukan sidang lanjutan yang sama terhadap tiga partai lain, yang juga menggugat KPU. Sidang lanjutan dengan agenda yang sama, namun berbeda waktu karena masa pendaftaran yang berbeda.

Ketiga partai terebut: Partai Rakyat dengan pelapor I Ketut Tenang, Partai Swara Rakyat Indonesia (pelapor Yusuf Rizal), Partai Indonesia Kerja (pelapor Jose Poernomo).

Sebanyak 27 parpol mendaftar sebagai calon kontestan Pemilu 2019. Di antara pendaftar itu, status pendaftaran 14 parpol diterima dan 13 ditolak KPU. []Madi Cakra


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here