Tertangkap Kamera dalam Kampanye Pilkada, ASN Diganjar Sanksi

Ilustrasi: Aparatur Sipil Negara (ASN) bersiap melakukan upacara rutin (Foto: Ridwan Ewako - GOOD INDONESIA)

Kabupaten Bogor – Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor Dadang Irfan mewanti-wanti segenap jajaran Aparat Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.

Ia mengingatkan agar aparat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tidak cawe-cawe urusan pemenangan kontestan pilkada 2018. ASN dilarang turut campur kegiatan kampanye pasangan calon kepala daerah, apapun alasannya.

Jika peringatan ini tak diindahkan, sebut Dadang, sanksi berat menunggu siapapun ASN yang terlibat politik praktis.

“Jangankan ketahuan hadir langsung, wajahnya terlihat di foto saja bisa dilaporkan. Pokoknya kalau ada pegawai ikut kampanye calon kepala daerah akan ditindaklanjuti. Sanksi menunggu,” tandas Dadang kepada pers di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa, 7 November 2017.

Dadang menjelaskan ASN wajib bersikap netral dan tidak berpihak pada calon kandidat manapun. Dia pun mengonfirmasi bahwa status ASN melekat pada orangnya selama 24 jam sehari-semalam. Jadi, katanya, ketika seorang ASN tidak sedang dinas, tetap dilarang terlibat kegiatan pemenangan pilkada.

“Tidak melihat hari libur. Kalau ketahuan turut serta kampanye atau memenangkan salah satu calon akan dikenai sanksi,” tegas Dadang.

[Baca juga: KPU Kota Sukabumi Wanti-wanti ASN Wajib Netral]

Ditambahkan, kehadiran ASN dalam kegiatan sosialisasi atau konsolidasi calon kepala daerah masuk kategori pelanggaran berat. Terlebih lagi jika memakai fasilitas milik pemkab alias kepunyaan negara, mobil, misalnya.

Dadang juga mengimbau masyarakat turut mengawasi para ASN Kabupaten Bogor. Segera melaporkan bila mengetahui ada ASN yang berperan dalam tim sukses duet pasangan

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi para pegawai ASN ini agar tidak berkecimpung dalam kampanye Pilkada slah satu pasangan calon.

“Masyarakat bisa melaporkannya ke Panwaslu atau langsung ke kami kalau ada PNS yang mengajak mendukung salah satu pasangan calon. Yang penting buktinya kuat, maka akan kami tindak tegas,” tandasnya. []BPH


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here