Banteng Moncong Putih Elus Empat Nama Calon Gubernur NTT

Ketua DPD PDIP Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya, yang juga Gubernur NTT (Istimewa/voxntt.com)

Kupang – Ketua DPD PDIP Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengatakan partainya kini mempertimbangan empat sosok calon gubernur atau wakil gubernur yang akan diusung pada Pilgub 2018.

DPP PDIP sampai hari ini belum memutuskan siapa yang mendapatkan surat keputusan (SK) sebagai kandidat partai berlambang banteng moncong putih. “Sampai sekarang belum ada keputusan dari DPP,” ujar Frans, Minggu, 12 November 2017.

Rapar Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PDIP NTT pekan lalu mencatat tiga nama calon pemimpin NTT periode 2018-2023. Ketiga nama diusulkan seluruh DPC PDIP se-NTT.

“Kemarin yang disebut ada tiga nama. Mungkin ada tambahan nanti. Prinsipnya rakorda kemarin tidak memutuskan final siapa yang akan diusung,” kata Trans, yang juga Gubernur NTT dua periode.

Terpisah, Sekretaris DPD PDIP NTT Nelson Obet Matara mengungkapkan empat nama figur kini dielus sebagai calon gubernur atau wakil gubernur NTT. Keempat figur: Raymundus Sau Fernandez, Kristo Blasin, Lusia Adinda Dua Nurak, dan Daniel Tagu Dedo.

[Baca juga: Berhasilkah Proses Koalisi PDIP-Demokrat-PKS pada Pilgub NTB?]

Menurut Nelson, empat calon itu akan disurvei guna mengetahui elektabilitas dan popularitas masing-masing. Nantinya, satu orang ditetapkan sebagai calon gubernur atau calon wakil gubernur.


Terkait Pemilu 2019

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah menegaskan bahwa partainya berhati-hati dalam memutuskan kepala daerah yang diusung atau didukung pada Pilkada serentak 2018. Betapa tidak, jika menjadi pemenang pilkada, maka yang bersangkutan ditugasi menyukseskan PDIP pada Pileg dan Pilpres 2019.

“Di dalam kontrak politik, salah satunya, kepala daerah harus menyukseskan pileg dan pilpres,” ujar Basarah di Kota Serang, Banten, beberapa waktu lalu.

Khusus pada Pilpres 2019, ulas Basarah, PDIP belum menentukan siapa yang bakal mendampingi Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden.

“Sejauh ini partai yang sudah mendukung Jokowi ada Hanura, yang dulunya KIH (Koalisi Indonesia Hebat), sudah menyatakan kembali mendukung Jokowi. Pendamping Jokowi masih jauh, belum dibahas,” ujar Basarah. []TON


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here