Belum Pasti Dampingi Emil, Daniel Geber Sosialisasi Diri di Priangan

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (ke-1 kiri), Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham (ke-2 kiri), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil selaku calon gubernur Jawa Barat (ke-2 kanan), serta Daniel Muttaqien sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat (ke-1 kanan) (Istimewa/liputan6.com)

Kabupaten Bogor – Calon wakil gubernur Jawa Barat Daniel Muttaqien asal Partai Golkar menggelar safari sosialisasi, walaupun belum pasti menjadi pendamping Ridwan Kamil selaku calon gubernur.

Kali ini, anggota Komisi V DPR RI itu mengunjungi Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar). Daniel menghadiri kegiatan warga yang merayakan Milad Ke-9 Majelis An-Nur.

Alhamdulilah, saya bisa silaturahim dengan masyarakat Kabupaten Bogor di acara yang insya Allah dirahmati Allah SWT,” ujar Daniel dalam sambutannya di hadapan warga.

Putra tokoh senior Golkar Golkar Irianto MS Syafiuddin itu pun menyampaikan permohonan izin kepada warga Bogor sekaitan ikhtiarnya menjadi calon wakil gubernur pada Pilkada Jabar 2018.

Di tempat yang sama, Habib Nabil sebagai pemimpin Majelis Burdah Miftahussalamah menanggapi positif rencana Daniel, seperti yang disampaikan langsung kepada jemaah pengajian. “Semoga Kang Daniel amanah, serta tetap cinta kepada ulama,” ujar Nabil.

Sejak mendapat surat keputusan (SK) sebagai kandidat kepala daerah pada Pilgub Jabar, Daniel tancap gas sosialisasi dirinya, khususnya di wilayah Priangan. Basis tradisional Daniel di wilayah Pantura dan sekitarnya. Tokoh masyarakat dan ulama disambangi Daniel.

Selain menjalin silaturahim, calon wakil gubernur Jabar poros Partai Nasdem/Ridwan Kamil yang disodorkan Golkar ini pun memanfaatkan safarinya dengan menggelar konsolidasi internal Golkar di daerah.

[Baca juga: Membaca Peta Buta Pilgub Jawa Barat (1)]

Keputusan DPP Partai Golkar mengusung Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil atau RK) sebagai calon gubernur dan Daniel wakilnya, bukan Ketua DPD Partai Golkar Jabar Dedi Mulyadi, dikhawatirkan mematikan mesin partai. Daniel lalu dituntut oleh DPP Golkar melakukan konsolidasi guna memastikan mesin partai bekerja menghadapi Pilkada 2018.


Berebut Jatah Wakil

Siapa pendamping Emil di ajang Pilgub Jabar 2018? PPP yang lebih dahulu bergabung dengan Nasdem dalam mengusung Emil sebagai calon gubernur, enggan melepas begitu saja kursi calon wakil gubernur Jabar. Walaupun hanya memiliki sembilan kursi di DPRD Jabar, sementara Golkar menguasai 17 kursi.

“Kami tentu menghormati apa yang telah diputuskan Golkar. Tentu kita juga mengikuti seksama PPP telah menyerahkan rekomendasi dengan wakil Kang Emil berasal dari PPP,” kata Romahurmuziy di Kampus UIN Sunan Gunung Djati, Cibiru, Kota Bandung (10/11/2017).

Pria yang lebih kerap disapa Rommy itu menambahkan bahwa Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum lebih tepat menjadi pendamping Emil ketimbang Daniel. Politikus Golkar ini dinilai belum teruji mampu mendulang dukungan maksimal sebagai pendamping Emil, termasuk di wilayah utara Jabar, sekalipun.

“Pak Uu merupakan representasi golongan santri. Ini sangat penting karena ke depan kombinasi antara generasi muda milenial dan generasi muda santri melengkapi warna rakyat Jawa Barat,” ujar Rommy.

[Baca juga: Kalkulasi Pasangan Kandidat Saat Jawa Barat Minus Figur (2-Habis)]

Selain itu, Rommy mengatakan sebelum Golkar bergabung, PKB, PPP, dan Nasdem telah sepakat bahwa kebutuhan pendamping bagi calon gubernur Ridwan Kamil adalah sosok dari kalangan santri.

“Dari awal koalisi yang terbentuk yaitu PKB, Nasdem, PPP lebih cenderung untuk memasangkan santri sebagai pasangan cawagub Kang Emil. Kemarin juga sudah saya sampaikan kepada Surya Paloh dan dia setuju,” aku Rommy. []BPH/BIH


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here