Menang Gugatan di Bawaslu, Yusril Yakin PBB Jadi Kontestan Pemilu 2019

Kuasa Hukum HTI Yusril Ihza Mahendra (Istimewa/viva.co.id)

Jakarta – Ketua Umum DPP PBB Yusril Ihza Mahendra menyambut gembira keputusan sidang gugatannya kepada KPU yang diterima majelis Bawaslu RI. Dia yakin parpol yang didirikannya itu bakal menjadi salah satu kontestan Pemilu 2019.

“Bawaslu jelas mengatakan bahwa Sipol tidak dapat dijadikan satu syarat bagi partai politik untuk ikut pemilu. Sipol itu hanyalah alat bantu untuk efektivitas administrasi pendaftaran pemilu,” kata Yusril usai sidang di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu, 15 November 2017.

Yusril menambahkan keputusan sidang juga mengharuskan KPU memverifikasi data PBB dalam waktu tiga hari setelah putusan dibacakan. PBB sendiri, katanya, telah menyiapkan semua dokumen sesuai persyaratan peserta Pemilu 2019 yang diatur Undang-Undang Pemilu.

Menurut Yusril, PBB sudah menyerahkan dokumen dari 34 provinsi, 546 kabupaten/kota, dan 5000 kecamatan ke KPU dan Bawaslu. Ia mengklaim dokumen partainya yang terlengkap dibanding sembilan parpol lain yang menggugat KPU ke Bawaslu. “Saya yakin dokumen PBB sejak awal sudah lengkap,” tuturnya.

Pasca putusan pelanggaran administrasi oleh KPU, Yuril menyatakan partainya tinggal menunggu verifikasi KPU tiga hari ke depan. Pakar hukum ini yakin partainya lolos sebagai peserta Pemilu 2019, sama pada Pemilu 2014.

“Kalau sudah lengkap, ya, harus diloloskan sebagai peserta pemilu. Kami sangat yakin seyakin-yakinnya, dokumen PBB sudah sudah sangat lengkap,” tandas Yusril.


Rhoma Juga Gembira

Ketua Umum DPP Partai Idaman Rhoma Irama pun menyambut gembira keputusan sidang Bawaslu RI yang memenangkan pihaknya.

“Saya bersyukur kepada Allah. Saya bangga pada teman-teman, utamanya Sekjen dan tim IT kami, juga kuasa hukum yang bekerja keras secara profesional,” tutur Rhoma di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu, 15 November 2017.

Rhoma yang bergelar Raja Dangdut ini meminta KPU segera menjalankan putusan Bawaslu. Selain cukup menerima berkas hardcopy pendaftaran Idaman, hasil verifikasi KPU dinanti PBB hingga tiga hari ke depan.

“Kami memohon dengan sangat hormat kepada KPU, Bawaslu, dan pemerintah agar bisa mewujudkan pemilu yang betul-betul jujur, adil bermartabat, dan tidak diskriminatif,” tukas Rhoma. []Madi Cakra


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here