Calon Wali Kota Sukabumi Asal PDIP: Hanafie Ditantang Nova Andika

Sekretaris DPC PDIP Kota Sukabumi Tedi Untara dan Ketua Pengurus Pusat (PP) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com & rmol.co)

Kota Sukabumi – Posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi Hanafie Zein sebagai calon wali kota usungan PDIP pada Pilwalkot Sukabumi 2018, terancam. Kader muda PDIP yakni Ketua Pengurus Pusat (PP) Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Nova Andika membayangi peluang Hanafie.

Nova mengikuti fit and proper test sebagai calon wali kota Sukabumi pada pilkada tahun depan di Kantor DPP PDIP, Jakarta. Calon lain di Kantor DPC PDIP Kota Sukabumi di Kota Sukabumi, Jawa Barat (Jabar). Bamusi adalah salah organisasi sayap PDIP.

Sekretaris DPC PDIP Kota Sukabumi Tedi Untara melempar isyarat persaingan ketat tersebut. Awalnya, Sekda Hanafie seperti melenggang sendiri sebagai calon kuat penerima rekomendasi partai berlambang banteng moncong putih.

“Hanafie PDIP peluangnya 99,9 persen, tinggal satu persen kehendak Allah SWT, yang artinya sudah tidak ada persoalan lain. Begitu pula dengan Nova Andhika. Peluangnya sama,” ujar Tedi kepada GOOD INDONESIA di Kota Sukabumi, Selasa, 21 November 2017.

Apakah pernyataan itu menunjukkan Tedi berpihak kepada salah satu kandidat? Menjawab soal itu, Tedi menegaskan dirinya mendudukkan sama tinggi para calon yang direkomendasi ke DPP PDIP. DPC PDIP Kota Sukabumi, tegasnya, sepenuhnya loyal pada keputusan pengurus pusat.

“Berbicara selaku sekretaris partai, ya, harus adil karena peluang siapapun terbuka. Siapa yang memperoleh tiket, si A atau B, bukan urusan kami. Yang penting semua kandidat menempuh mekanismenya,” Tedi menjelaskan.


Akhir November

Mengenai belum turunnya surat keputusan (SK) DPP, Tedi membantah pendapat bahwa DPP PDIP lambat. Penyebabnya, menurutnya, memang ada mekanisme yang harus ditempuh. PDIP sejauh ini fokus merampungkan proses pencalonan untuk Pilgub Jabar 2018. Setelah itu baru menyelesaikan pencalonan buat pilwalkot dan pilbub se-Jabar.

“Kita tidak ingin sekedar ikut-ikutan karena saat ini momentum bagaimana PDIP meraih kekuasaan di Kota Sukabumi,” katanya.

[Baca juga: Jaring Ulang, PDIP Kota Sukabumi Usulkan Lima Nama ke DPP]

Tedi lalu memastikan pada akhir November ini SK calon wali kota Sukabumi akan diturunkan DPP PDIP.

“Nanti lihat saja. Kami punya hitung-hitungan siapa yang layak dan kurang pas. DPP akan menetapkan siapa di antara kedua kader terbaik yang dipilih. Keputusannya harus tepat sebab PDIP menargetkan kemenangan,” tandas Tedi. 

Soal lain, Tedi mengatakan pihaknya kini juga fokus melakukan konsolidasi internal dan rekruitmen saksi di TPS (Tempat Pemungutan Suara). []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here