Tokoh Pantura Temui Emil agar Pilih Daniel sebagai Cawagub

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (ke-1 kiri), Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Idrus Marham (ke-2 kiri), Wali Kota Bandung Ridwan Kamil selaku calon gubernur Jawa Barat (ke-2 kanan), serta Daniel Muttaqien sebagai calon wakil gubernur Jawa Barat (ke-1 kanan) (Istimewa/liputan6.com)

Kota Bandung – Seratus lebih tokoh masyarakat asal Pantai Utara Jawa (Pantura) dan Bandung Raya menemui Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (Emil), selaku calon gubernur Jawa Barat (Jabar) 2018.

Mereka yang sebagian adalah tokoh agama itu menyampaikan aspirasi di Pendopo Kota Bandung, Jumat, 22 Desember 2017. Pesan utamanya agar Emil memilih Daniel Muttaqien, politikus Partai Golkar, sebagai pendampingnya pada Pigub Jabar.

“Kami silaturahim dalam rangka memberi pemahaman kepada Ridwan Kamil,” ujar Muhammad Ali, salah seorang pimpinan rombongan.

Ali, pemimpin Pondok Pesantren Imam Al Ghazali di Indramayu, mengatakan unsur pesantren di daerahnya selama ini ikut berpartisipasi mendongkrak popularitas Emil. Sosialisasi rutin melalui tablik akbar dilakukannya. Hal ini dilakukan, katanya, tentu dengan syarat Emil maju bersama Daniel sebagai putra Indramayu.

[Baca juga: Golkar Ultimatum Emil: Putuskan Daniel Wakilnya Sebelum 25 November!]

Dikatakan, Daniel yang anggota DPR, dikenal sebagai sosok yang memiliki komitmen kuat pada bidang keagamaan. Putra mantan bupati Indramayu Irianto MS Syafiuddin dan bupati Indramayu sekarang Ana Sopana dinilai mumpuni menjadi pemimpin Jabar ke depan.

Mengenai pencabutan dukungan DPP Partai Golkar kepada Emil, Ali menyatakan bukan masalah. Mereka yakin Daniel, yang juga ketua DPD Partai Golkar Indramayu, masih memiliki kans berpasangan dengan Emil.

“Dinamika politik setiap waktu saat bisa berubah. Sambil tunggu perkembangan, hari ini kami support dengan doa. Kami akan sampaikan juga ke Golkar, komunikasi ke elite sana juga,” Ali optimistis. []BIH


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here