Ketua Nasdem Kota Sukabumi Nilai Cocok Didampingi Sosok Perempuan

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Sukabumi Mulyono (tengah) dan anggota DPRD Kota Sukabumi dari Partai Nasdem Yudi Esmanto ( kanan) (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Target Ketua DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kota Sukabumi Mulyono memenangi pertarungan Pilkada 2018 tidak main-main.

Mulyono mewanti-wanti seluruh internal dan sayap partainya agar tidak berleha-leha, meski ia belum mengantongi rekomendasi calon wali kota. Sanksi pemecatan menanti bagi kader yang tidak tunduk pada keputusan partai.

“Kebijakan partai, bukan saya. Orang lain juga sama karena ingin menang. Kami ingin struktur partai maupun sayap optimal, tidak hanya omong,” ujar Mulyono kepada PemiluUpdate.com usai rapat konsolidasi dengan pengurus tujuh DPC di Sekretariat DPD Partai NasDem Kota Sukabumi, Minggu, 31 Desember 2017.

Setelah struktural partai solid, ungkap Mulyono, pihaknya baru melangkah keluar meraih dukungan di basis massa lain.

Sebagai kandidat wali kota Sukabumi, Mulyono mengaku akan mengintensifkan lobi ke parpol lain. Dirinya sadar, Nasdem Kota Sukabumi hanya memiliki satu kursi di parlemen. Syarat untuk parpol mengusung calon wali kota-wakil wali kota harus memiliki tujuh kursi di DPRD.


Sosok Ima Slamet

Soal dirinya digadang-gadang berpasangan dengan Ketua DPC PPP Kota Sukabumi Ima Slamet yang tergabung dalam Koalisi Masagi bersama PAN, Mulyono tidak menampik.

“Saya serahkan mekanismenya ke DPP Partai Nasdem soal calon wali kota, sedangkan untuk wakilnya dikembalikan ke internal Masagi, siapa,” kata mantan Wakil Wali Kota Sukabumi itu.

[Baca juga: Warga Rindu Sosok Kartini, Ima Tergerak Ikut Kontestasi Pilwalkot Sukabumi]

Melihat sosok Ima Slamet, Mulyono menilai dengan jabatannya selaku Ketua DPC PPP Kota Sukabumi merupakan bukti bukan keinginan pribadi. Konstituen partainya menghendaki Ima memimpin PPP Kota Sukabumi

“Ibu Ima menjadi ketua partai bukan hanya keinginan dia. Umat mendorongnya harus jadi ketua. Berarti dia pilihan internal partai. Kalau memang partai mendorong ketuanya (menjadi calon wali kota atau wakil wali kota), wajar saja,” ulas Mulyono lagi.

Mulyono menambahkan semua kandidat calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi yang muncul sekarang berpeluang menang. “Tinggal nanti bisa menang kalau memang sudah punya langkah-langkah taktis dan strategis,” tandasnya.


Perempuan Satu-satunya

Sementara itu, legislator Nasdem di DPRD Kota Sukabumi Yudi Esmanto mengatakan struktural partai adalah mesin dalam berpolitik. Oleh karena itu struktural DPD, DPC, hingga DPRT serta sayap partai) harus dioptimalkan soliditas, kinerja, maupun sinergitasnya.

“Tujuannya agar seluruhnya siap memenangkan kader partai di perhelatan Pilwalkot 2018,” tutur Yudi.

Soal sosok Ima slamet, Yudi melihat cukup baik dan mumpuni sebagai calon pendamping Mulyono.

“Selain beliau Ketua PPP, juga perempuan satu-satunya dalam perhelatan Pilwalkot Sukabumi 2018 sejauh ini,” ungkapnya. ()Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here