Dikritik Manfaatkan Fasilitas Pemkot untuk Kampanye, Fahmi: PDIP Khawatir Kalah

Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi bersama warga. Fahmi juga calon wali Kota Sukabumi pada Pilkada 2018 (Herry Febrianto)

Kota Sukabumi – Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi, yang juga calon wali kota pada Pilkada 2018, menanggapi santai kritik Sekretaris Fraksi PDIP Kota Sukabumi Rojab Asyari.

Fahmi disarankan meletakkan jabatan lebih awal agar tidak memanfaatkan statusnya sebagai pamong Kota Sukabumi untuk kepentingan kontestasi pilwalkot yang tahapannya sedang bergulir.

“Silahkan baca aturan saja, kita kembali ke aturan. Itu kekhawatiran beliau,” tandas Fahmi kepada PemiluUpdate.com, Selasa, 16 Januari 2018.

Atas kritik tersebut, Fahmi menilai, PDIP Kota Sukabumi takut kalah dalam bersaing memenangi pertarungan pilwalkot.

“Sesuai aturan tanggal 15 Februari 2018 saya cuti. Sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) pasti mengundurkan diri. Calon petahana lain juga begitu, sekarang belum,” katanya.

Soal kekhawatiran penyalahgunaan fasilitas negara untuk kepentingan pilkada, Fahmi menegaskan jika dirinya sampai hari ini masih wakil wali kota. Karenanya, masih berhak memanfaatkan aset Pemkot Sukabumi. “Saya masih Wakil Wali Kota. Kalau sudah cuti, baru nggak,” tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Kota Sukabumi Rojab Asyari mengkritik dan mendesak Achmad Fahmi mundur lebih awal sebagai wakil wali kota. Alasannya, agar persaingan dalam pilkada berlangsung sportif. Perlu dihindari munculnya tudingan pemanfaatan anggaran serta aset milik pemkot untuk kepentingan pemenangan calon petahana. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here