Diuntungkan Banyak Paslon, ‘Faham’ Tak Khawatir ASN Terbagi

Pasangan calon wali kota-wakil wali Kota Sukabumi berfoto bersama (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami (Faham), menilai munculnya tiga paslon lain yang mendaftar sebagai kontestan di Pilkada 2018 sangat menguntungkan. Alasannya, Faham memiliki basis pemilih yang fanatik sekaligus rasional.

Selain paslon Faham, ada tiga pasangan kepala daerah lainnya sudah mendaftar ke KPU dan akan menjadi pesaing duet Fahmi-Andri yang diusung PKS-Partai Demokrat. Di antaranya, Mulyono-Ima Slamet ‘Mulia’ (PAN-PPP-Partai NasDem), Dedi Rantjani Widjaja-Hikmat Nuristawan ‘Dermawan’ (Partai Gerindra-Partai Hanura) dan Jona Arizona-Hanafie Zain ‘Ijabah’ (Partai Golkar-PDIP-PKB).

Insyallah menguntungkan, karena pasangan Faham memiliki pemilih yang fanatik dan berbasiskan pemilih rasional,” ujar Fahmi kepada PemiluUpdate.com melalui sambungan telepon, Kamis (01/02/2018) malam.

Sebagai petahana, Fahmi pun mengaku tidak merasa khawatir jika ternyata Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi terbagi menjadi empat. Pasalnya tiga paslon lain memiliki latar belakang yang malang melintang di birokrasi. Di antaranya calon wali kota Mulyono (Mulia) selain mantan wakil wali kota Sukabumi periode 2008-2013 jabatan terakhirnya di birokrasi sebagai Kepala Dinas Pendidikan yang nota bene masih memiliki pengaruh di kalangan pendidik.

Lalu ada calon wakil wali kota Hanafie Zain (Ijabah) yang 32 tahun berpengalaman di birokrasi. Sebelum memutuskan pensiun dini, jabatan terakhir Hanafie tidak sembarangan yakni Sekretaris Daerah Kota Sukabumi. Sehingga dianggap berbagai kalangan akan menjadi pesaing berat Fahmi dalam merebut hati ribuan ASN.

Sedangkan terakhir ada Hikmat Nuristawan atau yang akrab di sapa Sogong. Meski karirnya sebagai ASN di Kota Sukabumi tidak menempati jabatan strategis, namun calon wakil wali kota mendampingi Dedi R Widjaja (Dermawan) itu dinilai memiliki basis massa sendiri yang fanatik dan loyal.

Insyallah PNS (ASN) tidak akan terbagi kok, mereka Faham siapa yang harus dipilihnya. Terlebih semua kandidat memiliki basis massa yang baik,” tandas Fahmi.

Senada dengan Fahmi, pendampingnya di Pilkada 2018 Andri Setiawan Hamami juga merasa yakin masyarakat Kota Sukabumi akan rasional dalam memilih pemimpin yang sesuai dengan kondisi kotanya.

“Saya meyakini dan memahami, warga Kota Sukabumi akan memilih pemimpin yang sudah teruji dan terbukti,” tuturnya melalui pesan Whats App.

Pemimpin yang teruji dan terbukti menurut Andri, merujuk kepada Fahmi sebagai Wakil Wali Kota Sukabumi selama mendampingi Mohamad Muraz telah banyak prestasi yang diraih.

“Banyak prestasi yang di raih Pak Fahmi bersama Pak Muraz, tinggal permasalahan ekonomi yang harus mendapatkan perhatian,” katanya.

Latar belakang sebagai pelaku dan praktisi ekonomi, ungkap Andri, menjadi tugas dirinya untuk membuktikan jam terbang serta pengalaman yang dimiliki dalam mendorong sekaligus menata sektor riil (Ekonomi).

“Singkatnya Faham itu sudah teruji dan terbukti, tidak saja sekedar wacana. Orang lain baru wacana, Faham sudah berbuat,” tukas Andri. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here