‘Asyik’ Langkahi ‘Rindu’, Sudrajat: Rakyat Jabar Harus Cerdas Pilih Pemimpin

Kota Sukabumi – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat menanggapi santai hasil survei Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) terkait naiknya elektabilitas pasangan Ajat-Syaikhu (Asyik) hingga mengungguli pasangan Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum (Rindu).

Hasil survei LKPI yang dilakukan pada tanggal 26 Februari-11 Maret 2018 menunjukkan jika elektabilitas Sudrajat-Syaikhu pelan tapi pasti mulai merangkak naik diangka 18,2 persen dan berada di peringkat kedua urutan survei diatas Ridwan Kamil-UU Ruzhanul Ulum 17,4 persen di posisi ketiga.

Sedangkan pasangan Deddy Mizwar – Dedi Mulyadi (2DM) berada di puncak survei dengan perolehan 22,3 persen. Sementara Tubagus Hasanuddin – Anton Charliya menempati urutan terakhir dengan perolehan 6,2 persen. Hasil survei tersebut juga menunjukkan 35,9 persen belum memilih.

Survei LKPI tersebut menggunakan Metode Multistage Random Sampling dengan Margin of Error sebesar -/+ 2.1% dimana tingkat kepercayaan survei 95% melibatkan 2.178 responden tersebar di 18 kabupaten dan 9 kota di Jawa Barat secara proposional sesuai prosentase Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Jawa Barat.

“Bukan mengabaikan hasil salah satu institusi survei, tapi saya dan Pak Syaikhu memilih konsentrasi untuk terus mengenalkan pasangan Asyik ke masyarakat yang tinggal di kota dan kampung di Jawa Barat,” tandas Sudrajat kepada wartawan usai bertemu para ulama dan masyarakat di Pondok Pesantren Syamsul Ulum Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Sabtu (24/03).

Program Logis

Sudrajat menegaskan jika langkah pasangan Asyik ingin rakyat Jawa Barat mengetahui benar sosok calon pemimpin, niatnya mencalonkan serta partai politik pengusungnya.

“Kami pasangan Asyik menawarkan program yang logis dan bukan asal bunyi. Makanya, rakyat Jawa Barat harus pandai-pandai dalam memilih pemimpin dan jangan terbuai konsep yang tidak membumi,” katanya.

Intinya lanjut Sudrajat, masyarakat khususnya calon pemilih harus sudah pandai menghitung dan cerdas siapa calon pemimpin yang benar-benar akan dipilih serta layak memimpin Jawa Barat.

“Kita akan terus berusaha dan tidak akan berhenti bergerak dan sosialisasi. Kami tidak ingin membohongi masyarakat dengan program-program yang tidak membumi dan logis. Saya hanya berdoa, ikhtiar berusaha menjemput takdir dengan usaha dan doa,” tuturnya. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here