Nilai Pesaing Berat, Fahmi: Bersama Kelola Kota Sukabumi

Calon Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi (Herry Febrianto/PemiluUpdate.com)

Kota Sukabumi – Disisa waktu masa kampanye dua bulan ke depan jelang pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Sukabumi 2018, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami (Faham) terus bergerak menyapa warga.

Meski pasangan nomot urut 2 yang diusung PKS dan Partai Demokrat dari sisi popularitas serta elektabilitas terbilang bagus berdasarkan hasil dari beberapa lembaga survei. Paslon Faham terus menginstruksikan tim pemenangan, kader, simpatisan dan relawan untuk tidak lengah meski diatas angin.

InsyaAllah dengan kepercayaan yang diberikan warga, kami terus memperbanyak silaturahmi dan berdialog dengan warga. Paling terpenting kebersamaan yang sudah terjalin saat ini akan terus dipertahankan sampai dengan kedepannya,” ujar Calon Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi kepada GOOD INDONESIA di tengah blusukan di Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong, Senin, 09 April 2018.

Fahmi mengakui pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang muncul saat ini terbilang berat karena masing-masing memiliki kriteria dan keunggulan berbeda.

“Semua berat karena masing-masing punya kriteria, baik itu nomor 1, 3 dan 4 dari sisi masing-masing,” katanya.

Sejak awal, ungkap Fahmi, paslon Faham sudah berkomitmen tidak boleh ada kampanye hitam (black campaign) atau negatif. Dirinya mengajak semuanya bersama-sama memunculkan potensi kebaikan bukan keburukan dan saling adu program.

“Toh kita akan bebarengan mengelola kota ini kedepan bersama Faham,” tandasnya.


Kredit Anyelir

Bicara soal program, lanjut Fahmi, jika Faham dipercaya masyarakat memimpin Kota Sukabumi lima tahun ke depan khusus sektor ekonomi bagi pelaku UMKM akan ada program kredit anyelir.

Program bersifat bantuan permodalan tersebut nantinya di titik beratkan dan fokus membantu pembiayaan UMKM di tingkat kelurahan.

“Kalau di level kota ada pinjaman tanpa bunga yang dikucurkan oleh Bank Pasar, tetapi nanti akan ada ditingkat kelurahan hal serupa tanpa bunga juga,” katanya.

Menurutnya, program kredit anyelir sebagai upaya mendorong berkembangnya UMKM dan menciptakan wirausaha baru di tingkat kelurahan. Keunggulannya tentu akses permodalan yang mudah, karena bantuan ini bersifat produktif dan bukan konsumtif. []Herry Febrianto


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here