‘Ijabah’ Tidak Terbukti Biayai Umroh, Panwaslu Hentikan Penyidikan

Kota Sukabumi – Panitia Pengawas Pemilu Kota Sukabumi, akhirnya menghentikan proses penyidikan dugaan money politics yang dilakukan oleh tim pasangan calon nomor urut 1 Jona Arizona-Hanafie Zain (Ijabah) terkait pelepasan 84 orang jemaah umroh.

“Kita sudah melakukan klarifikasi terhadap beberapa pihak dan ini terbukti bukan pasangan calon yang membiayai terkait dengan pemberangkatan umroh ini. Unsur-unsur itu kemudian menjadi dasar bagi Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) dan pengawas pemilu untuk menentukan bahwasanya dugaan ini tidak terbukti dan dugaan ini tidak bisa dilanjutkan dan sudah dihentikan,” tandas Ketua Panwaslu Kota Sukabumi Muhammad Aminuddin, Sabtu, 14 April 2018.

Dijelaskannya, proses penyelidikan yang dilakukan Panwaslu sudah berjalan sesuai aturan dan mekanisme yang ada. Karena memang di dalam undang-undang aturan proses penanganan pelanggaran di Panwaslu hanya lima hari.

Terkait adanya dugaan tim paslon yang mendanai, Aminuddin menegaskan setelah  proses penyelidikan berjalan ternyata yang bersangkutan tidak termasuk bagian dari tim kampanye pasangan calon.

“Kepada seluruh pasangan calon lakukanlah proses kampanye ini sesuai yang tertuang di dalam undang-undang 10 tahun 2016 dan PKPU nomor 4 tahun 2017. Hal-hal yang dilarang dan sudah jelas tertuang dalam aturan hindari saja tidak perlu mencari celah dan lain sebagainya,” katanya.

Karena Panwaslu, lanjut Aminuddin, juga pasti akan menjerat manakala memang pasangan calon atau tim kampanye dengan dengan sengaja melakukan hal-hal yang dilarang di dalam undang-undang.

“Bahwasanya kewenangan dan kewajiban Panwaslu itu adalah melakukan proses pengawasan seluruh tahapan khususnya di dalam kampanye, manakala ada pemberitahuan atau tidak ada pemberitahuan. Manakala memang ada informasi kepada Panwaslu  tentunya harus dilakukan proses pengawasan kampanye,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, keberangkatan 84 orang jemaah umroh yang dilepas langsung Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi Jona Arizona-Hanafie Zain (Ijabah), Sabtu (31/03/2018) diselidiki serius Panitia Pengawas Pemilu Kota Sukabumi terkait dugaan money politic.

Sebanyak lima orang bahkan sudah dipanggil Panwaslu untuk diklarifikasi atau dimintai keterangan terkait hal tersebut.

Pemeriksaan dilakukan pada 9 April 2018. Dasar pemeriksaan berawal dari temuan Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu yang dituangkan dalam form A. Bahwasanya dituangkan terkait temuan dugaan money politik yang dilakukan oleh tim pasangan calon nomor urut 1 terkait pelepasan 84 orang jemaah umroh Ijabah.

Bahkan Calon Wakil Wali Kota Sukabumi Hanafie Zain dengan tegas membantah jika Ijabah tidak sepeserpun mengeluarkan biaya untuk memberangkatkan puluhan jemaah umroh. Kedatangan Ijabah pada waktu itu bahkan kapaitasnya hanya diundang untuk melepas keberangkatan saja.

“Ijabah tidak keluar seperak pun, kami hanya menghadiri saja untuk melepas keberangkatan dan disitu bukan hanya jemaah Ijabah saja. Hampir berapa bus jemaah lain juga ada,” ungkapnya saat ditemui di kediamannya. []
GOOD INDONESIA-HERRY FEBRIANTO


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here