Bukan Gatot dan TGB, Aktivis Muda Mulai Gaungkan ‘Aher for President’

Aktivis PMII Heri Kurniawan (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

Kota Bandung – Gaung Ahmad Heryawan (Aher) for President pada Pemilu 2019 mulai disuarakan pengurus dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jawa Barat.

Meski gaung Aher sebagai calon presiden (capres) semakin menggema, namun PKS belum bulat sebab partai berlogo padi diapit dua bulan sabit masih menggadang-gadang sembilan kadernya. PKS tidak menetapkan seorang jagoannya saja. Mereka bahkan disebut-sebut hanya sebagai calon wakil presiden (cawapres).

Sembilan nama yang digodok menjadi cawapres: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno. Juga Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufrie, mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring, Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf, dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Ketika beberapa elemen masyarakat mulai mengelus Aher, pertanyaannya seberapa pantas atau layak Aher menjadi calon pemimpin bangsa Indonesia ke depan.

Heri Kurniawan, aktivis muda Jawa Barat, berpendapat saatnya paradigma prestasi menjadi acuan utama dalam menggodok calon pemimpin puncak nasional. Sungguh tak tepat bila sekadar mengacu pada level kepopuleran sosok tertentu, terlebih jika sebatas merujuk media sosial.

Aher sendiri, kata mantan pengurus Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMMI) itu, telah membuktikan kemampuannya memimpin provinsi besar Jawa Barat. Politikus PKS ini, menurut Heri lagi, mampu menempatkan Jawa Barat sebagai rujukan bagi provinsi lain dalam banyak aspek pembangunan nasional.

“Tinggal sekarang, warga Jawa Barat tidak hanya bangga memiliki seorang seorang Aher tetapi juga perlu mendorong putra asli Jawa Barat agar berkontribusi lebih maksimal untuk bangsa. Kang Aher jadi presiden, tidak ada tawar-menawar lagi, bukan Pak Gatot atau TGB (Tuan Guru Bajang),” tandas Heri kepada GOOD INDONESIA di Kota Bandung, Senin, 23 April 2018.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Gubernur dua periode ini anak petani. Ia politikus PKS dengan ratusan penghargaan (Foto: Ridwan Ewako – GOOD INDONESIA)

Terlepas masih harus melalui mekanisme internal partai politik, Heri berpendapat masyarakat Jawa Barat khususnya memiliki tanggung jawab besar mendorong Aher maju sebagai calon pemimpin merah-putih.

“Saat ini sudah ada geliatnya di kalangan aktivis muda Jawa Barat, bahkan di daerah lain seperti di Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera hingga Kalimantan. Siapa yang tidak kenal Kang Aher, bukan hanya sebagai individu tetapi prestasinya juga,” paparnya.


Apresiasi Prestasi

Masih menurut Heri, munculnya sosok Aher dalam diskursus menuju Pemilu 2019 merupakan jawaban atas tantangan bangsa ke depan. Aher merupakan sosok santri pemimpin dan negarawan. Politikus yang relatif diterima semua elemen politik dan kemasyarakatan ini salah seorang putra terbaik bangsa.

“Kita sulit menemukan orang-orang seperti Aher, dia memimpin Jawa Barat selama dua periode. Saya lihat bukan perkara mudah memimpin Jawa Barat dengan jumlah penduduk terpadat dalam ruang lingkup dan karakteristik yang heterogen. Aher mampu menjawab semua tantangan yang dihadapi,” tutur Heri.

Aher, sambung Heri lagi, selama hampir sepuluh tahun memimpin Jawa Barat mendapat ratusan apresiasi prestasi dan penghargaan berbagai pihak –termasuk pemerintah pusat. Heri meyakini Aher mampu memimpin Indonesia yang maju, beradab, serta makmur.

Selain faktor penilaian di atas, tandas Heri, sosok Aher sebagai pamong masyarakat mengedepankan keikhlasan dalam memimpin. Selama memimpin, Aher tidak pernah menunjukkan sikap reaksioner. Ia mampu menggalang berbagai kalangan mitra kerjanya dan kelompok masyarakat di tengah dinamika perbedaan yang muncul.


Deklarasi Akbar Relawan

Heri mengungkapkan, sebagai bentuk dukungan terhadap Aher, dirinya bersama para aktivis muda lainnya telah membuat relawan-relawan Sahabat Aher. Jaringan ini sudah terbentuk di berbagai pelosok Jawa Barat.

“Sepekan ke depan, kami akan menggelar deklarasi akbar relawan Aher se-Indonesia yang dipusatkan di Kota Bandung,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama murid PAUD. Sektor pendidikan menjadi prioritas pertamanya selama memimpin Jawa Barat (Foto: Dok. GOOD INDONESIA)


Asal Mendapat Amanah Parpol

Orang nomor satu di Tanah Pasundan tersebut saat berkunjung ke Kota Sukabumi sebagai juru kampanye bagi pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Sukabumi Achmad Fahmi-Andri Setiawan Hamami (Faham), Minggu (18/3/2018), sejumlah simpatisan membentangkan spanduk bertuliskan “Aher for President”.

Mendapat dukungan tersebut, Aher seusai orasi di panggung tersenyum kepada para pendukungnya. Ia kemudian meladeni keinginan simpatisannya berfoto bersama.

“Ada kerinduan warga Jawa Barat agar muncul pemimpin nasional dari daerahnya. Dukungan ini spontanitas kader dan simpatisan di Sukabumi,” tandas Aher kepada jurnalis.

Sebagai kader PKS, Aher mengaku tetap fokus menjalani sisa jabatannya sebagai Gubernur Jawa Barat hingga Juni 2018. “Saya siap mencalonkan jika didukung dan ada perahunya,” katanya.

Saat ditanya apakah dirinya siap menjadi cawapres mendampingi Ketua Umum DPP Partai Gerinda Prabowo Subianto yang di gadang-gadang maju sebagai capres pada Pemilu 2019, Aher menanggapi santai. Ia menyebutkan dirinya siap disandingkan dengan siapapun, sepanjang mendapat amanah partai. []Herry Febrianto/RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

2 KOMENTAR

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here