Tanggulangi Gizi Buruk, Ridwan Kamil Aplikasikan Program Omaba di Jabar

Calon Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dalam kunjungannya ke Purwakarta, menyempatkan untuk menjenguk Hasanudin (18) penderita gizi buruk di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta. (Istimewa/PemiluUpdate.com)

Purwakarta – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat (Jabar) nomor urut 1, Ridwan Kamil bertekad akan menanggulangi kasus gizi buruk di Jabar dengan mengaplikasikan program Ojek Makanan Balita (Omaba).

Hal itu dikatakan Emil sapaan akrabnya, saat menjenguk Hasanudin, 18 tahun, penderita gizi buruk di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jumat 11 Mei 2018.

“Programnya kami menyiapkan makanan sehat dan mengirimkannya ke rumah-rumah yang memiliki balita kurang gizi, yang rata-rata tinggal di desa yang jauh,” kata Emil.

Sebagai informasi, data dari Persatuan Ahli Gizi Jawa Barat, pada tahun 2017, kasus kurang gizi di Jawa Barat masih berada di angka 29,2% atau masih melebihi batas angka yang ditetapkan WHO yakni 22%.

Emil sendiri merasa iba dengan kondisi Hasanudin yang tidak bisa beraktivitas layaknya pemuda seusianya lantaran gizi buruk yang dialaminya. Pemuda ini hanya bisa beristirahat di atas kasur di dalam rumahnya.

Penyakit ini pula yang membuat anak bungsu dari empat bersaudara itu tak bisa melanjutkan sekolahnya ke jenjang SMP. Belum lagi keterbatasan ekonomi yang membuat pengobatan Hasanudin pun semakin sulit.

“Ayah kerja mancing, ibu hanya seorang ibu rumah tangga. Kegiatan saya sehari-hari paling cuma tiduran saja,” tutur Hasanudin kepada Ridwan Kamil.

Menurut dr Reza Rinaldi, yang memeriksa Hasanudin, penyakit busung lapar yang diderita Hasanudin sudah berlangsung cukup lama dan tidak mendapat penanganan yang baik. Di usia 18 tahun, Hasanudin hanya memiliki berat badan 20 kg, jauh dari angka yang ideal.

”Ini malnutrisi protein menahun, harusnya asupan makanan bergizi sejak kecil. Butuh terapi tumbuh kembang yang masif, karena idealnya usia 18 tahun harusnya mencapai 45 sampai 50 kg,” ucap dia.

Menanggapi hal itu, Ridwan Kamil akan berupaya mencari solusi untuk menangani permasalahan busung lapar di Jabar.  “Sedih juga saya di Purwakarta masih ada kasus Malnutrition Energy Protein ini (busung lapar). Selain menangani Hasanudin, saya akan fokus pada solusi agar tidak ada Hasanudin-Hasanudin lainnya di Jawa Barat,” ucapnya.

Untuk itu, kata dia, diperlukan pelatihan untuk para kepala desa agar bisa melaporkan kasus gizi buruk di daerahnya secara online, melalui program Omaba.

Program Omaba sendiri, lanjut Emil, sudah berjalan di Kota Bandung, dan siap dibawa ke Jabar jika dirinya terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat nanti.

”Kalau dengan aplikasi bisa terdata dan kami bisa lakukan penindakan pertolongan. Setelah didapat kasus, kami beri pertolongan,” pungkas Emil. []GTR/BDG


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here