Tenangkan Massa Saat Debat, Pakar: TB Hasanuddin Menunjukkan Sikap Pemimpin

Calon gubernur-wagub Jawa Barat TB Hasanuddin dan Anton Charliyan. (Istimewa/Antara)

Bandung – Sikap Calon Gubernur Jawa Barat Nomor Urut 2, TB Hasanuddin yang menenangkan pendukungnya saat insiden kericuhan yang dipicu pernyataan paslon Asyik “2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden”, mendapat perhatian dari berbagai kalangan.

Salah satunya Pakar Komunikasi Universitas Pasundan, M. Ridlo Eisy. Dia menilai sikap yang ditunjukkan oleh Kang Hasan adalah sikap pemimpin yang memiliki jiwa tegas dan pengayom.

Untuk menghindari kekacauan, kata dia, Kang Hasan dengan tegas mengambil alih suasana dan menyerukan kepada pendukungnya yang tersulut emosi untuk tetap tenang dan tidak terpancing.

“Dapat kita saksikan di video Kang Hasan dan Kang Anton inisiatif maju ke depan untuk meredakan,” jelas Ridlo, Selasa 15 Mei 2018.

[Baca juga: TB Hasanuddin Sebut Pernyataan ‘Ganti Presiden’ Sebagai Aksi Teror]

Ridlo tidak bisa membayangkan jika Kang Hasan tetap membiarkan pendukungnya yang sudah emosi itu. Sangat dimungkinkan kericuhan semalam bisa lebih buruk.

“Pasti akan menimbulkan kekacauan dan anarkisme di sana,” lanjutnya.

Menurut Ridlo, pengalaman Kang Hasan di dunia militer rupanya mempengaruhi gaya berpolitik Kang Hasan yang mengedepankan keutuhan negara ketimbang kepentingan pragmatis. Karakter tegas dan pengayom inilah yang dibutuhkan untuk Jawa Barat saat ini.

“Mungkin beliau kan di militer lama di lapangan dan pernah menjadi Komandan Garnisun sehingga berani dan paham,” jelasnya.

[Baca juga: Bentangkan Kaos ‘2019 Ganti Presiden’, Asyik Sebut Hak Kebebasan Berekspresi]

Ridlo pun mengomentari jalannya Debat Publik Pilkada yang hampir 2 jam itu. Melihat solusi beragam masalah yang dibahas saat debat itu adalah perlunya keberanian dan keamanan.

“Masalah kerusakan lingkungan, sungai Citarum, masalah banjir, masalah penyedotan air, lalu pertambangan, penyelesaiannya adalah keberanian menegakkan aturan,” tuturnya.

“Saya rasa paslon lain mungkin bagus. Tapi terus terang saja ya, kalau tidak ada keamanan nol besar. Pembangunan gak bisa berjalan, usaha mandek kalau tidak aman. Untuk saat ini Jabar butuh sosok yang berani dan tegas,” tandasnya. []BBI/BDG


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here