Presidium 212 Konfirmasi Pengeroyokan Ratna Sarumpaet, Polda Jabar Belum Terima Laporan

Wajah aktivis demokrasi Ratna Sarumpaet bengkak akibat dikeroyok (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

Kota Bandung – Ratna Sarumpaet, aktivis demokrasi dan pentolan gerakan #2019GantiPresiden, dikabarkan menjadi korban pengeroyokan. Pelaku kekerasan yang dikabarkan terjadi di Kota Bandung pada Jumat (21/9/2018) belum diidentifikasi.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) Komisaris Besar Polisi Umar Surya Fana mengatakan pihaknya belum dapat mengonfirmasi pemukulan di wilayah hukumnya. Polda Jabar hingga Selasa siang, 2 Oktober 2018, belum menerima laporan kejadiannya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu menjelaskan informasi pemukulan terhadap Ratna Sarumpaet beredar di media sosial (medsos). Ia juga menyatakan kejadiannya belum pasti di Kota Bandung bila memang benar terjadi tindak kekerasan tersebut.

“Informasinya dari mana? Coba cek lagi sumber awalnya, baru kita klarifikasi,” tutur Kepala Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Trunoyudo Wisnu di Bandung, Selasa, 2 Oktober 2018.

“Saya mau klarifikasi apa kalau tidak ada informasinya. Masak mau ngarang-ngarang. Jangan ke medsos dulu,” kata Trunoyudo, menyayangkan yang terkait menyebar informasi lebih dahulu ke media sosial.

Di jejaring medsos, perempuan aktivis sosial ini disebutkan kini dirawat di rumah sakit. Tidak disertakan nama dan alamat rumah sakitnya. Begitu pula detail pemukulan dan penyebabnya.

Bersamaan dengan kabar tersebut, dicantumkan foto Ratna Sarumpaet. Wajahnya lebam. Kedua matanya nyaris tertutup oleh lebam. Bagian mulut pun bengkak.


Konfirmasi Presidium 212

Kabar awal pengeroyokan dan foto Ratna Sarumpaet diunggah akun Aminudin, ketua Presidium Alumni 212. Disebutkan bahwa aktivis yang vokal mengkritik pemerintah ini diculik dan dianiaya oleh sekelompok orang tak dikenal.

Dikonfirmasi pers, Aminudin mengonfirmasi adanya tindak kekerasan terhadap Ratna. Lokasi kejadiannya di Bandung.

Dijelaskan, berdasar keterangan sopir Ratna, sejumlah orang menyerang Sang Aktivis saat berada di dalam mobil.

“Dia, kan, aktivis yang punya program ‘Save NKRI’. Dia selalu keliling kota bersama Rocky Gerung dan lain lain. Ratna juga sering berada di Bandung. Belum jelas, saat kejadian dia sedang dalam posisi akan mengisi acara atau apa. Saya yakin, pelakunya lebih dari satu,” papar Aminudin

Ratna, menurut Aminudin, belum bersedia ditemui siapapun karena masih trauma. Pengacaranya kini sedang mengumpulkan bukti untuk mempersiapkan langkah hukum. []BIH/ALY


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here