Sandiaga Belum Berencana Kunjungi Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

Sandiaga Salahuddin Uno (Istimewa/nulis.co.id)

Jakarta – Calon Wakil Presiden (Cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno belum memiliki rencana mengunjungi korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng). Dia beralasan tak ingin membebani pemerintah harus mengeluarkan biaya karena kunjungan itu.

Walaupun demikian pihaknya bukan tak peduli atas penderitaan warga di beberapa kabupaten/kota yang kehilangan sanak keluarga dan harta akibat bencana itu. Sandiaga memilih menghimpun dana di luar Sulteng.

“Jadi kalau kami datang ke sana mungkin nanti akan menimbulkan tambahan beban di sana dan kami tidak ingin memolitisasi bencana ini. Kami ingin berikan ruang seluas-luasnya kepada pemerintah, aparat, dan jaringan relawan untuk bergerak di sana. Kami memantau situasi dari Jakarta,” ujar Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno usai penggalangan dana di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 93, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Oktober 2018.

Penggalangan dana peduli gempa dan tsunami dalam satu jam saja menghimpun bantuan Rp508.701 juta. Jumlah dana yang dihimpun dipastikan akan terus bertambah.

“Tadi, dengan kemurahan hati para donatur, kita bisa mengumpulkan dalam satu jam jumlah yang cukup signifikan untuk membantu saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah, ungkap Sandiaga.

Sandiaga menyatakan dirinya mengapresiasi semangat gotong-royong yang terbangun atas bencana alam dimaksud. Berapapun donasi yang dikumpulkan pasti akan berarti bagi para korban gempa dan tsunami.

“Jumlahnya per jam 17.00 WIB ini Rp500 juta lebih. Masih terus bertambah,” kata mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta. []ALY/RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here