Sudirman Said: 97 Juta Orang Indonesia Masuk Kategori Miskin

Sudirman Said (Istimewa/harianterbit.com)

Jakarta – Kemiskinan masih menjadi persoalan besar di Indonesia. Tercatat 97 juta warga termasuk kelompok miskin. Bila kondisi ini tak segera diatasi maka perekonomian Indonesia rawan mengalami krisis akut. Penduduk Indonesia tercatat 265 juta jiwa (2018).

“Kemiskinan masih menjadi masalah di Indonesia. Jumlah orang miskin mendekati angka 97 juta. Angka ini menjadi suatu hal yang rentan bila kita terkena krisis ekonomi,” papar Sudirman Said di Gedung Prakarti Center, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Oktober 2018.

Sudirman adalan direktur Materi dan Debat, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pasangan Calon (Paslon) Presiden Prabowo Subianto-Wakil Presiden Sansiaga Salahuddin Uno. Ia terakhir menjadi calon gubernur (cagub) Jawa Tengah pada Pilkada 2018.

Menurut mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Kabinet Kerja (27 Oktober 2014-27 Juli 2016) itu, terdapat 7 juta orang menganggur dan hampir 42 juta orang setengah menganggur alias bekerja hanya dua jam dalam seminggu.

“Pengangguran terbuka di Indonesia sebanyak 7 juta. Ini keadaan yang harus kita selesaikan. Lalu, 42 juta itu bisa masuk kategori setengah menganggur dan 57 persen orang di Indonesia itu 2 jam seminggu. Mereka bekerja seperti pengemudi ojek online, pemilik warung, pemilik online shop dan freelancer yang semakin banyak di Indonesia,” papar Sudirman lagi.

Sudirman menyatakan tim sukses (timses) Prabowo-Sandiaga kini sedang merancang program untuk mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia. Solusi mengatasi masalah pengangguran disiapkan melalui penyediaan lapangan kerja.

Masalah penyediaan lapangan kerja, tegas Sudirman, menjadi salah satu fokus utama Prabowo-Sandiaga bila rakyat mengamanahi memimpin Indonesia 2019-2024. []ALY/RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here