Tersangka Koruptor, Sekjen PAN: Jabatan Taufik di Partai dan DPR Tak Segera Dicopot

Taufik Kurniawan (Istimewa/lintasparlemen.com)

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) belum segera membahas pencopotan jabatan Taufik Kurniawan, sebagai Wakil Ketua DPR RI dan Wakil Ketua Umum DPP PAN, sekaitan status tersangka koruptor yang disematkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PAN Eddy Soeparno menyatakan terlalu dini membicarakan kedua posisi Taufik tersebut. PAN sejauh ini fokus pada persoalan hukum yang menjerat politikusnya itu.

“Kita fokus dahulu ke kasusnya. Kita lihat dahulu perkembangannya seperti apa,” kata Eddy pada Selasa, 30 Oktober 2018.

Pada beberapa kasus korupsi serupa yang menimpa elit, pengurus pusat partai politik (parpol) langsung memecat kadernya yang menjadi tersangka maling uang rakyat.

Namun, Eddy mengatakan Taufik kini belum pasti bersalah seperti yang disangkakan KPK. “Kami mengedepankan asas praduga tak bersalah. Jadi sampai dengan ada ketetapan hukum yang tetap baru kami mengambil sikap terhadap posisi dan kedudukan kader di organisasi,” kata Eddy.

KPK mengumumkan status hukum Taufik Kurniawan sebagai tersangka dugaan suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen pada 2015-2016.


Pimpinan DPR Temui Taufik

Terpisah, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menegaskan pihaknya menunggu pemberitahuan resmi KPK terkait status tersangka Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan. Mengenai statusnya sebagai bagian pimpinan Dewan, menurut Fahri, Taufik masih tetap menjabat sebagai pimpinan DPR.

“Apapun statusnya dia tetap sebagai pimpinan DPR dan tidak gugur oleh status tersangka,” kata Fahri di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 30 Oktober 2018.

Walaupun begitu, Fahri mengatakan pimpinan DPR akan segera melaksanakan rapat atas soal dimaksud. Bersama pimpinan DPR lainnya, Fahri mencoba bertemu terlebih dahulu dengan Taufik. Mereka ingin mendengarkan hal yang disangkakan KPK kepada Taufik.

“Kebetulan beberapa pimpinan sedang bertugas di luar. Pak Fadli sedang acara Parlemen G20 di Argentina. Pak Bambang lagi kunjungan di Lombok, Pak Agus dan Utut tadi katanya ada tetapi belum sempat berkomunikasi,” kata Fahri. []GOOD INDONESIA-RMK/HDN/RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here