Malaysia Jajaki Pengembangan ‘Wakafprenuer’ Rintisan BWI

Imam Nur Azis dan Ridzwan bin Bakar (Foto: Dok. GOOD INDONESIA)

Jakarta – Badan Wakaf Indonesia (BWI) dengan Pusat Wakaf MAIWP (Majlis Agama Islam Wilayah Persekutuan) Malaysia bersiap menjalin kerja sama guna memajukan sektor wakaf di kedua negara serumpun.

Pengurus BWI Imam Nur Azis, M.A. mengemukakan hal tersebut kepada GOOD INDONESIA di Jakarta, Kamis malam, 2 Januari 2020.

“BWI dan Badan Wakaf Malaysia segera mempererat hubungan dan kerja sama. Semangat itu tertuang dalam pertemuan pimpinan Badan Wakaf Malaysia dengan kami baru-baru ini di kantor BWI pusat di Jakarta,” ungkap Imam.

Hadir dalam pertemuan dimaksud, antara lain, Ahli Lembaga Pengarah MAIWP Malaysia Dr. Ridzwan bin Bakar. Mewakili pimpinan BWI, Imam menerima tim Badan Wakaf Malaysia dan membahas rencana program kerja sama yang bakal dikembangkan.

[Baca juga: Fusi Foundation Gelar Kekuatan Dahsyat Wakaf di UI]

Pertemuan itu, menurut Imam lagi, langkah awal kedua lembaga dalam menjajaki kerja sama memajukan perekonomian syariah di masing-masing negara. Kedua belah pihak sepakat bahwa kemajuan perekonomian syariah menyokong kemajuan bangsa.

BWI dan Badan Wakaf Malaysia akan mempelajari keunggulan pengembangan wakaf mitranya, untuk diterapkan di negara masing-masing. Dengan demikian, sektor wakaf khususnya semakin maju di kedua negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Pihak Malaysia sangat tertarik meneliti kemajuan wakafprenuer dan wakaf rumah sakit yang dikembangkan Badan Wakaf Indonesia,” Imam menambahkan.

Ditambahkan, pihak MAIWP Malaysia dalam waktu dekat kembali ke Indonesia untuk mengonkretkan agenda kerja sama yang telah dibahas.

Menurut Imam, dirinya telah menjalin komunikasi awal dengan Ridzwan dalam acara Global Waqf Conference ke-7 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada November lalu.

[Baca juga: Internasional Apresiasi Inovasi Wakaf Generasi Milenial]

Pada kesempatan itu, Imam memaparkan gagasan yang dikembangkan BWI tentang perlunya kalangan pengusaha milenial dilibatkan dalam program wakaf. Usaha penggabungan wakaf dengan entrepreneur ini disebut “wakafprenuer”. []GOOD INDONESIA-RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here