Kejaksaan Agung dan BPK Buka Temuan Awal Skandal Jiwasraya 8 Januari

PT Asuransi Jiwasraya (Foto: alinea.id - GOOD INDONESIA)

Jakarta – Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna menegaskan pihaknya bersama Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam waktu dekat mengeluarkan rilis resmi kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya.

“Tanggal 8 Januari 2020 nanti akan kami sampaikan secara khusus dengan Jaksa Agung. Termasuk akan ada reannouncement, ada beberapa hal yang penting,” kata Agung usai acara Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian di AKN IV 2019 di Jakarta, Senin, 6 Januari 2020.

Agung merinci pemeriksaan kasus di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor asuransi itu tidak terbatas pada laporan keuangan saja, tetapi seluruh aspek perusahaan. Dia menyebut skandal Jiwasraya sangat kompleks.

Kasus Jiwasraya, menurutnya, terkait masalah pidana dan kriminal, serta soal manajemen risiko (risk management). Masalah terakhir ini vital sebab berhubungan dengan pengelolaan keuangan negara.

BPK dalam hal ini telah membuat kebijakan untuk menguatkan manajemen risiko di kementerian dan lembaga lainnya, semisal BUMN –dengan diawali risk assessment.


Jokowi Sebut Butuh Waktu

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan penanganan skandal PT Asuransi Jiwasraya masih berproses. Penanganannya oleh Kementerian BUMN (Kemen-BUMN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

“Nanti dilihat, karena Jiwasraya sekarang ini untuk sisi korporasinya ditangani oleh OJK, Menkeu, oleh Kemen-BUMN,” kata Jokowi di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Kepala Negara memastikan OJK bersama pemerintah menangani persoalan gagal bayar di Jiwasraya. Perampungannya tentu tidak dalam satu-dua hari, melainkan membutuhkan waktu agak panjang.

Soal aspek hukum, Jokowi menyatakan juga sedang berjalan proses penyelidikannya di Kejagung. Beberapa orang telah dicegah bepergian ke luar negeri (cekal).

“Sisi hukum juga sudah ditangani oleh Kejaksaan Agung. Sudah dicegah sepuluh orang agar kebuka semuanya sebetulnya problemnya di mana. Ini juga menyangkut proses yang panjang,” urai Jokowi. []GOOD INDONESIA-HDN


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here