Produksi Samsung Galaxy Z Flip di Korsel Stop Akibat Virus Korona

Petugas khusus mengantipasi menyebaran luas virus korona di Korea Selatan [Foto: itv.com - GOOD INDONESIA]

Seoul – Samsung Electronics, LG Electronics, dan sejumlah perusahaan raksasa lain di Korea Selatan (Korsel) menutup dan menghentikan operasi pabrik dan kantornya akibat beberapa karyawannya positif terinfeksi virus korona.

Tindakan itu dilakukan sebagai antisipasi penyebaran lebih dahsyat virus yang telah merenggut dua ribu orang lain di Cina dan beberapa negara. Termasuk di benua Amerika, Eropa, Australia, dan Afrika.

Media Straitstimes, Senin siang, 24 Februari 2020, memberitakan perusahaan teknologi informasi dan komunikasi terbesar di Korsel tersebut menutup pabrik di Kota Gumi selama akhir pekan lalu. Pabrik dan kantornya kembali dibuka pada Senin sore (24/2/2020).

Selain Samsung dan LG Electronics, Toray Group juga memiliki pabrik di Gumi, sekitar 200 kilometer dari Seoul. Samsung memiliki dua pusat produksi telepon selular pintar (smartphone) di sana.

LG Electronics mengoperasikan pabrik televisi (LG Display) di komplek industri Gumi. Manajemen LG Display menginstruksikan pekerjanya yang bertempat tinggal di daerah Daegu untuk tidak datang ke kantor selama dua minggu. Sementara staf kantor pusat dilarang mengunjungi Daegu tanpa persetujuan manajemen.

Samsung telah mengalihkan lebih setengah produksi telepon selular (ponsel) pintarnya ke Vietnam, tetapi masih memproduksi beberapa model premium di Gumi. Penghentian di pabrik dapat mempengaruhi produksi model high-end Samsung, termasuk Galaxy Z Flip yang dapat dilipat dan Galaxy Fold.

Nilai saham Samsung Electronics di lantai bursa dilaporkan turun sebanyak tiga persen di Seoul, ibu kota Korsel. Sementara nilai tukar won, mata uang Korsel, turun ke level terendah selama enam bulan.

Kasus wabah virus korona di Korsel telah menyerang sekitar 750 orang.

Pusat Pengendalian Penyakit Korsel pada hari yang sama mengonfirmasi 161 orang yang positif terserang virus korona. Korban meninggal dunia tujuh orang. Kota Daegu paling parah terserang wabah mematikan ini.

Virus korona baru, disebut SARS-CoV-2 yang berasal dari Wuhan, Cina, sejauh ini dikabarkan telah membunuh lebih 2.000 orang dan menginfeksi lebih 75.000 orang di seluruh dunia.

Kasus korona telah dikonfirmasi di Amerika Serikat, Eropa, Asia, Timur Tengah, Afrika, dan Australia. []GOOD INDONESIA-RUT


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111678866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here