Jangan Fitnah Satgas Covid-19 DPR

Habiburokhman, Pimpinan Satgas Lawan Covid-19 DPR RI [Foto: Dok. GOOD INDONESIA]

Oleh: Habiburokhman, S.H., M.H.*

Kepada Gabungan Pengusaha (GP) Jamu yang mempersoalkan pembagian jamu oleh Satgas Lawan Covid-19 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) kepada sejumlah rumah sakit, kami perlu sampaikan beberapa hal.

Kami harap mereka jangan fitnah aksi kemanusiaan anggota DPR, seolah mempromosikan obat herbal Cina. Kami bukan korporasi pencari keuntungan seperti kalian.

Kami hanya menolong orang sakit dengan membagikan obat herbal Herbavid19 secara gratis dengan jumlah yang terbatas. Biaya produksi obat herbal tersebut dari kantong pribadi dan kami tidak mengizinkan obat herbal tersebut diperjualbelikan.

Dengan demikian, sama sekali tidak ada ancaman bagi perusahaan-perusahaan yang memasarkan jamu secara komersial alias untuk mencari keuntungan.

Perlu juga dijelaskan bahwa tidak benar jika obat herbal disebut impor dari Cina. Herbavid19 adalah obat herbal yang dibuat di Indonesia dan diproduksi oleh putra-putri Indonesia.

Bahannya 11 jenis; delapan jenis terdapat di Indonesia, tiga impor dari Cina, karena memang tidak ada di Indonesia. Tiga bahan obat tersebut harus digunakan karena mengacu kepada publikasi jurnal ilmiah internasional untuk obati covid-19. Meramu obat herbal itu harus ada dasar ilmiahnya.

Juga tidak benar jika terdapat bahan baku dalam Herbavid19 yang dilarang pemerintah Indonesia. Jika ada, kalian silakan sebut bahan obat apa yang dilarang. Saat ini sedang berproses izin edar di Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Sudah dikonsultasikan, tidak ada bahan baku yang dilarang.

Di tengah pandemi begini, kami berharap jangan ada pengusaha jamu yang hanya berpikir cari keuntungan, tapi kedepankan nilai-nilai kemanusiaan. []GOOD INDONESIA


*Penulis adalah Pimpinan Satgas Lawan Covid-19 DPR RI


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here