Wanita Sopir Truk 8 Anak; Profesional dan Gila Modifikasi

Kamis ini terakhir April. Tidak terlambat membahas sosok perempuan tangguh Indonesia. Sepanjang April merupakan bulan Kartini, tentu. April adalah bulannya wanita emansipasi Indonesia.

Kali ini, GOOD INDONESIA menampilkan profil Syarifah Firdauzi. Dia adalah sosok ibu hebat. Bukan cuma karena seorang ratu keluarga, namun juga bekerja di luar rumah guna menopang kebutuhan ekonomi anak-anaknya.

Hal unik sekaligus langka, wanita ini menekuni pekerjaan tak biasa. Ia seorang sopir bin driver profesional asal Jember, Jawa Timur (Jatim).

Perempuan yang akrab disapa Umik ini belajar mengemudi bertahun lalu. Hobinya memang di bidang otomotif. Awalnya, Syarifah gemar mengemudikan truk sekadar berjalan-jalan sepulang kerja. Sejak 2005, ia memutuskan menekuni pekerjaan sopir truk secara serius.

Sosok Syarifah turut menyemarakkan dunia otomotif tanah air, pasti. Soalnya, ia hanya fokus di belakang setir, ia serius menekuni hobi modifikasi kendaraan. Tentu tetap saja truk.

Tunggangan Mitsubishi Fuso-nya pernah mengikuti ajang Jogja Truck Festival. Salah satu prestasi terbaik yang pernah diraih Umik adalah predikat sopir terbaik, yang membuatnya mendapatkan undangan khusus ke Cina.


Delapan Anak

Setiap hari, Syarifah bertugas mengangkut bahan-bahan tambang dengan truk andalannya. Rutenya seputar Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, dan Jember. Dalam satu hari, dapat mengangkut barang tambang hingga delapan putaran, tergantung kuantitas barang dan pesanan yang harus diantar-jemput.

Kesibukan kerja tak membuat Umik lalai mengurus buah hatinya. Ibu dari delapan orang anak ini selalu menyempatkan diri menyiapkan makanan bagi anak-anaknya sebelum berangkat kerja. Di sela-sela pekerjaan, sang ibu senantiasa menelepon buah hatinya untuk sekadar mengobrol.

Anak-anak Umik tidak pernah minder atas pekerjaan ibu. Mereka justru bangga karena ibunya wanita hebat.

Syarifah benar-benar menikmati kehidupan bersama truk kesayangannya. Pekerjaannya mendatangkan banyak rekan dan sahabat. Berada di tengah lingkungan pria, Umik mengaku mendapat kehormatan. Tak pernah mendapat perlakuan negatif apapun.


Cinta Mati

Syarifah tak cuma mahir mengemudikan truk. Dia memahami seluk-beluk mesin mobil berikut berbagai kendalanya. Umik melakukan pengecekan mesin truk secara keseluruhan sekali dalam sebulan. Meliputi komponen persneling, as roda, rem, oli, dan lainnya.

Pengecekan menyeluruh dilakukan dua minggu sekali saat musim hujan. Kondisi truk pada musim hujan lebih rawan rusak akibat melewati jalan yang licin, berlumpur, dan berbatu.

Truk Mitsubishi Fuso andalan Syarifah dirawat secara teliti sepenuh hati. Umik mengaku truknya pernah ditawar dengan harga tinggi, tetapi Umik berat melepasnya.

“Umik cinta mati jadi sopir truk. Selagi kuat, Ummi akan terus menjadi sopir truk.” tutur Syarifah. []GOOD INDONESIA-RSH


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here