Menyelesaikan Sengketa Bisnis melalui Arbitrase

Ilustrasi: Solusi arbitrase [Grafis: Youtube.com - GOOD INDONESIA]

Arbitrase salah satu dari beberapa metode yang digunakan dalam penyelesaian sengketa. Ia adalah cara penyelesaian suatu sengketa perdata di luar pengadilan umum yang didasarkan perjanjian tertulis para pihak yang bersengketa.

Saat ini, arbitrase berkembang menjadi salah satu metode penyelesaian sengketa yang diminati para pelaku bisnis. Mengapa? Karena karakteristik arbitrase, yakni putusan yang final dan mempunyai kekuatan hukum tetap, fleksibel, dan kerahasiaan telah menjadi solusi tepat dalam menyelesaikan sengketa bisnis.

Penjelasan karakteristik tersebut sebagai berikut:

Pertama, putusan arbitrase bersifat final, mempunyai kekuatan hukum tetap dan mengikat para pihak (final and binding decision). Hal ini berarti putusan arbitrase tidak dapat diajukan banding, kasasi atau peninjauan kembali, sebagaimana pada putusan pengadilan negeri.

Hal tersebut menguntungkan pelaku usaha yang bersengketa. Mereka mendapatkan putusan yang berkekuatan hukum tetap tanpa harus menjalani proses yang panjang (time consuming).

Kedua, fleksibilitas proses arbitrase. Proses beracara di arbitrasi pada dasarnya tunduk pada suatu prinsip kebebasan para pihak (party autonomy). Para pihak bebas menentukan prosedur acara arbitrase yang mereka kehendaki.

Dalam hal ini seputar kesepakatan tempat sidang, proses pemeriksaan saksi atau pemeriksaan. Para pihak juga dapat menentukan hukum yang berlaku.

Ketiga, soal kerahasiaan. Sidang arbitrase itu selalu dilakukan dalam ruang tertutup (close door session). Sidang arbitrase memang tidak diperuntukkan untuk umum. Hanya para pihak yang bersengketa saja yang mengikuti persidangan.

Proses arbitrase tidak boleh diliput oleh media massa dan tidak dibenarkan disiarkan ke publik. Dalam persidangan arbitrase, arbiter akan memastikan setiap orang yang hadir adalah pihak atau kuasanya.

Ilustrasi: Kesepakatan arbitrase [Foto: thestatesman.com – GOOD INDONESIA]


Ad Hoc atau Pakai Badan Khusus

Penyelesaian sengketa melalui arbitrase, berdasarkan sifatnya terbagi dua, yaitu arbitrase yang bersifat sementara (ad-hoc) dan yang dikelola atau melibatkan badan arbitrase.

Beberapa badan arbitrase dimaksud, antara lain International Chamber of Commerce (ICC), Singapore International Arbitration Centre (SIAC), Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI), Hong Kong International Arbitration Centre (HKIAC), Kuala Lumpur Regional Centre for Arbitration (KLRCA).

Arbitrase ad-hoc jelas merupakan penyelesaian sengketa tanpa pengelolaan oleh sebuah badan arbitrase. Para pihak merancang sendiri peraturan dan prosedur yang diterapkan. Jika tidak, menggunakan peraturan dan prosedur yang sengaja dibentuk untuk tujuan arbitrase ad-hoc, seperti United Nations Commission of International Trade Law Arbitration Rules (UNCITRAL Rules) atau UU Arbitrase.

Tentu terdapat kelebihan dan kekurangan atas pilihan tersebut. Apa itu?

Dalam arbitrase ad-hoc, para pihak mempunyai keuntungan dengan tidak membayar biaya arbitrase melalui badan arbitrase, melainkan para pihak dapat langsung membayar biaya arbitrase kepada arbiter yang mereka tunjuk.

Selain itu, arbitrase ad-hoc lebih fleksibel karena para pihak dapat merancang sendiri prosedur acara yang mereka kehendaki. Oleh karena itu, arbitrase ad-hoc cocok digunakan pada sengketa yang melibatkan suatu negara sebagai pihak. Dalam hal ini para pihak menentukan prosedur arbitrase tanpa terikat peraturan suatu badan arbitrase.

Sedangkan keuntungan penyelesaian sengketa melalui badan arbitrase adalah adanya pengelolaan dan pengawasan. Misalnya, badan arbitrase memastikan arbiter akan ditunjuk tepat pada waktunya dan proses arbitrase berjalan sesuai peraturan dan prosedur badan arbitrase tersebut.

Dari sudut pandang arbiter, arbitrase yang dikelola oleh badan arbitrase akan memberikan banyak keuntungan, seperti arbiter tidak harus berurusan dengan uang secara langsung dengan para pihak. Nama besar badan arbitrase juga membuat pihak yang kalah akan cenderung menghormati putusan. []GOOD INDONESIA-RMK


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here