Kejaksaan Agung Limpahkan Berkas Tahap Dua Joko Hartono Tirto ke Kejari Jakpus

Joko Hartono Tirto (kanan) [Foto: klikampera.com - GOOD INDONESIA]

Tersangka koruptor pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) Joko Hartono Tirto (JHT) dan berkas perkaranya telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus).

Tim jaksa penyidik Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) telah merampungkan tugasnya untuk perkara tahap kedua skandal korupsi Jiwasraya.

“Penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti ke Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat sebagai locus delictie terjadinya tindak pidana yang disangkakan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono melalui siaran persnya, Kamis, 21 Mei 2020.

Dijelaskan, berkas perkara atas nama JHT merupakan bagian terakhir penyidikan gelombang pertama.

Pelimpahan berkas perkara tahap II tersangka JHT ke JPU dilaksanakan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung, tempat tersangka ditahan.

Selanjutnya JHT dikembalikan ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari terhitung 20 Mei 2020 – 8 Juni 2020.

JHT adalah Direktur PT Maxima Integra dalam kasus korupsi Jiwasraya. Dia adalah anak buah Heru Hidayat, komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) yang juga tersangka pada kasus yang sama.

Kejaksaan Agung mencatat JHT-lah pelaksana pemutaran saham. Dia “menggoreng” saham harga tinggi kemudian dibeli Jiwasraya.

Terdapat lima saham yang digunakan dalam tindak yang merugikan negara, yakni di antaranya TRAM, SMRU (PT SMR Utama Tbk), IIKP (PT Inti Agri Resources Tbk), dan LCGP (PT Eureka Prima Jakarta Tbk). []GOOD INDONESIA-RMK


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here