Novel Baswedan Prihatin, Kawanan BuzzeRp Persekusi Bintang Emon

Bintang Emon di video kritiknya soal kasus Novel Baswedan [Foto: headtopics.com - GOOD INDONESIA]

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan, korban kasus penyiraman air keras yang hingga tiga tahun berlalu belum terungkap dalangnya, prihatian atas persekusi yang dialami komika Bintang Emon.

Serangan di media sosial yang diduga dilakukan gerombolan buzzer –lebih sering disebut buzzeRp– terjadi pasca Bintang mengkritik tuntutan satu tahun penjara Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada dua oknum polisi terdakwa penyerang Novel.

“Saya prihatin karena Bintang Emon seorang anak muda yang menyampaikan kritik sosial, menyuarakan kritik adanya suatu ketidakadilan atas suatu proses hukum yang dilakukan terhadap pelaku penyerangan atas diri saya,” kata Novel melalui akun @novelbaswedanofficial di Instagram, Selasa, 16 Juni 2020.

Menurut penyidik KPK yang berasal dari unsur kepolisian itu, tindakan persekusi terhadap komika Bintang sungguh keterlaluan. Novel menyebutkan sama keterlaluannya dengan tuntutan setahun JPU kepada dua terdakwa penyerangnya.

“Proses itu tampak sekali keterlaluan, tampak sekali mempertontonkan wajah hukum yang buruk dan lucu. Sehingga saya melihat kritik sosial itu sudah pada tempatnya,” lanjut Novel.

Penyidik senior tersebut lalu mendoakan Bintang. Dia berharap Bintang tegar menghadapi perilaku kawanan buzzeRp yang cenderung brutal.

“Saya berharap Bintang Emon kuat dan semakin matang, dicintai masyarakat. Dan pelaku sadar bahwa yang dilakukan ada keburukan dan berhenti membela orang yang zalim,” tegas Novel, yang mata kirinya cacat permanen akibat penyiraman air keras.

Tak lama setelah Bintang menayangkan video kritiknya kepada JPU kasus penyiraman air keras kepada Novel, para “serdadu media sosial bayaran” menyerang dengan memainkan isu narkoba. Bintang dituding mengonsumsi sabu.

Sebelumnya kritis sosialnya seputar penegakan hukum kasus kekerasan terhadap Novel, Bintang membuat seri video DPO (Dewan Perwakilan Omel-omel) sehubungan pandemi covis-19. Dia terakhir membahas para pelaku penimbun masker.

Bintang Emon masih menyampaikan kritikan dengan nuansa komedi dalam videonya. Dia menyerang oknum yang menimbun masker demi mendapat keuntungan besar.

Jebolan terbaik Stand Up Comedy Academy 3 itu berharap para penimbun masker tidak melanjutkan perbuatan tidak etisnya. Bintang menyumpahi pelaku nanti tidak dikubur oleh warga.

“Dimohon turunin harga, lu bilang ‘nggak ah males‘, gue sumpahin pas lu meninggal tukang gali kuburnya juga males. Gali satu lubang doang panjang ke dalam, biar dikubur berdiri kayak pondasi lu. Syukurin, belum ditanya malaikat udah pegel, lu,” cerocos komika Bintang Emon. []GOOD INDONESIA-RMK


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here