Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2020 Diprotes, Ancam Kebebasan Pers

Jurnalis mewawancarai narasumber [Foto: Ridwan Ewako - GOOD INDONESIA]

Komite Keselamatan Jurnalis mendesak Mahkamah Agung (MA) mencabut Peraturan MA Nomor 5 Tahun 2020 tentang Protokol Persidangan dan Keamanan dalam Lingkungan Pengadilan.

Peraturan MA atau Perma itu dinilai membatasi kalangan jurnalis dalam menjalankan tugasnya. Pimpinan MA tak menginginkan adanya transparansi atas kerja jajarannya.

Perwakilan Komite Keselamatan Jurnalis Ade Wahyudin mengatakan, Perma tersebut dianggap membatasi kerja jurnalistik.

“Kami meminta Mahkamah Agung untuk tidak terus membuat ketentuan yang bisa membatasi jurnalis bekerja karena itu sama saja dengan menghambat kebebasan pers,” kata Ade Wahyudin, perwakilan Komite Keselamatan Jurnalis, dia keterangan tertulis, Rabu, 6 Januari 2021.

Diungkapkan, amanat Perma dimaksud sudah diterapkan di lapangan. Nyata, penerapannya menyebabkan aktivitas wartawan dalam mengumpulkan bahan berita terbatasi.

[Baca juga: Komunitas Pers: Maklumat Kapolri Soal FPI Labrak Pasal 28F UUD 1945]

“Ketua Pengadilan Negeri Kelas 1 Palembang Bombongan Silaban yang memimpin jalannya persidangan kasus narkotika hanya memberikan kesempatan para jurnalis untuk mengambil foto dan video selama 10 menit sebelum sidang. Selanjutnya para jurnalispun tak diperkenankan lagi mengambil gambar dan video saat persidangan berlangsung,” papar Ade.

Komite Keselamatan Jurnalis, menurut Ade, dapat memahami MA bermaksud menciptakan ketertiban dan menjaga kewibawaan pengadilan. Namun, hal itu jangan sampai membuat hak wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik hilang.

“Hak untuk mendapatkan informasi itu ditetapkan oleh regulasi yang derajatnya lebih tinggi dari peraturan Mahkamah Agung, yaitu Undang Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” jelas Ade.

Ditegaskan pula bahwa ancaman pidana terhadap tindakan mengambil gambar dan merekam tanpa seizin hakim sebagai penghinaan terhadap pengadilan, menambah daftar panjang kasus kriminalisasi terhadap jurnalis. []GOOD INDONESIA-RMK

Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV

INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here