Partai Keadilan Sejahtera – GOOD INDONESIA https://www.goodindonesia.com Indonesia's Latest Reference News Agency Wed, 13 May 2020 17:57:29 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8.13 https://i2.wp.com/www.goodindonesia.com/wp-content/uploads/2020/02/cropped-Logo-GI-512-x-512.png?fit=32%2C32&ssl=1 Partai Keadilan Sejahtera – GOOD INDONESIA https://www.goodindonesia.com 32 32 132971655 NETTY PRASETIYANI; ‘Local Hero’ AS di Senayan https://www.goodindonesia.com/2020/05/05/netty-prasetiyani-local-hero-di-senayan.html https://www.goodindonesia.com/2020/05/05/netty-prasetiyani-local-hero-di-senayan.html#comments Tue, 05 May 2020 12:30:59 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=10350 Salah satu pernyataan Netty Prasetiyani –ketika itu mendampingi Ahmad Heryawan sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar)– di hadapan umum yang sangat bernas adalah di lapangan Kawali, alun-alun Kabupaten Ciamis, Jabar (12/2/2013). Saat itu, aktivis pemberdayaan kaum perempuan ini, secara lantang berucap akan menyiapkan sendiri peti mati bagi suaminya bila melakukan tindak korupsi. Penegasan ini kontan dikutip […]

The post NETTY PRASETIYANI; ‘Local Hero’ AS di Senayan appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Salah satu pernyataan Netty Prasetiyani –ketika itu mendampingi Ahmad Heryawan sebagai Gubernur Jawa Barat (Jabar)– di hadapan umum yang sangat bernas adalah di lapangan Kawali, alun-alun Kabupaten Ciamis, Jabar (12/2/2013).

Saat itu, aktivis pemberdayaan kaum perempuan ini, secara lantang berucap akan menyiapkan sendiri peti mati bagi suaminya bila melakukan tindak korupsi. Penegasan ini kontan dikutip ramai media massa nasional dan lokal.

“Saya tidak akan membukakan pintu (rumah) bila Kang Aher pulang dengan (harta) hasil korupsi,” Netty menegaskan sikapnya. Sambungnya, “Saya hanya berharap suami saya tak melakukan kebijakan yang salah, menggulirkan program pembangunan yang keliru dengan tindakan korupsi, karena ini berdampak luar biasa pada anak-anak saya ketika mereka membangun masa depannya.”

Pernyataan tandas di hadapan sekitar 2.000 warga Ciamis tersebut menunjukkan visi dan kapasitas alumnus Universitas Indonesia (UI) ini. Dia berdiri di panggung bukan semata-mata karena berperan sebagai pendamping seorang gubernur. Namun, Netty memang memiliki kemampuan membangun panggungnya sendiri.

Tengoklah kiprahnya menjalankan tugas memimpin beberapa lembaga, sebagai ketua Tim Penggerak PKK Jabar, misalnya. Melalui PKK, dia terus dihantui oleh mimpinya. Keempat mimpi dimaksud menyangkut nasib kaum perempuan dan anak-anak Jabar, bidang yang terus diperjuangkannya.

Pertama, Netty menghendaki tidak seorangpun perempuan Jabar yang melahirkan tanpa tenaga kesehatan. Kedua, tak seorangpun bayi yang tanpa memperoleh lima imunisasi dasar.

Ketiga, terejawantahkannya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk mencegah berkembangnya penyakit infeksi. Keempat, terhamparnya kondisi bagi penyiapan generasi di Jabar menjadi pemimpin masa depan. Inilah hantu mimpi sekaligus cita-cita Netty.

Sejak di bangku SMA Negeri 14 Jakarta, Netty remaja telah terbiasa terlibat berbagai kegiatan organisasi. Hal ini berlanjut hingga kuliah, dan sampai sekarang. Putri pasangan tentara-guru ini tenggelam dalam aktivitas sosial. Nilai-nilai kedisiplinan yang ditanamkan kedua orang tuanya membawa Netty mampu mengemban seabrek target perjuangan sosial yang digelutinya.

Perpustakaan Nasional mengganjar wanita kelahiran 15 Oktober 1969 ini dengan penghargaan Nugra Jasa Darma Pustaloka pada 2011. Dia dinilai berjasa membangun budaya gemar membaca di Jabar.

Netty Prasetiyani menyampaikan sambutan [Foto: Dok. GOOD INDONESIA]

Sementara Kedutaan Besar Amerika Serikat menobatkan Netty sebagai Local Hero (Pahlawan Lokal) sebab berjasa memerangi praktik perdagangan manusia (human trafficking). Apresiasi ini diterimanya pada Januari 2013.

Sebagai ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat, Netty memang berhadapan dengan tanggung jawab berat menekan angka kasus perdagangan manusia. Peran ini cukup berhasil sebab kejahatan kemanusiaan ini tahun demi tahun berkurang di Jabar.

Netty pun berhasil menempuh jenjang pendidikan tertinggi. Ia diwisuda sebagai doktor Ilmu Pemerintahan, Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, pada 5 Mei 2015. Judul disertasinya: “Evaluasi Kebijakan Pemerintah ke Pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan (Studi Kasus Penempatan Tenaga Kerja Indonesia di Korea Selatan)”.

Kesibukan menjalan tanggung jawab sebagai istri gubernur tak membuat peran Netty sebagai ibu atas enam putra-putrinya terabaikan. Setidaknya hal ini tercermin pada keberhasilan anak-anaknya menjalani tahap demi tahap pendidikan formalnya. Keenam anaknya itu: Khobab, Salman, Khodijah, Abdulhalim, Shofia, dan Abdulhadi.

Kunci dalam pendidikan mereka, bagi Netty, adalah keteladanan. Inilah komitmen yang dibangun Netty bersama Aher. Mereka mewajibkan diri masing-masing guna menghadiRkan teladan yang baik.

Selain ini, Netty tetap senantiasa menjalin komunikasi dengan buah hatinya, dalam kondisi sibuk sekalipun. Komunikasi dimaksud dibangun dalam iklim demokrasi. Begitu pun Sang Ayah. Kehidupan keluarga dipupuk, dikawal, dan dibangun bersama sebagai ibu-ayah maupun istri-suami.

Atas visi, komitmen, dan strategi tersebut, pasangan Aher-Netty juga patut menjadi teladan warga Jabar yang dipimpinnya. Aher-Netty siap menjadi teladan dalam mewujudkan keluarga, menjadikan “rumahku (baca: keluargaku) adalah surgaku”.


Wakil Rakyat

Tak lama usai Aher merampungkan tugas sebagai Gubernur Jawa Barat dua periode, Netty tetap sibuk melanjutkan pengabdian mengurus rakyat. Bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar VIII, yakni Kota/Kabupaten Cirebon dan Indramayu pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Netty menuju Senayan, Jakarta.

Usia dilantik sebagai sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024, Netty kepada jurnalis menegaskan dirinya siap mengawal persoalan kesehatan dan ketenagakerjaan, khususnya. Bidang Komisi IX ini memang salah dua di antara beberapa bidang sosial-kemasyarakatan yang digelutinya.

Rapat di DPR RI, Senayan, Jakarta [Foto: fraksi.pks.id – GOOD INDONESIA]

“Ini tugas penting karena kependudukan menjadi tantangan terbesar dalam pengelolaan sumber daya manusia di negara kita. Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh kualitas SDM-nya,” ujarnya.

Soal permasalahan buruh, Netty sepenuhnya sadar bahwa ia menghadapi tantangan berat, khususnya menyangkut kesejahteraan. Sejumlah pekerjaan berat di hadapan mata dalam kerangka mewujudkan atau meningkatkan kesejahteraan kaum pekerja, termasuk mereka yang berjuang di luar negeri sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Masalah tak kalah peliknya, yakni soal kesehatan. Selain seputar derajat kesejahteraan masyarakat, adalah sengkarut Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Ketika kita berbicara masalah kesehatan, masyarakat banyak mengeluh soal kenaikan iuran BPJS yang cukup melilit masyarakat. Sementara itu kualitas pelayanan BPJS bolong di sana-sini. Sering kita dengar tidak kamar buat pasien, dan sebagainya,” ungkap Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini, semangat.

Ada keyakinan mampu memberi sumbangsih pengabdian terbaik buat rakyat. Termasuk di antara tantangan mewakili kepentingan rakyat menghadapi dampak pandemi covid-19 dan persoalan kesehatan dahsyat lainnya ke depan.

Benang kusut pemerintah menghadapi pandemi akibat penularan virus korona harus menjadi pelajaran. Ke depan, perlu sistem mekanisme pencegahan dan penanggulangan wabah maupun pandemi.

“Nyawa satu orang warga tak ternilai. Berapa nilai nyawa puluhan, ratusan, dan terlebih ribuan? Jangan sampai seorangpun warga menjadi korban atas ketidakmampuan pemerintah menangani satu kasus wabah maupun pandemi,” tandas perempuan berjilbab dan berkacamata ini.


DATA PRIBADI

Nama: Netty Prasetiyani
Tempat lahir: Jakarta
Tanggal lahir: 15 Oktober 1969
Agama: Islam
Suami: Ahmad Heryawan

Pendidikan:
SMP Negeri 20 Jakarta
SMA negeri 14 Jakarta
S1: Bahasa Inggris, STBA LIA Jakarta
S2: Kajian Wanita, Universitas Indonesia
S3: Ilmu Pemerintahan, Universitas Padjadjaran

Riwayat Pekerjaan:
Kepala Sekolah TKIT (Taman Kanak-kanak Islam Terpadu) Darul Falah, Bekasi (1998-2001)
Konsultan Pendidikan di Perguruan Islam Madina (2005-2007)

Riwayat Organisasi:
Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat (2008-2018)
Ketua Dekranasda Jawa Barat (2008-2018)
Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat (2010-2018)
Ketua Ikatan Bank Mata Jawa Barat (2009-2017)
Pembina Yayasan Bordir Jawa Barat (2010-sekarang, 2019)
Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi (2008-2018)
Penasihat BKOW Jawa Barat (2008-2018)
Dewan Pertimbangan FKPPI (2015-sekarang, 2019)
Dewan Pakar Kaukus Perempuan Politik Indonesia (2016-2021)
Penasihat Ikatan Perancang Busana Muslim (2008-sekarang, 2019)
Ketua II Pengurus Pusat Wanita PUI (Persatuan Umat Islam)

Penghargaan:
Manggala Karya Kencana, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat (2010), dari Kepala BKKBN
Nugra Jasa Darma Pustaloka, sebagai Bunda Literasi Jawa Barat (2011), dari Kepala Perpusnas
Satya Lencana Kebaktian Sosial, sebagai Ketua P2TP2A Jawa Barat (2013), dari Presiden RI
Bhakti Koperasi, sebagai Ketua Dekranasda Jawa Barat (2017), dari Menteri Koperasi
Tokoh Peduli Perlindungan Anak, sebagai Ketua P2TP2A Jawa Barat (2016), dari KPAI
Tokoh Perempuan Inspiratif, sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Barat (2015), dari KNPI Jawa Barat
Tokoh Berinovasi & Berprestasi, sebagai Ketua P2TP2A Jawa Barat (2017), dari RMOL Jawa Barat
Local Hero, sebagai Ketua P2TP2A Jawa Barat (2013), dari Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS)
Woman Creative Leaders, sebagai Ketua P2TP2A Jawa Barat, dari Sindo Weekly. []GOOD INDONESIA-RE


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]]

The post NETTY PRASETIYANI; ‘Local Hero’ AS di Senayan appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2020/05/05/netty-prasetiyani-local-hero-di-senayan.html/feed 1 10350
Ditinggal, Demiz Hormati Keputusan Politik PKS https://www.goodindonesia.com/2017/12/27/ditinggal-demiz-hormati-keputusan-politik-pks.html https://www.goodindonesia.com/2017/12/27/ditinggal-demiz-hormati-keputusan-politik-pks.html#respond Wed, 27 Dec 2017 14:51:22 +0000 http://pemiluupdate.com/?p=3153 Rekan-rekan PKS telah banyak mewarnai saya dengan integritas nilai-nilai yang Islami.

The post Ditinggal, Demiz Hormati Keputusan Politik PKS appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Kota Bandung – Nasib Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) selaku calon gubernur pada Pilkada 2018 hingga kini belum jelas. Terlebih pasca PKS meninggalkan paket Demiz-Ahmad Syaikhu sebagai calon gubernur (cagub)-wakil gubernur (cawagub) Jawa Barat 2018-2023, yang dibangun bersama Partai Demokrat.

Bertempat di Kantor DPP PKS di Jakarta Selatan pada Rabu sore, 27 Desember 2017, elite PKS bersama Gerindra dan PAN mengumumkan secara resmi duet yang diusungnya.

Koalisi reuni ini resmi mengusung paket Mayjen TNI (Purn.) Sudrajat, mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, sebagai cagub, yang disodorkan Partai Gerindra. Wakilnya tetap yakni Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, politisi PKS.

Tak lama setelah pengumuman tersebut, Demiz melansir pernyataan sikap. Budayawan ini menegaskan dirinya menanggapi santai keputusan PKS. Menurut Demiz, keputusan parpol semacam itu sebagai sesuatu yang lazim di arena politik.

Berikut pernyataan lengkap Demiz melalui akun resmi Instagram-nya @deddy_mizwar:

Menyikapi perkembangan politik terkini terkait keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memutuskan berkoalisi untuk mengusung pasangan Mayjen (Purn.) Sudrajat-Ahmad Syaikhu sebagai pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jawa Barat; saya sangat menghormati keputusan politik tersebut, dan hal tersebut adalah suatu dinamika yang biasa dalam politik.

Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa PKS sebelumnya telah bersepakat mengusung saya dan Ahmad Syaikhu sebagai calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur Jabar, maka dengan keputusan terbaru dari PKS tersebut, maka koalisi yang kami bangun dengan PKS untuk pilkada Jabar dengan demikian harus berakhir.

Untuk diketahui bersama, bahwa pada awalnya Gerindra dan PKS bersepakat untuk mengusung saya sebagai calon Gubernur Jawa Barat. Pada perkembangan berikutnya, Gerindra berpisah, dan kemudian terbentuk koalisi zaman now di mana PKS tetap konsisten mengusung saya bersama dengan Demokrat dan PAN. Dan sekarang, PKS kembali reuni dengan Gerindra untuk berkoalisi bersama dengan mengusung calon Gubernur pilihan mereka sendiri.

[Baca juga: Ahmad Syaikhu: Demiz Tidak Tahu Prosedur Urus KTA Gerindra]

Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin, selama kesepakatan koalisi sebelumnya itu, komunikasi dan kerja sama dengan PKS senantiasa berjalan sangat baik. Demikian juga setelah adanya pengumuman dari PKS terkait koalisi barunya dengan Gerindra, saya tetap bersilaturahmi dan komunikasi dengan baik dengan pihak-pihak terkait.

Akhir kata, salam hormat saya untuk seluruh jajaran pengurus dan kader PKS yang selama ini telah membersama saya dalam perjalanan menuju Pilkada Jabar 2018 ini; rekan-rekan PKS telah banyak mewarnai saya dengan integritas nilai-nilai yang Islami. Semoga Allah SWT merahmati kita semua, dan kami berdoa agar Pilkada Jabar 2018 ini akan berlangsung dengan aman, tertib, dan damai. []BIH


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: [email protected]]

The post Ditinggal, Demiz Hormati Keputusan Politik PKS appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2017/12/27/ditinggal-demiz-hormati-keputusan-politik-pks.html/feed 0 3153
Sudirman Said Resmi Jadi Cagub Jateng, Diusung Tiga Parpol https://www.goodindonesia.com/2017/12/27/sudirman-said-resmi-jadi-cagub-jateng-diusung-tiga-parpol.html https://www.goodindonesia.com/2017/12/27/sudirman-said-resmi-jadi-cagub-jateng-diusung-tiga-parpol.html#respond Wed, 27 Dec 2017 14:28:22 +0000 http://pemiluupdate.com/?p=3162 Semua cagub yang diumumkan sudah memiliki pasangan, kecuali Sudirman.

The post Sudirman Said Resmi Jadi Cagub Jateng, Diusung Tiga Parpol appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya resmi juga mengusung Sudirman Said sebagai calon gubernur (cagub) yang akan diusung pada Pilkada Jawa Tengah 2018.

Pengumuman rekomendasi PKS kepada Sudirman disampaikan Presiden PKS Sohibul Iman di Kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu, 27 Desember 2017.

Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subiyanto, Rachmawati Soekarnoputri, dan sejumlah petinggi PKS dan Gerindra hadir dalam penyampaian usungan tersebut.

Dengan dukungan resmi PKS berarti terdapat tiga partai yang mengusung Sudirman –yang kali pertama disodorkan Partai Gerindra. Total kursinya di DPRD Jawa Tengah (Jateng) 29, yakni Gerindra 11, PAN delapan, dan PKS 10. Kursi yang dibutuhkan untuk ikut kontestasi Pilgub Jateng 2018 minimal 20.

Pengumuman keputusan koalisi Gerindra, PKS, dan PAN tersebut bersamaan dengan penyampaian cagub-calon wakil gubernur (cawagub) yang diusung PKS di empat provinsi lain. Cagub-Cawagub Kalimantan Timur yakni Isran Noor-Hadi Mulyadi, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Jawa Barat), Edy Rahmayadi-Rajeksyah (Sumatera Utara), dan Muhammad Kasuba-Majid Husen (Maluku Utara).

Semua cagub yang diumumkan sudah memiliki pasangan, kecuali Sudirman. Diapun diminta bergerilya untuk mencari calon pendampingnya.

“Pak Dirman (Sudirman) sekarang masih sendiri. Nanti segera mencari wakilnya,” kata Sohibul.


Cari Pendamping

Usai acara pengumuman pasangan kandidat cagub-cawagub di beberapa provinsi itu, Sudirman kepada pers menyampaikan bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak guna menjajaki sosok pendampingnya. Dengan usungan resmi tiga parpol, mantan menteri ini mengaku komunikasi makin intensif digelarnya.

“Saya sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah kandidat. Ada nama Gus Yusuf, Bu Rustri, Gus Yasin, dan sejumlah nama lainnya. Insya Allah minggu pertama Januari 2018, nama cawagub akan diumumkan,” kata Sudirman.

Terkait dukungan PKS, Sudirman mengatakan dirinya mendapatkan suntikan kekuatan dalam menghadapi Pilgub Jateng.

“Apa yang diperintah DPP akan diikuti oleh kader-kader di bawah tanpa banyak protes dan tanya. Hari ini saya mendapat tambahan modal yang sangat besar untuk memenangkan hati masyarakat Jateng, sehingga cita-cita ‘Mbangun Jateng, Mukti Bareng’ bisa diwujudkan,” kata Sudirman. []Madi Cakra


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: [email protected]]

The post Sudirman Said Resmi Jadi Cagub Jateng, Diusung Tiga Parpol appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2017/12/27/sudirman-said-resmi-jadi-cagub-jateng-diusung-tiga-parpol.html/feed 0 3162
Menakar Peluang PKS di Pilgub Lampung 2018 https://www.goodindonesia.com/2017/08/30/menakar-peluang-pks-di-pilgub-lampung-2018.html https://www.goodindonesia.com/2017/08/30/menakar-peluang-pks-di-pilgub-lampung-2018.html#respond Wed, 30 Aug 2017 14:27:14 +0000 http://pemiluupdate.com/?p=1481 Apapun pilihan PKS sangat dipengaruhi bagaimana hasil bacaan para pemegang kebijakan di PKS.

The post Menakar Peluang PKS di Pilgub Lampung 2018 appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Kondisi politik untuk pemilu kepala daerah Lampung 2018 mulai menghangat. Saat ini, beberapa partai sedang menjajaki arah koalisi. PDI-P, sebagai partai pemilik 17 kursi di DPRD Lampung menjadi daya tarik tersendiri bagi bakal calon gubernur yang ingin mencari dukungan dari partai politik. Dengan 17 kursi, hanya PDI-P yang memenuhi prasyarat dukungan tanpa koalisi. 

Kekuatan lainnya yaitu partai gubernur incumbent yaitu Partai Demokrat, meskipun memerlukan koalisi karena membutuhkan 7 kursi lagi untuk bisa mengusung, nampaknya magnet incumbent cukup menarik untuk partai-partai menjadi mitra koalisinya.

Mencermati konsolidasi partai-partai politik beberapa waktu terakhir di mana adanya pergantian ketua partai di Partai Golkar dan PAN mengindikasikan adanya konsolidasi di tingkat elite untuk mengusung kembali incumbent sebagai gubernur.

Sedangkan partai-partai lain seperti PKS, Gerindra, PPP, PKB, Hanura nampaknya akan mendukung dua kekuatan partai di atas atau pilihannya membuat koalisi baru. Jika pun terbentuk koalisi baru kemungkinan terdapat lebih dari 3 pasangan calon nampaknya cukup kecil.

Bagaimanakah peluang PKS di Pilkada 2018 ini? Menarik untuk dicermati, PKS Lampung nampaknya punya tugas berat memunculkan sosok kadernya di eksekutif karena sampai saat ini tidak ada satupun kadernya di Lampung yang muncul sebagai pejabat eksekutif baik di kota/kabupaten maupun di provinsi.

Partai yang berbasis kader ini sebenarnya tidak diragukan oleh lawan-lawan politiknya di kontestasi pemilu. Konsolidasi kader yang solid menjadi modal bagi PKS di setiap pemilu.

Berdasarkan konstelasi politik pada 2014 lalu. PKS Lampung menempati posisi kelima dari 15 partai yang ikut serta dalam Pemilu Legislatif untuk duduk di DPRD Lampung. Partai Bulan sabit ini berhasil meraih 391.226 suara, dan meraih 8 kursi di tengah badai Kasus Impor sapi sebelum pemilu 2014. Kondisi ini justru meningkat dibandingkan pemilu 2009, di mana PKS memperoleh 302.835 suara. Saat itu, PKS berhasil mendapatkan tujuh Kursi DPRD.

Saat ini, dari hasil jaring Internal PKS, beredar banyak nama yang masuk dalam radar Dewan Pimpinan Pusat maupun Dewan Pimpinan Wilayah PKS, di antaranya adalah Gubernur Incumbent, Ridho Ficardo, Walikota Bandar Lampung, Herman HN, Bupati Lampung Tengah, Mustofa, hingga Anggota DPR RI Al Muzammil Yusuf.

Terlepas dari mekanisme penjaringan internal maupun spekulasi yang berkembang, penulis menilai peluang PKS dalam Pilkada Lampung 2018 mendapatkan perhatian bagi para pelaku politik lainnya maupun partai politik lainnya khusus tampilnya beberapa kader internal PKS yang dimunculkan di pilkada Gubernur Lampung 2018 – 2023 ini.

Ada beberapa hal utama yang mestinya dijadikan hal yang serius untuk menguatkan positioning PKS Lampung dalam Pilkada 2018. Pertama, kekuatan dan soliditas basis massa internal partai yang sudah diakui selama ini, hal ini juga tercatat perkembangan suara pemilih PKS Lampung sejak 2004, 2009 hingga 2014 untuk dijadikan modal dasar pemenangan pemilu gubernur.

Kedua, PKS harus mampu memberikan efek kejut, khususnya terkait calon yang berasal dari internal partai. Jika calon yang dimunculkan tidak mudah dijual dan tidak memiliki efek kejut maka pilihan untuk bergabung dengan incumbent ataupun calon yang bermodal elektabilitas besar saat ini adalah pilihan terbaik.

PKS adalah salah satu partai pengusung incumbent. PKS juga menjadi motor pemenangan bagi incumbent pada waktu itu. Pilihan PKS untuk kembali mengusung incumbent tetap terbuka lebar. Persoalannya adalah untuk menjadikan kader internal menjadi pendamping incumbent nampaknya peluangnya kecil.

Konsolidasi incumbent kepada beberapa partai lain tidak menjadikan posisi PKS punya cukup kekuatan untuk menegosiasi calon wakil gubernur. Kecenderungan incumbent untuk kembali memilih calon wakil berlatar belakang birokrat juga lebih dia sukai untuk mem-backup kerja-kerja beliau.

Seiring perjalanan, nampaknya harapan di tingkat kader PKS terhadap kinerja dan dampak program incumbent tidak sepenuhnya terpenuhi. Sehingga wajar jika secara internal muncul usulan nama-nama lain yang beredar untuk menggantikan posisi gubernur saat ini.

Walikota Bandar Lampung Herman HN dan Bupati Lampung Tengah Mustofa nampaknya menjadi calon pilihan alternatif yang populer selain incumbent. Melihat kinerja mereka berdua selama menjabat dinilai cukup memberikan efek perubahan dan dinilai cukup berhasil.

Herman HN tercatat sebagai kader PDIP dan perahu PDIP menjadi pilihan pertama untuk beliau mendapatkan rekomendasi, namun tetap tidak ada jaminan rekomendasi PDIP ke beliau seperti halnya kejadian pada pemilu gubernur sebelumnya. 

Sedangkan Mustofa sebagai Ketua Wilayah Lampung Partai Nasdem nampaknya lebih punya kemungkinan untuk mendapatkan rekomendasi Pimpinan Pusat Nasdem. Itupun tetap tak cukup, karena jika koalisi, Nasdem dan PKS tetap membutuhkan kursi tambahan.

Ilustrasi: Ada semangat membangun koalisi permanen antara Partai Gerindra dan PKS (Istimewa/kompasiana.com)

Bagi PKS saat ini, berkoalisi dengan PDIP dan Nasdem akan lebih punya kekuatan negosiasi untuk menawarkan wakil. Walaupun akan menjadi negosiasi yang alot karena sangat tergantung kepada sosok dan kontribusi apa yang dapat ditawarkan oleh PKS.

Peluang yang lain adalah berkoalisinya PKS dan Gerindra. PKS dan Gerindra yang berkoalisi di tingkat pusat menjadi peluang terbesar untuk dapat berkoalisi di Pilgub Lampung 2018 dengan memunculkan bandul baru selain PDIP dan Partai Demokrat. Koalisi ini paling berpeluang untuk memunculkan kader Internal PKS muncul sebagai calon Gubernur atau wakil Gubernur.

Koalisi ini akan menjadi kuat jika memunculkan sosok calon yang memiliki efek kejut dengan kapasitas dan modal yang dimiliki serta nilai jual sehingga mudah dikampanyekan ke masyarakat. Melawan incumbent di Pilgub Lampung 2018 adalah sesuatu yang cukup sulit berkaca dari pilkada di tahun 2014.

Apapun pilihan PKS sangat dipengaruhi bagaimana hasil bacaan para pemegang kebijakan di PKS. Tapi tak salah kiranya kita berharap PKS tidak hanya fokus dengan politik transaksional. Pembangunan mekanisme politik juga dibangun atas perbincangan serius dengan melakukan transaksi gagasan dan kesamaan program sehingga cita-cita pemerintahan yang bersih, kuat dan demokratis dapat terwujud dengan baik. ()


Penulis: Handrie Kurniawan
Alumni Magister Ilmu Pemerintahan UNILA


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: [email protected]]

The post Menakar Peluang PKS di Pilgub Lampung 2018 appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2017/08/30/menakar-peluang-pks-di-pilgub-lampung-2018.html/feed 0 1481
Koalisi Gerindra-PKS Target Menangi 11 Pilkada se-Jawa Barat https://www.goodindonesia.com/2017/08/20/koalisi-gerindra-pks-target-menangi-11-pilkada-se-jawa-barat.html https://www.goodindonesia.com/2017/08/20/koalisi-gerindra-pks-target-menangi-11-pilkada-se-jawa-barat.html#respond Sun, 20 Aug 2017 06:28:27 +0000 http://pemiluupdate.com/?p=1238 Gerindra-PKS terbuka kepada partai-partai lain ikut berkoalisi.

The post Koalisi Gerindra-PKS Target Menangi 11 Pilkada se-Jawa Barat appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Jakarta – Partai Gerindra dan PKS terus memperkuat upaya memenangi Pilkada Jawa Barat 2018. Terakhir, kedua partai mengokohkan koalisi melalui konsolidasi jaringan Merah Putih.

Ketua Tim Pemenangan PKS Jawa Barat Mardani Ali Sera dan Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Anggawira mengemukakan hal tersebut.

“Kita wajib menang. Pilkada di depan mata, kami antara PKS dan Gerindra sudah berkomitmen berjuang bersama dalam pemilihan gubernur (pilgub) dan pilkada di kabupaten/kota se-Jawa Barat,” kata Mardani kepada GOOD INDONESIA, Minggu, 20 Agustus 2017.

Dia mengungkapkan pula bahwa target Gerindra-PKS, dan kemungkinan beberapa partai lain yang bergabung, adalah memenangi 11 di antara 16 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada 2018 di Jawa Barat.


Target Optimis

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Anggawira mengungkapkan pihaknya optimistis merealisasikan target tersebut. Semakin eratnya hubungan dan konsolidasi serius yang dilakukannya sebagai dasarnya.

Anggawira merinci 11 daerah pilkada kabupaten/kota yang menjadi target kemenangan, antara lain Kota Bekasi, Kota Bogor, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Garut.

“Seluruh kader di Jawa Barat kita pastikan dapat berkontribusi. Kami telah memiliki 350 ribu kader inti untuk menjadi relawan per kelurahan dan desa dalam jelang pertarungan 2018 ini. Pengalaman di Jakarta akan memperkuat kami, yang menunjukkan PKS dan Gerindra sudah menjadi sekutu. Hubungan kami sangat ideologis” papar Anggawira.

Anggawira optimis setelah melewati pertarungan di Pilkada DKI Jakarta 2017, koalisi PKS dan Gerindra menjadi semakin kuat. Apalagi koalisi ini berhasil memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

“Kami optimis dengan kekuatan koalisi Gerindra dan PKS saat ini. Namun kami juga tetap terbuka dengan kekuatan partai-partai lain yang mau ikut bekerja sama dengan kami menyukseskan Pemilu Jawa Barat,” tutur Anggawira.

Anggawira yang juga mencalonkan diri sebagai Walikota Bekasi menambahkan koalisi PKS dan Gerindra membuka diri kepada partai-partai lain yang mau bergabung. Diharapkan partai lain yang bergabung memiliki tujuan yang sama untuk Jawa Barat ke depan. []Madi Cakra 


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: [email protected]]

The post Koalisi Gerindra-PKS Target Menangi 11 Pilkada se-Jawa Barat appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2017/08/20/koalisi-gerindra-pks-target-menangi-11-pilkada-se-jawa-barat.html/feed 0 1238