penanganan covid-19 – GOOD INDONESIA https://www.goodindonesia.com Indonesia's Latest Reference News Agency Fri, 22 May 2020 12:33:51 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8.13 https://i2.wp.com/www.goodindonesia.com/wp-content/uploads/2020/02/cropped-Logo-GI-512-x-512.png?fit=32%2C32&ssl=1 penanganan covid-19 – GOOD INDONESIA https://www.goodindonesia.com 32 32 132971655 Pusat Perbelanjaan Modern di Surabaya Tetap Buka Hingga Lebaran https://www.goodindonesia.com/2020/05/22/pusat-perbelanjaan-modern-di-surabaya-tetap-buka-hingga-lebaran.html https://www.goodindonesia.com/2020/05/22/pusat-perbelanjaan-modern-di-surabaya-tetap-buka-hingga-lebaran.html#respond Fri, 22 May 2020 09:29:56 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=10465 Pusat perbelanjaan modern alias mal di Surabaya tetap beroperasi menyambut lebaran, yang diperkirakan Minggu besok (24/5/2020). Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya Irvan Widyanto mengatakan petugas gabungan memantau dan mengawasi pusat perbelanjaan secara ketat. “Kami selalu mengingatkan pemilik toko untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan. Kami juga mengingatkan para pengunjung selalu pakai […]

The post Pusat Perbelanjaan Modern di Surabaya Tetap Buka Hingga Lebaran appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Pusat perbelanjaan modern alias mal di Surabaya tetap beroperasi menyambut lebaran, yang diperkirakan Minggu besok (24/5/2020).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Surabaya Irvan Widyanto mengatakan petugas gabungan memantau dan mengawasi pusat perbelanjaan secara ketat.

“Kami selalu mengingatkan pemilik toko untuk selalu melaksanakan protokol kesehatan. Kami juga mengingatkan para pengunjung selalu pakai masker, jaga jarak, dan tidak berkerumun,” kata Irvan, Jumat, 22 Mei 2020.

Mal-mal dimaksud, yakni Tunjungan Plaza, Grand City, Pakuwon Super Mall, Delta Plaza Surabaya, BG Junction, dan beberapa lainnya.

“Setiap mal itu berbeda-beda penanganannya. Prinsipnya, pengelola dan pengunjung mal harus ikut aturan PSBB tahap II di Kota Surabaya,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DPRD Surabaya Lutifiyah memastikan pihaknya terus berkoordinasi guna memantau kondisi perekonomian di tengah pandemi covid-19.

Koordinasi digelar bersama Gugus Tugas, Satpol-PP, Bagian Hukum, Perekonomian, Perdagangan, dan Linmas Kota Surabaya, melalui konferensi daring (online).

“Hasil rapat, pusat perbelanjaan elektronik diizinkan buka, seperti WTC (World Trade Center),” katanya.

Syaratnya, menurut Lutifiyah, pihak pedagang maupun masyarakat harus disiplin dan tertib menjalankan protokol kesehatan.

Di depan pintu masuk pusat perbelanjaan disiapkan penjagaan ketat. “Jadi yang masuk harus memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Itu arahan kami,” ujarnya.

Luthfiyah mengatakan pertimbangan dan kebijakan mengizinkan mal tetap beroperasi diambil karena pandemi covid-19 tak diketahui kapan berakhir.

“Kalau lama semua akan susah juga. Untuk itu ekonomi harus tetap berjalan, meskipun agak melemah. Tetapi perekonomian tidak boleh mati,” Luthfiyah memberi alasan. []GOOD INDONESIA-SJT


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]]

The post Pusat Perbelanjaan Modern di Surabaya Tetap Buka Hingga Lebaran appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2020/05/22/pusat-perbelanjaan-modern-di-surabaya-tetap-buka-hingga-lebaran.html/feed 0 10465
‘Indonesia Terserah’: Sikap Masa Bodoh akibat Inkonsistensi Pemerintah Pusat https://www.goodindonesia.com/2020/05/19/indonesia-terserah-sikap-masa-bodoh-akibat-inkonsistensi-pemerintah-pusat.html https://www.goodindonesia.com/2020/05/19/indonesia-terserah-sikap-masa-bodoh-akibat-inkonsistensi-pemerintah-pusat.html#respond Tue, 19 May 2020 14:09:44 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=10428 Masyarakat belakangan ini mulai bersikap masa bodoh atas kondisi penanggulangan pandemi covid-19 di Indonesia yang belum menunjukkan tren positif. Kualitas dan kuantitas penularan virus korona –pemicu covid-19– masih meninggi. Di jagad media sosial, sikap frustrasi diaktualisasikan melalui video dan tanda pagar (tagar) “Indonesia Terserah”. Tagar ini dilatarbelakangi pandangan bahwa pemerintah plin-plan dalam penanggulangan pandemi covid-19. […]

The post ‘Indonesia Terserah’: Sikap Masa Bodoh akibat Inkonsistensi Pemerintah Pusat appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Masyarakat belakangan ini mulai bersikap masa bodoh atas kondisi penanggulangan pandemi covid-19 di Indonesia yang belum menunjukkan tren positif. Kualitas dan kuantitas penularan virus korona –pemicu covid-19– masih meninggi.

Di jagad media sosial, sikap frustrasi diaktualisasikan melalui video dan tanda pagar (tagar) “Indonesia Terserah”. Tagar ini dilatarbelakangi pandangan bahwa pemerintah plin-plan dalam penanggulangan pandemi covid-19.

Menanggapi sikap masyarakat itu, anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Netty Prasetiyani menyatakan video dan tagar “Indonesia Terserah” –terlebih yang ditunjukkan tenaga medis dan kesehatan– merupakan simbol sindiran.

Publik tidak menerima inkonsistensi kebijakan pemerintah dalam melawan penyebaran virus korona. Contoh kasus paling aktual, yakni kebijakan yang justru menggiring masyarakat berkerumun di sejumlah lokasi.

“Tagar ‘Indonesia Terserah’ mencuat karena pemerintah plin-plan soal PSBB. Masyarakat dipaksa bersikap masa bodoh dengan covid-19,” kata Netty seusai webinar yang diselenggarakan Kantor Cabang Bea Cukai Cirebon, Selasa, 19 Mei 2020.

Penilaian plin-plan itu, misalnya, saat masyarakat biasa dipaksa di rumah saja, pemerintah justru kembali membuka penerbangan dan moda transportasi darat. Juga membuka pusat perbelanjaan modern, seperti mal, namun menutup ketat pasar-pasar tradisional.

Menurut Netty, walaupun disebut-sebut ada persyaratan ketat bagi warga yang hendak bepergian, masyarakat bertanya-tanya soal peraturan mana yang sesungguhnya benar. Tinggal di rumah saja agar tidak tertular virus korona atau boleh-boleh berkeliaran.

“Masyarakat bingung, mana yang benar, karena plin-plannya pemerintah soal aturan PSBB,” tambahnya.

Netty Prasetiyani [Foto: Dok. GOOD INDONESIA]

Kerumunan warga tanpa penerapan protokol covid-19 beberapa hari terakhir terjadi di MCD Sarinah-Jakarta, terminal-terminal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan semacamnya di kota-kota metropolitan lainnya.

“Sikap tidak tegas pemerintah pusat juga mulai diikuti pemerintah daerah. Kota Bekasi, misalnya, mulai merancang wilayah zona hijau. Masjid dibolehkan menyelenggarakan salat ied. Kebijakan ini tentu tidak mampu melarang masyarakat dari zona merah berbondong-bondong mendatangi masjid di zona hijau,” pendapat Netty, yang juga Ketua Tim Tanggap Covid-19 Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI.

DPR, menurut Netty, berharap pemerintah konsisten dalam menjalankan strategi penanggulangan pandemi covid-19. Terlebih kasus penularan virus korona masih tinggi hingga hari ini.

“Saya makin prihatin jika tagar ‘Indonesia Terserah’ menjadi sikap para tenaga kesehatan umumnya, sehingga tidak lagi mau menangani pasien. Mereka sudah berjibaku berada di garis depan dengan mengorbankan diri mereka, tetapi pemerintah justru plin-plan. Akhirnya masyarakat pun bersikap tidak peduli,” tutur Netty lagi.

Sisi lain, wakil rakyat asal daerah pemilihan Jawa Barat itu mengimbau masyarakat agar tetap berdisiplin tinggi tetap di rumah saja dan menjaga jarak (physical distancing).

Netty memahami masyarakat sudah lelah dan menghadapi masalah ekonomi berat, namun pengorbanan ini merupakan jalan memutus rantai penularan virus korona. []GOOD INDONESIA-SSH


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]]

The post ‘Indonesia Terserah’: Sikap Masa Bodoh akibat Inkonsistensi Pemerintah Pusat appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2020/05/19/indonesia-terserah-sikap-masa-bodoh-akibat-inkonsistensi-pemerintah-pusat.html/feed 0 10428
Relaksasi Transportasi: Abaikan Rantai Penularan demi Kepentingan Pebisnis? https://www.goodindonesia.com/2020/05/12/relaksasi-transportasi-abaikan-rantai-penularan-demi-kepentingan-pebisnis.html https://www.goodindonesia.com/2020/05/12/relaksasi-transportasi-abaikan-rantai-penularan-demi-kepentingan-pebisnis.html#respond Tue, 12 May 2020 14:15:06 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=10394 Ketua Tim Tanggap Covid-19 Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Netty Prasetiyani menegaskan pemerintah pusat lagi-lagi menunjukkan “kesesatan” kebijakannya dalam menanggulangi penyebaran virus korona. Kasus terbaru dimaksud, menurut anggota Komisi IX DPR RI itu, keluarnya izin pengoperasian kembali semua moda transportasi antardaerah di seluruh wilayah tanah air atau relaksasi […]

The post Relaksasi Transportasi: Abaikan Rantai Penularan demi Kepentingan Pebisnis? appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Ketua Tim Tanggap Covid-19 Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Netty Prasetiyani menegaskan pemerintah pusat lagi-lagi menunjukkan “kesesatan” kebijakannya dalam menanggulangi penyebaran virus korona.

Kasus terbaru dimaksud, menurut anggota Komisi IX DPR RI itu, keluarnya izin pengoperasian kembali semua moda transportasi antardaerah di seluruh wilayah tanah air atau relaksasi transportasi, mulai 7 Mei lalu.

Hal itu berdasar turunan Peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

“Keputusan Menhub menimbulkan kebingungan masyarakat, boleh atau tidaknya ke luar daerah. Sebelumnya semua akses transportasi dari Jakarta dan kota besar lainnya ditutup. Dilakukan pemeriksaan kendaraan di tol dan di perbatasan kota. Sekarang dibolehkan, padahal PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) masih berlanjut. Jadi mana yang benar?” tegas Netty kepada GOOD INDONESIA, Selasa, 12 Mei 2020.

Ia merinci kebingungan masyarakat memunculkan pertanyaan besar; apakah pemerintah pusat benar-benar ingin memutus rantai penularan virus korona –penyebab covid-19? Atau lebih mementingkan kepentingan “kelompok pebisnis tertentu” daripada nyawa manusia –meskipun disebutkan adanya ketentuan protokol covid-19 dalam perjalanan dimaksud?

Netty Prasetiyani (kiri) [Foto: Yana – GOOD INDONESIA]

Tampak jelas, menurut legislator berlatar belakang bergelar doktor Ilmu Pemerintahan tersebut, kebijakan pemerintah pusat itu tidak memenuhi rasa keadilan masyarakat. Kalangan pengusaha dan pemerintahan boleh melakukan perjalanan, sedangkan warga biasa tetap dilarang.

“Masyarakat dilarang mudik, padahal ada di antara mereka yang sudah kehilangan pekerjaan di kota. Sementara pejabat dan pebisnis dengan alasan tertentu diperbolehkan,” tutur Netty, dan mengingatkan pembawa virus korona awal masuk Indonesia bukanlah warga biasa, melainkan termasuk kelompok “pengusaha”.

Menurut politikus PKS itu, pemerintah seharusnya tegas menutup pergerakan manusia guna percepatan penanggulangan penularan virus korona. Dengan demikian perang terhadap covid-19 bisa segera tuntas, sehingga recovery kehidupan masyarakat –termasuk aspek ekonomi– lebih cepat terwujud.

Kebijakan longgar, kata Netty lagi, menyebabkan perang melawan covid-19 semakin lama dan memakan korban bertambah banyak. Otomatis pula proses recovery kehidupan warga semakin panjang.

Ditambahkan, kebijakan pemerintah pusat tersebut jelas sebuah ironi di tengah belum adanya tanda-tanda penyebaran virus korona tertangani. “Bahkan kasusnya secara akumulatif nasional masih terus meningkat,” ujarnya.

Alih-alih mengatur relaksasi transportasi, Netty menyarankan pemerintah agar lebih baik fokus pada penanganan distribusi bahan pangan dari pusat atau sumbernya ke daerah atau masyarakat yang membutuhkan.

“Jangan sampai terjadi kelangkaan akibat distribusi yang kurang lancar. Sebentar lagi Idul Fitri. Kebutuhan akan bahan pokok cenderung meningkat. Jangan sampai masyarakat sudah dibatasi pergerakannya, harus pula mengalami kesulitan bahan pangan,” tandas legislator Netty. []GOOD INDONESIA-ALY


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]]

The post Relaksasi Transportasi: Abaikan Rantai Penularan demi Kepentingan Pebisnis? appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2020/05/12/relaksasi-transportasi-abaikan-rantai-penularan-demi-kepentingan-pebisnis.html/feed 0 10394
Perawat di Cianjur Gadai Barang, Insentif Covid-19 Tak Kunjung Terealisasi https://www.goodindonesia.com/2020/05/07/perawat-di-cianjur-gadai-barang-insentif-covid-19-tak-kunjung-terealisasi.html https://www.goodindonesia.com/2020/05/07/perawat-di-cianjur-gadai-barang-insentif-covid-19-tak-kunjung-terealisasi.html#respond Thu, 07 May 2020 16:15:55 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=10389 Kalangan perawat di rumah-rumah sakit rujukan covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggadaikan barang berharga mereka guna memenuhi kebutuhan pribadi atau keluarga. Langkah darurat itu dilakukan karena kesulitan finansial, sementara insentif yang dijanjikan pemerintah pusat berkaitan tugas berat dan berisiko dalam menangani kasus covid-19 belum diterima dua bulan terakhir. Kondisi itu dikemukakan beberapa perawat kepada […]

The post Perawat di Cianjur Gadai Barang, Insentif Covid-19 Tak Kunjung Terealisasi appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Kalangan perawat di rumah-rumah sakit rujukan covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggadaikan barang berharga mereka guna memenuhi kebutuhan pribadi atau keluarga.

Langkah darurat itu dilakukan karena kesulitan finansial, sementara insentif yang dijanjikan pemerintah pusat berkaitan tugas berat dan berisiko dalam menangani kasus covid-19 belum diterima dua bulan terakhir.

Kondisi itu dikemukakan beberapa perawat kepada jurnalis di Cianjur, Kamis, 7 Mei 2020. Mereka menolak jati dirinya ditulis lengkap.

Bukan cuma mempersoalkan insentif yang belum cair, garda terdepan melawan pandemi covid-19 dimaksud masih saja tak dilengkapi fasilitas Alat Pelindung Diri (APD) memadai saat dinas. Stok masker, misalnya, dua hari ini habis. Karena tetap harus bertugas menangani warga berstatus ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan), serta lainnya maka perawat membeli masker sendiri.

“Sudah dua hari ini, tim tenaga kesehatan yang menangani pasien covid-19 tidak dibekali APD lengkap karena minimnya stok, meskipun rumah sakit tempat kami bertugas merupakan rumah sakit rujukan. Ini juga dialami tim medis di rumah sakit lain milik pemerintah,” kata GN, perawat di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabupaten Cianjur, yang meminta identitasnya disamarkan.

Ditambahkan, masalah lain berupa makanan tambahan untuk petugas kesehatan tersebut sejak dua hari terakhir juga menghilang. Mau tidak mau, mereka merogoh kocek sendiri untuk membekali diri dengan vitamin atau ramuan sendiri.

GN menggadai sepeda motor miliknya guna menutupi kebutuhan anak dan istrinya. “Tidak hanya saya, tim medis yang satu jadwal dengan saya menggadaikan mas kawin untuk menutupi kebutuhan rumah tangga sehari-hari,” ujarnya.

[Baca juga: JK Kritik Pusat Tidak Konsisten Tangani Covid-19, Netty: Sesuai Fakta]

RE, perempuan perawat di RSUD Cianjur menceritakan fakta serupa. Selain prihatin atas insentif yang tak kunjung direalisasikan dan kondisi stok pelindung diri yang minim, RE mengutarakan dirinya dan sejumlah rekannya selama pandemi covid-19 harus mengalokasikan dana pengeluaran tambahan.

Kebutuhan tambahan itu berasal dari sewa kamar kos guna melindungi anggota keluarganya; anak balita dan orang tua. Interaksi langsung dengan anggota tim medis dihindari.

“Meskipun harus mengeluarkan uang pribadi. Takut, mereka rentan terpapar selama kami bertugas di rumah sakit,” kata RE.

Keprihatinan juga diceritakan DS, petugas kesehatan di Puskesmas di Cianjur bagian Utara. DS salah seorang tenaga medis yang bertugas di perbatasan. Ia sehari-hari bertugas dengan memakai APD jas hujan, yang dibeli mandiri di pasar swalayan.

“Kami berharap pemda segera menyediakan stok APD yang sesuai standar WHO,” tutur DS. []GOOD INDONESIA-RSO


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]]

The post Perawat di Cianjur Gadai Barang, Insentif Covid-19 Tak Kunjung Terealisasi appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2020/05/07/perawat-di-cianjur-gadai-barang-insentif-covid-19-tak-kunjung-terealisasi.html/feed 0 10389
Hotel Tolak Positif Covid-19, 25 Karyawan Sampoerna Dipindahkan ke RS https://www.goodindonesia.com/2020/05/03/hotel-tolak-positif-covid-19-25-karyawan-sampoerna-dipindahkan-ke-rs.html https://www.goodindonesia.com/2020/05/03/hotel-tolak-positif-covid-19-25-karyawan-sampoerna-dipindahkan-ke-rs.html#respond Sun, 03 May 2020 16:32:54 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=10322 Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengabarkan perkembangan terakhir kasus paparan virus korona di lingkungan PR H.M. Sampoerna Tbk. Karyawan perusahaan rokok itu yang positif mengidap covid-19 terus bertambah. Sampai saat ini, total konfirmasi positif covid-19 di klaster Sampoerna mencapai 66 orang. Dua di antaranya meninggal dunia. Gubernur Khofifah di Markas Kepolisian Resor Kota […]

The post Hotel Tolak Positif Covid-19, 25 Karyawan Sampoerna Dipindahkan ke RS appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengabarkan perkembangan terakhir kasus paparan virus korona di lingkungan PR H.M. Sampoerna Tbk.

Karyawan perusahaan rokok itu yang positif mengidap covid-19 terus bertambah. Sampai saat ini, total konfirmasi positif covid-19 di klaster Sampoerna mencapai 66 orang. Dua di antaranya meninggal dunia.

Gubernur Khofifah di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Surabaya, Minggu, 3 Mei 2020, menyebutkan setidaknya terdapat tambahan 29 orang yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona, penyebab covid-19.

“Hasilnya keluar semalam. Jadi tambahan 29 ini dari mereka yang menunggu hasil swab di RS Soetomo,” kata Khofifah.

Karyawan tersebut, ungkap Khofifah, saat ini diobservasi di salah satu hotel. Dari 64 karyawan positif, 25 sudah dipindah ke rumah sakit. Mereka semua ini harus dirujuk. Koordinasi terus kita lakukan,” ungkapnya.

Khofifah menyebut karyawan yang baru menjalani swab sebenarnya sudah melakukan tes ini pada Selasa (14/4/2020) hingga Jumat (17/4/2020). Namun hingga Selasa (28/4/2020), hasilnya belum diketahui.

Kondisi dimaksud mempertegas penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di Kota Surabaya.

Khofifah menambahkan pihaknya saat ini menunggu koordinasi dengan manajemen Sampoerna untuk pemindahan karyawan yang positif. Soalnya pihak hotel hanya mau menampung karyawan saat rapid test. Manajemen hotel tak berkenan kamarnya dihuni pasien positif covid-19.

“Itu tugas kami, ya, bagaimana memberikan tempat yang memadai kepada mereka yang positif. Rata-rata mereka kos, akan semakin berbahaya bila isolasi mandiri, meski kondisinya baik-baik saja,” papar mantan Menteri Sosial itu.

HM Sampoerna dikabarkan menghentikan sementara aktivitas produksinya di pabrik Rungkut 2, Kota Surabaya. Langkah ini diambil setelah dua karyawannya dinyatakan positif terinfeksi virus korona. Terlebih setelah keduanya meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Kondisi tersebut membuat ratusan karyawan lainnya dikarantina. Langkah ini dimaksudkan guna mencegah penularan virus korona meluas.

Penutupan pabrik Rungkut 2 dilaksanakan sejak 27 April 2020. Belum diketahui hingga kapan penutupan dilaksanakan. []GOOD INDONESIA-SJT


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]]

The post Hotel Tolak Positif Covid-19, 25 Karyawan Sampoerna Dipindahkan ke RS appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2020/05/03/hotel-tolak-positif-covid-19-25-karyawan-sampoerna-dipindahkan-ke-rs.html/feed 0 10322
359 ABK Explorer Dream Negatif Covid-19, Dikarantina di 3 Hotel https://www.goodindonesia.com/2020/04/29/359-abk-kapal-pesiar-explorer-dream-negatif-covid-19-dikarantina-di-3-hotel.html https://www.goodindonesia.com/2020/04/29/359-abk-kapal-pesiar-explorer-dream-negatif-covid-19-dikarantina-di-3-hotel.html#respond Wed, 29 Apr 2020 09:34:02 +0000 https://www.goodindonesia.com/?p=10286 Sebanyak 359 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di kapal pesiar MV Explorer Dream dinyatakan negatif covid-19 pasca menjalani rapid test di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, 29 April 2020. “Hasil rapid test seluruhnya (ABK) negatif,” kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono ketika […]

The post 359 ABK Explorer Dream Negatif Covid-19, Dikarantina di 3 Hotel appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
Sebanyak 359 anak buah kapal (ABK) asal Indonesia di kapal pesiar MV Explorer Dream dinyatakan negatif covid-19 pasca menjalani rapid test di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu, 29 April 2020.

“Hasil rapid test seluruhnya (ABK) negatif,” kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono ketika dikonfirmasi jurnalis.

Ratusan ABK yang menjalani protokol pemeriksaan covid-19 setiba sekitar pukul 09.19 WIB di Pelabuhan Tanjung Priok.

Setelah pemeriksaan kesehatan itu, lanjut Yudo, ABK yang terdiri atas 305 pria dan 54 wanita itu, dibawa ke sejumlah hotel untuk dikarantina.

“Pada pukul 13.25 WIB, seluruh ABK menuju hotel untuk dikarantina,” ujar Pangkogabwilhan lagi.

Hotel yang disiapkan, yakni Hotel Ambara (260 orang), Hotel Palatehan (81), dan Hotel Sotis (68).

Yudo menjelaskan ABK itu tidak dikarantina di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, karena hasil rapid test-nya negatif.

“Karena semuanya negatif (bukan ODP/PDP) dan supaya tidak tertular,” Yudo menjelaskan.

Sebelumnya, mereka terlebih dulu menjalani isolasi mandiri di Langkawi, Malaysia. Mereka juga sudah menjalani rapid test, namun hingga saat ini belum ditemukan kasus terkonfirmasi positif covid-19.

Berdasarkan protokol kesehatan yang ditetapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, setiap warga negara Indonesia (WNI) yang baru saja kembali dari luar negeri wajib menjalani isolasi mandiri dan rapid test.

Evakuasi ABK MV Explorer Dream merupakan upaya Kementerian Luar Negeri menjemput WNI yang berada di kapal pesiar luar negeri. []GOOD INDONESIA-HDN


Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]]

The post 359 ABK Explorer Dream Negatif Covid-19, Dikarantina di 3 Hotel appeared first on GOOD INDONESIA.

]]>
https://www.goodindonesia.com/2020/04/29/359-abk-kapal-pesiar-explorer-dream-negatif-covid-19-dikarantina-di-3-hotel.html/feed 0 10286