
Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jogokariyan, Yogyakarta, memasang baliho dan spanduk ungkapan respons terhadap penembakan enam pengawal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).
Penembakan oleh polisi terjadi di bilang Jalan Tol Jakarta Cikampek pada Senin dini hari (7/12/2020). HRS sendiri dan keluarga intinya selamat.
Dalam unggahan akun Twitter resmi masjid rujukan tersebut (@jogokariyan), Jumat, 11 Desember 2020, pukul 08.26 WIB, terdapat satu foto baliho dan dua foto spanduk yang dipasang di sekitar lingkungan masjid.
Pada baliho terpampang enam foto anggota laskar FPI yang tewas akibat keganasan polisi. Di bawah foto terdapat tulisan dengan huruf kapital; “Semoga mendapat pahala kesyahidan, 6 syuhada pembela Islam”.
Syuhada adalah orang-orang muslim yang meninggal dunia dalam membela atau berjuang menegakkan panji-panji Islam.
Masih di baliho, di bawahnya terdapat tulisan; “Jutaan pemuda Islam siap meneruskan perjuanganmu menyelamatkan NKRI”.
Paling bawah terdapat logo Masjid Jogokariyan dan Brigade Masjid.

Spanduk yang isinya sama dipasang di gerbang jalan menuju Masjid Jogokariyan.
Foto spanduk dan baliho tersebut dilengkapi grafik bertuliskan; “Selamat jalan para perindu syurga”. Tulisan dengan font indah ini diletakkan di atas deretan foto enam korban tewas ditembak polisi.
Unggahan foto baliho dan spanduk dilengkapi pengantar. “Penembakan itu menimbulkan luka yg dlm di hati segenap umat, apalagi di hati orang tua yg telah membesarkannya. Bagaimana perasaan Orangtua yg kehilangan anaknya krn dibunuh? Ckp mnjadi manusia untk memahami persoalan yg mengiris hati ummat ini. Islam mnghargai jiwa seseorang.”
Hingga pukul 11.49 WIB, unggahan Masjid Jogokariyan disukai 1.400 pengguna Twitter. Sebanyak 472 kali disebar dan dikutip oleh 58 netizen. []GOOD INDONESIA-YPT
Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV
INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]









