Modus Baru Penyelundupan Obat Terlarang ke Penjara Digagalkan

Mojokerto – Sebanyak 400 pil koplo gagal diselundupkan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mojokerto.

Aksi yang dilakukan pengunjung berinisial N diketahui petugas penjara. Sebelum pil koplo di dalam menu sayur lodeh tahu sampai di tangan narapidana KA, petugas mengamankan tahu termahal di dunia dimaksud. N kemudian ditahan.

Kepala Pengamanan Lapas Mojokerto Disri Wulan Agus bersama tim pengamanan Lapas Mojokerto berhasil menggagalkan masuknya 400 pil koplo ke dalam Lapas Mojokerto.

“Kami menemukannya saat menggeledah dan memeriksa barang-barang yang dikirim oleh pengunjung untuk salah satu narapidana di dalam lapas,” ungkap Kepala Pengamanan Lapas Mojokerto Disri Wulan Agus di Mojokerto, Jawa Timur, Minggu, 12 Januari 2020.

Disri menjelaskan N berusaha menyelundupkan pil psikotropika itu sekitar pukul 9.30 WIB. Sesuai standar prosedur, petugas memeriksa menu tahu yang dibawa N buat KA.

“N hanya menitipkan makanan untuk disampaikan kepada KA, narapidana kasus narkoba. Namun demikian, N tetap terdata di aplikasi kunjungan kami. Memang itu salah satu syarat kunjungan,” ujar Disri.

Setelah tindakan penyelundupan barang haram ke dalam penjara terungkap, N kemudian diciduk atas koordinasi dengan pihak Kepolisian Resor Mojokerto. Sedangkan KA dimasukkan dalam daftar Register F sebagai narapidana pelanggaran.

[Baca juga: Bowo Eks Golkar Jalani Eksekusi Hukuman di Penjara Tangerang]

Sementara itu, Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan Tedjo Herwanto mengapresiasi kinerja jajaran keamanannya yang berhasil menggagalkan pil koplo yang dikenal dengan sebutan pil double L.

“Sekarang modus yang digunakan adalah memasukkan barang terlarang ke dalam tahu, yang mungkin tidak terpikirkan oleh banyak orang,” tutur Tedjo. []GOOD INDONESIA-RSK


[INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111678866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

2 KOMENTAR

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here