Kepala Dinas Kota Bekasi Instruksikan Pasang Spanduk Kampanye Paslon Petahana

Spanduk Dinas Lingkungan Hidup, Pemkot Bekasi, berisi dukungan kepada paslon petahana (Istimewa/rakyatbekasi.com)

Bekasi – Pejabat kepala dinas jajaran Pemerintah Kota Bekasi ramai-ramai memberi dukungan terbuka pemenangan pasangan calon (paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Rahmat Effendi dan Tri Adhianto Tjahyono (petahana).

Pilwalkot Bekasi 2018 diikuti dua pasangan kontestan. Rahmat-Tri adalah kontestan nomor pilih 1. Paslon ini didukung koalisi besar: Partai Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Hanura, PKB, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Paslon nomor pilih 2 yakni Nur Supriyanto-Adhy Fordaus Saady. Di belakang paslon ini hanya Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera.

Indikasi dukungan pejabat dinas kepada paslon incumbent berupa pemasangan spanduk Ramadan yang memajang foto Rahmat dan Tri. Foto ini disertai pencantuman nomor pilih 1 dan nama sapaan khas Bang Pepen-Mas Tri –selain nama lengkap serta keterangan sebagai calon wali kota dan wakil wali kota 2018-2023.

Foto dan desain pendukungnya dimaksud persis dengan gimmick kontestan Rahmat-Tri dalam kampanye. Karenanya, spanduk “Marhaban Ya Ramadhan” itu jelas bermuatan kampanye Pilwalkot Bekasi 2018.

Mobilisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat pemerintahan untuk kepentingan politik praktis Pilkada Kota Bekasi 2018 tersebut juga terkuak berdasar percakapan via WhatsApp Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Kustantinah Puji Wahyuni kepada para kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Lingkungan Hidup.

Percakapan berisi instruksi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Bekasi dimaksud:

Diinformasikan bhw instruksi kadis, agar setiap Ka UPTD LH utk membuat spanduk: 1. Masing2 UPTD membuat 5 buah spanduk Marhaban Ya Ramadhan dilengkapi foto Pak Pepen (Rahmat Effendi, petahana) dan Mas Tri. Tidak perlu ada nama UPTD nya (kosongkan saja). 2. Masing2 UPTD membuat lima buah spanduk Selamat Idul Fitri dengan foto Pak Pepan dan Mas Tri. Tidak perlu ada nama UPTD nya.”

Screenshot yang diduga kuat percakapan Sekdis Lingkungan Hidup, Pemkot Bekasi (Istimewa/Dok. PemiluUpdate.com)

Spanduk-spanduk dipasang di beberapa sudut Kota Bekasi oleh unsur ASN Pemerintah Kota Bekasi. Pesan “tidak perlu nama UPTD-nya” mengindikasikan dana pembuatan spanduk memakai anggaran resmi alias uang rakyat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi ketika ditanya pers soal ketidaknetralan dirinya dalam Pilkada 2018, enggan memberi penjelasan. “Nanti saya cek dulu,” tukas Jumhana menghindar, kutip rakyatbekasi.com (22/5/2018).

Setali tiga uang, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Kustantinah Puji Wahyuni pun tak merespon positif upaya pers yang meminta keterangannya. Media membutuhkan konfirmasi atas beredarnya screenshot telepon selulernya, yang berisi instruksi pembuatan spanduk tersebut.

Kasus ketidaknetralan ASN Pemerintah Kota Bekasi itu bukan kali pertama. Komisi ASN sendiri telah memvonis Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi Rayendra Sukamardji terbukti melakukan mobilisasi ASN agar mendukung paslon petahana. Pelanggaran netralitas ini segera diproses di Majelis Kode Etik ASN, Pemerintah Provinsi Jawa Barat. []AAM/RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here