Partai Politik di Indonesia Sejak Pemilu 1955 hingga 2019

Presiden Republik Indonesia I Soekarno dan Presiden II Soeharto menyalurkan hak pilihnya [Foto: Dok. GOOD INDONESIA]

Republik Indonesia (RI) telah 11 kali menyelenggarakan pemilu. Pemilu pertama digelar era Presiden Soekarno pada 1955. Jumlah partai politik (parpol) peserta pemilu berbeda antara satu pemilu ke pemilu berikutnya.

Pemilu 1955 tercatat diikuti paling banyak kontestan, yakni 172 partai terdaftar. Namun hanya 29 parpol dan individu yang memperoleh suara signifikan atau memperoleh kursi.

Kontestan paling sedikit, tiga partai saja, pada pemilu antara 1977 hingga 1997 (1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997).

Pemilu 1955

Daftar parpol dan individu pemilihan anggota DPR:

  1. Partai Nasional Indonesia (PNI)
  2. Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi)
  3. Nahdlatul Ulama (NU)
  4. Partai Komunis Indonesia (PKI)
  5. Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII)
  6. Partai Kristen Indonesia (Parkindo)
  7. Partai Katolik
  8. Partai Sosialis Indonesia (PSI)
  9. Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI)
  10. Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti)
  11. Partai Rakyat Nasional (PRN)
  12. Partai Buruh
  13. Gerakan Pembela Panca Sila (GPPS)
  14. Partai Rakyat Indonesia (PRI)
  15. Persatuan Pegawai Polisi RI (P3RI)
  16. Murba
  17. Baperki
  18. Persatuan Indonesia Raya (PIR) Wongsonegoro
  19. Grinda
  20. Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai)
  21. Persatuan Dayak
  22. PIR Hazairin
  23. Partai Persatuan Tharikah Islam (PPTI)
  24. AKUI
  25. Persatuan Rakyat Desa (PRD)
  26. Partai Republik Indonesia Merdeka (PRIM)
  27. Angkatan Comunis Muda (Acoma)
  28. R. Soedjono Prawirosoedarso
  29. Lain-lain…..

Perolehan suara didominasi oleh empat partai besar, yakni:

  1. PNI
  2. Masyumi
  3. NU
  4. PKI

Daftar parpol dan individu pemilihan anggota Konstituante:

  1. Partai Nasional Indonesia (PNI)
  2. Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi)
  3. Nahdlatul Ulama (NU)
  4. Partai Komunis Indonesia (PKI)
  5. Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII)
  6. Partai Kristen Indonesia (Parkindo)
  7. Partai Katolik
  8. Partai Sosialis Indonesia (PSI)
  9. Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI)
  10. Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti)
  11. Partai Buruh
  12. Murba
  13. Partai Rakyat Nasional (PRN)
  14. Persatuan Pegawai Polisi RI (P3RI)
  15. Persatuan Daya (PD)
  16. Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai)
  17. Persatuan Indonesia Raya (PIR) Wongsonegoro
  18. Baperki
  19. Grinda
  20. Gerakan Pembela Panca Sila (GPPS)
  21. Partai Republik Indonesia Merdeka (PRIM)
  22. Partai Rakyat Indonesia (PRI)
  23. Persatuan Indonesia Raya (PIR) Hasairin
  24. AKUI
  25. Partai Politik Tarikat Islam (PPTI)
  26. Angkatan Comunis Muda (Acoma)
  27. Gerakan Banteng Republik Indonesia (GBRI)
  28. Persatuan Rakyat Desa (PRD)
  29. R. Soedjono Prawirosoedarso
  30. Gerakan Pilihan Sunda
  31. Persatuan Indonesia Raya NTB
  32. Radja Keprabonan
  33. L.M. Idrus Effendi
  34. Partai Tani Indonesia
  35. Lain-lain…..
Parpol yang terdaftar pada Pemilu 1955 [Foto: wikipedia.org – GOOD INDONESIA]

Pemilu 1971

Beberapa parpol yang ikut pada Pemilu 1955 tak lagi karena dibubarkan Orde Baru, antara lain Masyumi, PSI, dan PKI.

Sepuluh parpai yang ikut kontestasi sebagai berikut:

  1. Partai Katolik
  2. Partai Syarikat Islam Indonesia
  3. Partai Nahdlatul Ulama
  4. Partai Muslimin Indonesia (Parmusi)
  5. Golongan Karya (Golkar)
  6. Partai Kristen Indonesia
  7. Partai Musyawarah Rakyat Banyak
  8. Partai Nasional Indonesia
  9. Partai Islam Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti)
  10. Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia.

Pemilu 1977-1997 (1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997):

  1. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
  2. Golongan Karya
  3. Partai Demokrasi Indonesia (PDI)

Pemilu 1999

Pesta demokrasi ini kali pertama di era reformasi. Lepas dari belenggu Orde Baru, semangat politisi membentuk parpol menggebu-gebu. Jumlah kontestan pemilu mencapai 48 partai.

Pemilu 1999 memilih anggota DPR/MPR. Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh anggota MPR. Dari 48 partai yang berkontestasi, hanya 21 partai yang mendapatkan kursi di DPR.

Daftar kontestan pemilu 1999:

  1. Partai Indonesia Baru
  2. Partai Kristen Nasional Indonesia
  3. Partai Nasional Indonesia Supeni
  4. Partai Aliansi Demokrat Indonesia
  5. Partai Kebangkitan Muslim Indonesia
  6. Partai Umat Islam
  7. Partai Kebangkitan Umat
  8. Partai Masyumi Baru
  9. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
  10. Partai Syarikat Islam Indonesia
  11. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  12. Partai Abul Yatama
  13. Partai Kebangsaan Merdeka
  14. Partai Demokrasi Kasih Bangsa
  15. Partai Amanat Nasional (PAN)
  16. Partai Rakyat Demokratik
  17. Partai Syarikat Islam Indonesia 1905
  18. Partai Katolik Demokrat
  19. Partai Pilihan Rakyat
  20. Partai Rakyat Indonesia
  21. Partai Politik Islam Indonesia Masyumi
  22. Partai Bulan Bintang (PBB)
  23. Partai Solidaritas Pekerja
  24. Partai Keadilan
  25. Partai Nahdlatul Umat
  26. Partai Nasional Indonesia – Front Marhaenis
  27. Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia
  28. Partai Republik
  29. Partai Islam Demokrat
  30. Partai Nasional Indonesia – Massa Marhaen
  31. Partai Musyawarah Rakyat Banyak
  32. Partai Demokrasi Indonesia (PDI)
  33. Partai Golongan Karya (Golkar)
  34. Partai Persatuan
  35. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  36. Partai Uni Demokrasi Indonesia
  37. Partai Buruh Nasional
  38. Partai Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong
  39. Partai Daulat Rakyat
  40. Partai Cinta Damai
  41. Partai Keadilan dan Persatuan
  42. Partai Solidaritas Pekerja Seluruh Indonesia
  43. Partai Nasional Bangsa Indonesia
  44. Partai Bhineka Tunggal Ika Indonesia
  45. Partai Solidaritas Uni Nasional Indonesia
  46. Partai Nasional Demokrat
  47. Partai Umat Muslimin Indonesia
  48. Partai Pekerja Indonesia.

Pemilu 2004

Kontestannya 24 parpol. Pada pemilu ini, kali pertama calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dipilih secara langsung. Jawaranya: Susilo Bambang Yudhyono-Jusuf Kalla. Sementara pemilu legislatifnya (pileg), Golkar menjadi pemenang dengan meraih 21,58 persen suara.

Daftar peserta Pemilu 2004:

  1. PDI-P
  2. PPP
  3. PKB
  4. Golkar
  5. PAN
  6. PBB
  7. PKS
  8. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
  9. Partai Buruh Sosial Demokrat
  10. Partai Merdeka
  11. Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan
  12. Partai Perhimpunan Indonesia Baru
  13. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan
  14. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
  15. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
  16. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia
  17. Partai Karya Peduli Bangsa
  18. Partai Bintang Reformasi
  19. Partai Damai Sejahtera
  20. Partai Patriot Pancasila
  21. Partai Sarikat Indonesia
  22. Partai Persatuan Daerah
  23. Partai Pelopor
  24. Partai Demokrat

Pemilu 2009

Peserta Pemilu 2009 sebanyak 38 parpol. Ketentuan electoral threshold pada pemilu sebelumnya dihapus dan diganti dengan parliamentary threshold sebesar 2,5 persen. Di antara 38 partai, hanya sembilan yang lolos parliamentary threshold dan berhak mendapat kursi di DPR RI.

Menerapkan sistem proporsional dengan daftar terbuka, selain 38 parpol nasional, terdapat enam partai lokal Aceh, sebagai berikut:

Parpol Nasional

  1. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
  2. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)
  3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI)
  4. Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN)
  5. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
  6. Partai Barisan Nasional (Barnas)
  7. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
  8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
  9. Partai Amanat Nasional (PAN)
  10. Partai Perjuangan Indonesia Baru (PIB)
  11. Partai Kedaulatan
  12. Partai Persatuan Daerah (PPD)
  13. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  14. Partai Pemuda Indonesia (PPI)
  15. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme (PNI Marhaenisme)
  16. Partai Demokrasi Pembaruan (PDP)
  17. Partai Karya Perjuangan (PKP)
  18. Partai Matahari Bangsa (PMB)
  19. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)
  20. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
  21. Partai Republika Nusantara (RepublikaN)
  22. Partai Pelopor
  23. Partai Golongan Karya (Golkar)
  24. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
  25. Partai Damai Sejahtera (PDS)
  26. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBK Indonesia)
  27. Partai Bulan Bintang (PBB)
  28. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  29. Partai Bintang Reformasi (PBR)
  30. Partai Patriot
  31. Partai Demokrat
  32. Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI)
  33. Partai Indonesia Sejahtera (PIS)
  34. Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU)
  35. Partai Merdeka
  36. Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI)
  37. Partai Sarikat Indonesia (PSI)
  38. Partai Buruh

Lolos Parliamentary Threshold

  1. Demokrat (21.703.137 suara, 20,85 persen)
  2. Golkar (15.037.757 suara, 14,45 persen)
  3. PDI-P dengan (14.600.091 suara, 14,03 persen)
  4. PKS (8.206.955 suara, 7,88 persen)
  5. PAN (6.254.580 suara, 6,01 persen)
  6. PPP (5.533.214 suara, 5,32 persen)
  7. PKB (5.146.122 suara, 4,94 persen)
  8. Gerindra (4.646.406 suara, 4,46 persen)
  9. Hanura (3.922.870 suara, 3,77 persen)

Parpol Lokal Aceh

  1. Partai Aceh Aman Seujahtra (PAAS)
  2. Partai Daulat Aceh (PDA)
  3. Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA)
  4. Partai Rakyat Aceh (PRA)
  5. Partai Aceh (PA)
  6. Partai Bersatu Aceh (PBA)
Ilustrasi: Partai-partai politik di Indonesia [Foto: nusantara.news – GOOD INDONESIA]

Pemilu 2014

Sebanyak 12 partai bertarung, yakni PDIP, Golkar, Demokrat, PKB, PPP, PAN, PKS, Gerindra, Hanura, Nasional Demokrat (Nasdem), PBB, dan PKPI.

Hasilnya hanya 10 partai yang memenuhi parliamentary threshold sebesar 3,5 persen perolehan suara:

  1. PDIP (18,95 persen)
  2. Golkar (14,75 persen)
  3. Gerindra (11,81 persen)
  4. Demokrat (10,19 persen)
  5. PKB (9,04 persen)
  6. PAN (7,59 persen)
  7. PKS (6,79 persen)
  8. Nasdem (6,72 persen)
  9. PPP (6,53 persen)
  10. Hanura (5,26 persen).

Peserta parpol lokal Aceh, yakni Partai Damai Aceh (PDA), Partai Nasional Aceh (PNA), dan Partai Aceh (PA).

Partai baru pasca Pemilu 2019:

  1. Partai Perindo – dipimpin Hary Tanoesoedibjo
  2. PSI – dipimpin Grace Natalie
  3. Partai Islam Damai Aman (Idaman) – dipimpin Rhoma Irama
  4. Partai Berkarya – dipimpin Neneng A. Tutty
  5. Partai Garuda – dipimpin Ahmad Ridha Sabana

Pemilu 2019

Pemilu 2019 diikuti 14 parpol nasional:

  1. PKB
  2. Partai Gerindra
  3. PDIP
  4. Partai Golkar
  5. Partai Nasdem
  6. Partai Garuda
  7. Partai Berkarya
  8. PKS
  9. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
  10. PPP
  11. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
  12. PAN
  13. Partai Hanura
  14. Partai Demokrat

Partai lokal Aceh:

  1. Partai Aceh (PA)
  2. Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA)
  3. Partai Daerah Aceh (PDA)
  4. Partai Nanggroe Aceh (PNA)

Partai baru pasca Pemilu 2019:

  1. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) – dipimpin Anis Matta. []GOOD INDONESIA-HDN/ALY/ASM

Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV

INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here