Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga menjelaskan ihwal bosnya, Erick Thohir, mengangkat politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menjadi Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara V (Persero) atau PTPN V.
Budiman, yang Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, dinilai mampu mengorganisir masyarakat desa.
Arya mengatakan Budiman pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas (Dewas) Koperasi Satelit Desa Indonesia (KSDI) dan anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP periode 2009-2014.
“Budiman Sudjatmiko adalah mantan anggota DPR yang berhubungan dengan masyarakat desa. Kita tahu UU Desa beliau yang menggagas. Kita melihat beliau mampu untuk organisir masyarakat desa,” kata Arya kepada pers, Sabtu, 22 Januari 2021.
Kementerian BUMN memandang sosok Budiman dibutuhkan PTPN V yang bergerak di bidang perkebunan sawit dan karet. Putra Majenang ini diyakini mampu mendorong kinerja bisnis perseroan.
[Baca juga: Saham Minoritas di Inter, Erick Mengaku Mundur Ingin Total Pimpin Timses]
“Selama ini kita tahu PTPN V banyak berhubungan dengan plasma. Jadi dengan bantuan beliau nanti kita harapkan PTPN V bisa mengembangkan plasma lebih baik. Beliau, kan, bisa mendukung masyarakat desa yang di plasma-plasma ini. Kita harapkan juga kualitas hasil dari plasma-plasma makin kuat dengan dukungan dari Mas Budiman,” papar Arya.
Pengangkatan Budiman sebagai Komisaris Independen PTPN V dilansir akun sosial media (Instagram) PTPN V pada Jumat (22/1/2021). Perseroan memberikan ucapan selamat kepada Budiman yang baru mengemban amanah dari Erick Thohir.
“Selamat dan sukses kepada Bapak Budiman Sudjatmiko atas pengangkatan sebagai Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara V,” tulis @ptpnusalima. []GOOD INDONESIA-ASM
Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV
INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: [email protected]










