Anggota KPPS Rangkapan Jaya Depok Ikuti Bimbingan Teknis

Persiapan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok 2020 diintensifkan menjelang hari pencoblosan, 9 Desember 2020. Antara lain, pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) kepada anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada Kota Depok 2020 sebanyak 1.230.341 pemilih.

KPU menambah jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) lantaran pembatasan kuota maksimal jumlah pemilih di setiap TPS, yaitu 500 orang.

Awalnya 3.417 TPS, lalu menjadi 4.015. Bertambah 598 titik atau sekitar 17,5 persen.

Kontestan Pilkada Depok dua pasangan. Mereka adalah Wali Kota Depok saat ini Mohammad Idris, nonpartai yang dekat dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia berduet dengan kader PKS Imam Budi Hartono, anggota DPRD Jawa Barat dua periode.

[Tonton juga: Perang Melawan Sampah di Sungai Depok]

Pasangan Idris-Imam nomor coblos 2 ini didukung PKS, Demokrat, dan PPP. Total kursinya di DPRD Kota Depok 17.

Rivalnya, Pradi Supriatna, wakil wali kota saat ini yang sekaligus Ketua DPC Gerindra Depok. Ia berpasangan dengan Afifah Alia, kader perempuan PDI-P yang gagal lolos ke Senayan pada Pileg 2019 lalu.

Pasangan Pradi-Afifah dengan nomor coblos 1 didukung koalisi gemuk; Gerindra, PDI-P, PAN, PKB, PSI, dan Golkar. Total kursinya di parlemen 33. []GOOD INDONESIA-RDY

Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV

INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here