ASN Pemkot Solo Dilarang Hadiri Acara Bernuansa Kampanye Pemilu

ASN Pemkot Solo (Istimewa/medcom.id)

Solo – Pejabat Sementara Sekretaris Daerah Solo Untara mengeluarkan instruksi agar jajarannya tidak terlibat politik praktis Pemilu 2019.

Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Solo diwanti-wanti agar tetap netral dalam pesta demokrasi tahun depan.

Untara mengatakan ASN harus berhati-hati jangan sampai terjebak dalam kegiatan kampanye terselubung Pemilu 2019, khususnya pemilihan presiden-wakil presiden (pilpres). Aparatur perlu mengecek acara yang bakal dihadirinya.

“Sepanjang tak ada unsur politisnya, silakan dihadiri. Jika di tengah acara ada muatan politisnya, segera tinggalkan,” ujar Untara di Solo, Rabu, 17 Oktober 2018.

Lebih jauh, Untara menegaskan ASN juga diimbau agar tidak berfoto bersama calon legislator (caleg), calon presiden (capres), dan calon wakil presiden (cawapres).

Dikatakan, jika instruksi ini tidak diindahkan maka ASN bersangkutan bersiap dijatuhi sanksi tegas.

“Dalam pemilu sebelumnya, kami pernah memberi sanksi pegawai yang sudah ditegur berkali-kali, tapi tetap ngeyel,” ungkapnya

ASN harus netral dalam pesta demokrasi sesuai UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Siapapun yang melanggar akan diganjar hukuman. Sanksinya berupa penundaan kenaikan gaji dan atau pangkat, penurunan atau pembebasan jabatan, hingga pemberhentian secara tidak hormat.

Terpisah, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo juga mengingatkan jajarannya supaya benar-benar netral dalam Pemilu 2019.

“Kami tidak mau ada ASN tertangkap kamera sedang ikut acara yang ada unsur politiknya. Biarpun dalam acara itu hadir sebagai pribadi,” tegas Hadi. []YPT/RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here