Lakoni Panggung Tahunan, Ananda Sukarlan: Saya ‘Nggak’ Kapok Rayakan Natal

CD karya Ananda Sukarlan berjudul "A Virtuosic Christmas II" (Foto: Dok. GOOD INDONESIA)

Jakarta – Komponis dan pianis kondang Ananda Sukarlan bakal kembali naik panggung menyambut Natal.

Dilakoninya sejak 2014 tanpa jeda, pemusik klasik bereputasi internasional itu sadar penampilan tahunannya ini mengusik sejumlah pihak. Mereka yang paling terganggu tiada lain pribadi dan atau kelompok intoleran beragama. Tak terkecuali atas rilis compact disc (CD) berisi karya lagu-lagu Natal tahun ini.

Saat merilis CD “A Virtuosic Christmas”, karya bertajuk “December 2016” mendapat caci-maki, yang disebutnya orang-orang atau pihak manipulator agama. Soal yang diprotesnya, yakni melodi azan dalam karya elaborasi atau variasi lagu Natal “The First Noel”.

Ditanya apakah tidak kapok atas serangan cacian kepadanya, Ananda menjawab dirinya santai saja menghadapinya. Ditegaskan secara khusus pula bahwa ia beragama Islam.

“Tujuan saya menunjukkan bahwa di Indonesia, perayaan Natal tetap bisa damai walaupun pada hari itu azan tetap berkumandang,” kata Ananda saat dihubungi GOOD INDONESIA (18/12/2019), sehubungan rencana aksi panggung Natal 2019 di Galeri Alun-alun Indonesia, Grand Indonesia, Jakarta, Jumat mendatang (20/12/2019).

Pianis yang disebut oleh Sydney Morning Herald sebagai “one of the world’s leading pianists… at the forefront of championing new piano music” (salah satu pianis terkemuka dunia … di garis depan memperjuangkan musik piano baru) ini mengungkapkan rilis CD terbarunya berjudul “A Virtuosic Christmas II”.

Dirinci, pada CD tersebut terdapat karya elaborasi lagu-lagu Natal, semisal “Hark! The Herald Angels Sing” dan “God Rest Ye Merry Gentlemen”.

Juga terdapat dua nomor Rapsodia Nusantara terbaru (no. 22, dari “Manari Manasai” –lagu daerah Palangkaraya– dan no. 24, dari “Domidow” –lagu Kabupaten Dogiyai, Papua. Tak ketinggalan beberapa karya Ananda untuk 2 dan 3 piano bersama pianis muda berbakat Joshua Victor (pemenang Ananda Sukarlan Award 2018) dan Clarin Lukito.

Acara yang akan berdurasi sekitar 45 menit ini, menurut Ananda, dirancang “santai” alias bukan konser betulan. Suasana yang dihadirkan seperti gelar wicara (talk show).

“Saya akan menerangkan proses kreatif karya-karya saya. Kadang-kadang main cuplikan dan bukan karya penuh untuk memberi gambaran bagaimana saya membuatnya. Penonton juga boleh komentar dan bertanya apa saja,” ujar pria kelahiran Jakarta itu.

Kali ini, sampul dan selebaran CD “A Virtuosic Christmas II” memuat informasi yang cukup padat. Desain luks ini dirancang Julie Putra, dosen graphic design Universitas Pelita Harapan, Jakarta. []GOOD INDONESIA-RE


[REDAKSI, IKLAN, & KERJA SAMA: 0813.1703.6688 (WA). Email: [email protected]]

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here