FADIL IMRAN; Pemburu Preman

Fadil Imran [Foto: faktanews.id - GOOD INDONESIA]

Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Muhammad Fadil Imran mengomandani Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya setelah jabatan Irjen Nana Sudjana dicopot.

Kepala Kepolisian (Kapolda) Metro Jaya sebelumnya dipecat karena dinilai gagal menegakkan protokol kesehatan covid-19.

Keputusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Idham Azis mengangkat Fadil, yang sebelumnya Kapolda Jawa Timur (Jatim), tertuang dalam surat telegram pada Senin, 16 November 2020. Surat telegram ditandatangani Asisten Kapolri bidang SDM Irjen Polisi Sutrisno Yudi Hermawan.

Siapa Fadil yang dipercaya memimpin jajaran kepolisian di ibu kota negara itu? Ia ternyata bukan orang baru di metropolitan Jakarta.

Fadil alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1991 yang selama berdinas berkutat di bidang reserse.

Pria kelahiran Makassar, 14 Agustus 1968, ini perwira di balik penangkapan Hercules dan anak buahnya. Ketika itu Fadil menjabat sebagai Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Jakarta Barat. Sebelumnya, kelompok Hercules dipandang publik sebagai sosok preman yang tidak tersentuh hukum.

Irjen Pol. Fadil Imran [Foto: faktanews.id – GOOD INDONESIA]

Ceritanya berawal saat Fadil membentuk Tim Pemburu Preman pada 2013. Satuan ini khusus membasmi premanisme. Beranggota 30 personel reserse yang dipersenjatai pistol revolver, senjata laras panjang SS1 dan Rugermini.

Saat menjelaskan tim khusus yang dibentuknya, Fadil mengatakan targetnya adalah geng preman kelas kakap. Ia menyebutkan langsung kelompok Hercules, di samping John Kei. Sementara gerombolan preman jalanan cukup ditangani personel di Kepolisian Sektor (Polsek).

Performa tim khusus tersebut membuat nama Fadil menghiasi halaman media massa, termasuk televisi. Wajahnya terpampang mentereng.

Fadil kembali diburu insan pers ketika mengungkap sindikat Saracen dan Muslim Cyber Army (MCA). Dia saat itu menjabat Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Tepatnya pada 2018.

Keberhasilan itu hasil analisis jitu atas isu penyerangan ulama di jagad media massa, khususnya media sosial (medsos). Simpul sindikat beroperasi di klaster Jatim, Jawa Barat (Jabar), dan Banten. Para pelaku tergabung dalam MCA juga bersinergi dengan klaster X, Saracen.

Saracen dan MCA beraksi membentuk isu penyerangan ulama ini dilakukan terus-menerus di dunia maya lewat media sosial. Kedua kelompok ini juga operator ramainya perbincangan seputar kebangkitan paham komunisme.

Aksi Fadil yang terkait pandemi covid-19 berlangsung saat baru saja menakhodai Polda Jawa Timur, tepatnya pada pertengahan Mei 2020. Sebagai Kapolda, ia mencopot jabatan seorang Kepala Polsek di Jatim karena tertidur saat mengikuti rapat penanggulangan covid-19.

Jerat Habib Rizieq

Menjabat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimus) Polda Metro jaya pada 2017, Fadil menjerat bos besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.

Dia menetapkan Rizieq menjadi tersangka kasus chat pornografi dengan wanita bernama Firza Husein. Firza juga tersangka. Keduanya dihadapkan Pasal Pasal 4 Ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Pun Pasal 27 Ayat 1 juncto Pasal 45 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pada pertengahan 2018, kasus ini dihentikan alias di-SP3 oleh kepolisian.

Data Profil

Nama lengkap: Muhammad Fadil Imran
Tempat lahir: Makassar, Sulawesi Selatan
Istri: Ina Adiati
Anak: Wulan Purnamasari dan Farah Puteri Nahlia (anggota DPR RI 2019-2024)

Karier kepolisian:
Kasat III Dit Reskrimum Polda Metro Jaya
Kapolres KP3 Tanjung Priok (2008)
Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya (2009)
Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2011)
Dirreskrimum Polda Kepri (2011)
Kapolres Metro Jakarta Barat[1](2013)
Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2015)[2]
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya[3] (2016)
Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2016)
Dirtipid Siber Bareskrim Polri (2017)[4]
Dirtipidter Bareskrim Polri (2018)
Sahlisosbud Kapolri (2019)
Kapolda Jawa Timur (2020). []GOOD INDONESIA-LMC

Like & Subscribe: Kanal Youtube GOOD TV
INDONESIA’S LATEST REFERENCE NEWS AGENCY. Redaksi, Iklan, & Kerja Sama: 08111.67.8866 (WA). Email: goodindonesia01@gmail.com

Thanks for sharing

Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here